PKB-Golkar Dominan, 10 Caleg Dapil 2 yang Diprediksi Lolos DPRD Kabupaten Sukabumi

Rabu 28 Februari 2024, 14:01 WIB
(Foto Ilustrasi) Sepuluh caleg diprediksi lolos menduduki kursi DPRD Kabupaten Sukabumi dari dapil 2. | Foto: Istimewa

(Foto Ilustrasi) Sepuluh caleg diprediksi lolos menduduki kursi DPRD Kabupaten Sukabumi dari dapil 2. | Foto: Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Sepuluh calon anggota legislatif (caleg) diprediksi lolos menduduki kursi DPRD Kabupaten Sukabumi dari daerah pemilihan (dapil) 2 dalam pemilihan umum 2024. Kesimpulan didapat berdasarkan rekapitulasi rapat pleno suara tingkat kecamatan.
 
Dalam pemilihan umum 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan dapil 2 memiliki sepuluh kursi DPRD Kabupaten Sukabumi. Adapun kecamatan di dapil ini adalah Parungkuda, Bojonggenteng, Parakansalak, Cicurug, Cidahu, Kalapanunggal, Kabandungan, dan Ciambar.
 
Menurut dokumen internal caleg yang merujuk pada data rapat pleno tingkat kecamatan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memimpin perolehan suara sah partai dan calon yakni 53.104. Disusul oleh Golkar dengan 45.024 suara, Gerindra 37.484 suara, dan Demokrat 33.111 suara.
Berikut perolehan suara sah partai politik dan calon di dapil 2:
 
1. PKB = 53.104 (2 kursi)
 
2. Golkar = 45.024 (2 kursi)
 
3. Gerindra = 37.484 (1 kursi)
 
4. Demokrat = 33.111 (1 kursi)
 
5. PDIP = 26.792 (1 kursi)
 
6. PKS = 23.392 (1 kursi)
 
7. PPP = 19.706 (1 kursi)
 
8. PAN = 14.435 (1 kursi)
 
Suara sah partai politik dan calon menjadi dasar pembagian kursi DPRD. Penghitungan kursi ini menggunakan sistem Sainte Lague, di mana didasarkan pada perolehan suara terbanyak partai dari hasil pembagian yang diurutkan sesuai dengan ketersediaan kursi di setiap dapil.
 
Sainte Lague menggunakan bilangan pembagi berangka ganjil (1, 3, dan seterusnya) untuk mendapatkan kursi. Dasar hukum penerapan metode ini adalah UU 7/2017 Pasal 415 Ayat 2.
Sementara nama-nama caleg yang diprediksi menduduki kursi DPRD Kabupaten Sukabumi dari dapil 2 menurut penghitungan di atas adalah sebagai berikut:
 
1. Bayu Permana (23.119 suara) - PKB
2. Aang Erlan Hudaya (5.758 suara) - PKB
3. Deni Gunawan (12.207 suara) - Golkar
4. Loka Tresnajaya (11.207 suara) - Golkar
5. Tedi Setiadi (15.767 suara) - Gerindra
6. Saefuloh (10.100 suara) - Demokrat
7. Yudi Suryadikrama (12.076 suara) - PDIP
8. Hendra Purnama (4.794 suara) - PKS
9. Zakiyah Rahma Addawiyah (7.223 suara) - PPP
10. Edi Sudrajat (7.340 suara) - PAN
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Figur22 Mei 2024, 16:18 WIB

Dompet Dhuafa Lahirkan Wanita Tangguh, Yuyum Susilawati Kuliahkan Anak dari Beternak

Yuyum hanya sebagian kecil dari mayoritas mitra laki-laki yang mengelola ternak pada umumnya.
Yuyum Susilawati berasal dari Sukabumi. | Foto: Dompet Dhuafa
Food & Travel22 Mei 2024, 16:15 WIB

5 Pantai Terindah yang Wajib Kamu Kunjungi Saat Liburan ke Ujunggenteng Sukabumi

Liburan ke Pantai-pantai di Ujunggenteng adalah hal yang menarik dan wajib dikunjungi saat liburan.
Pantai Karang Gantungan - Liburan ke Pantai-pantai di Ujunggenteng adalah hal yang menarik dan wajib dikunjungi saat liburan. (Sumber : Instagram/@a_pennn)
Inspirasi22 Mei 2024, 16:00 WIB

Bangun Personal Branding, 11 Tips Cepat Mendapatkan Pekerjaan bagi Fresh Graduate

Tips Cepat Mendapatkan Pekerjaan bagi Fresh Graduate: Sesuaikan Surat Lamaran: Tulis surat lamaran yang disesuaikan untuk setiap posisi. Jelaskan mengapa Anda tertarik pada perusahaan dan bagaimana keterampilan Anda cocok untuk pekerjaan itu.
Ilustrasi. Menganggur, Tips Cepat Mendapatkan Pekerjaan bagi Fresh Graduate (Sumber : Pexels/TimGouw)
Nasional22 Mei 2024, 15:30 WIB

Inilah Daftar Pasal Kontroversial RUU Penyiaran yang Diprotes Jurnalis Sukabumi

Sejumlah pasal dalam draf Revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran atau RUU Penyiaran menuai polemik.
Aksi para jurnalis Sukabumi menolak RUU Penyiaran di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Rabu (22/5/2024) | Foto : Asep Awaludin
Keuangan22 Mei 2024, 15:03 WIB

Sinergi BJBS KCP Palabuhanratu, MKKS dan LW Doa Bangsa dalam Penguatan Ekonomi Syariah

Bank BJB Syariah KCP Palabuhanratu menginisiasi pertemuan dengan pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Rayon Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/5/2024).
Pertemuan dan silaturahmi BJBS KCP Palabuhanratu, MKKS dan LW Doa Bangsa membahas Penguatan Ekonomi Syariah | Foto : Ist
Sukabumi22 Mei 2024, 15:02 WIB

Tolak Revisi UU Penyiaran, Jurnalis Sukabumi Paparkan Pasal Bermasalah di Depan DPRD

Para orator menegaskan revisi UU Penyiaran akan mempersempit ruang gerak jurnalis.
Aksi unjuk rasa jurnalis menolak revisi UU Penyiaran saat menuju depan gedung DPRD Kota Sukabumi di Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Rabu (22/5/2024). | Foto: Istimewa
Inspirasi22 Mei 2024, 15:00 WIB

Lowongan Kerja Sebagai Chef & Lifeguard, dengan Penempatan di Sukabumi

Apabila kamu tertarik dengan lowongan kerja ini, segera daftarkan diri sekarang juga!
Lowongan Kerja Sebagai Chef & Lifeguard, dengan Penempatan di Sukabumi (Sumber : Istimewa)
Life22 Mei 2024, 14:45 WIB

6 Pantai Angker yang Punya Cerita Mistis di Indonesia, Salah Satunya di Sukabumi

Indonesia selain memiliki keindahan alamnya, tetapi juga mempunyai cerita mistis dibaliknya yang terletak di daerah pantai. Bahkan sejarah dari pantai tersebut memiliki keangkeran cukup seram
Ilustrasi Pantai angker yang punya cerita mistis di Indonesia (Sumber : Pexels.com/@arnaudaudoin)
Jawa Barat22 Mei 2024, 14:42 WIB

Jadi Kuli Bangunan di Bandung? Foto Pegi Alias Perong DPO Kasus Vina Cirebon Beredar

Bersama 2 lainnya, Perong menjadi DPO selama 8 tahun, setelah dinyatakan kabur pasca pembunuhan dan pemerkosaan vina serta kekasihnya Eki pada 2016.
Foto pria yang disebut sebagai Pegi alias perong beredar pasca penangkapan di Bandung (Sumber: istimewa)
Sehat22 Mei 2024, 14:30 WIB

Berapa Seharusnya Kadar Asam Urat yang Normal? Simak Penjelasannya Disini

Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh.
Ilustrasi - Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh. (Sumber : Freepik.com/@stefamerpik)