Mengenal PPATK, Lembaga yang Ungkap Transaksi Janggal Dana Kampanye Pemilu 2024

Selasa 26 Desember 2023, 14:34 WIB
Gedung Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) di Jakarta | Foto : Ist

Gedung Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) di Jakarta | Foto : Ist

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana mengungkap adanya aliran dana kampanye yang bersumber dari tambang ilegal. Atas temuan itu, Ivan menegaskan sudah menyampaikan hasil analisisnya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

“Waktu itu pernah kami sampaikan indikasi dari illegal mining. Dari macam-macam lah,” kata Ivan saat ditanya wartawan pada Jumat, 15 Desember lalu seperti dikutip tempo.co.

Kata Ivan, Memang ternyata pendanaan kampanye pada Pilpres 2024 ini dari berbagai macam sumber, termasuk kegiatan ilegal.

Melansir dari tempo.co, bahwa penegak hukum mengendus pendanaan kampanye itu juga ada yang bersumber dari penyalahgunaan fasilitas pinjaman Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di salah satu daerah Jawa Tengah. Pencairan pinjaman yang seharusnya digunakan untuk modal kerja debitur-debitur, namun diduga digunakan untuk kepentingan simpatisan partai, MIA.

Baca Juga: Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe Meninggal, Ini Profilnya

Selama 2022-2023, total pencairan dari BPR di salah satu daerah di Jawa Tengah ke rekening 27 debitur mencapai Rp 102-an miliar. Dari pencairan pinjaman itu, pada waktu yang bersamaan atau berdekatan dilakukan penarikan tunai. Duit itu lalu disetorkan kembali ke rekening MIA. MIA diduga sebagai pihak pengendali atas dana pinjaman tersebut.

Menurut penegak hukum tersebut, total dana yang masuk ke rekening MIA yang bersumber dari pencairan kredit mencapai Rp 94 miliar. Dari rekening MIA, dana-dana itu dipindahkan kembali ke beberapa perusahaan seperti PT BMG, PT PHN, PT BMG, PT NBM, beberapa individu, serta diduga ada yang mengalir ke Koperasi Garudayaksa Nusantara. Beberapa perusahaan yang menerima aliran dana pinjaman melalui rekening MIA itu di antaranya terafiliasi dengan Koperasi Garudayaksa Nusantara.

Mengenal PPATK

Seperti dilansir dari laman ppatk.go.id, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK merupakan lembaga sentral atau focal point yang berkoordinasi untuk melaksanakan upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang di Indonesia.

Baca Juga: Wisata Baru Sukabumi, Ngopi Santai dengan View Sunset dan Laut Lepas

Secara internasional, PPATK merupakan suatu FIU atau Financial Intelligence Unit yang memiliki wewenang untuk menerima laporan transaksi keuangan, melakukan analisis atas laporan transaksi keuangan, dan meneruskan hasil analisis kepada lembaga penegak hukum.

PPATK bekerja dan memiliki tanggung jawab secara langsung kepada Presiden Republik Indonesia. Sebagai bentuk akuntabilitas, PPATK juga membuat dan menyampaikan laporan pelaksanaan tugas, wewenang serta fungsinya secara berkala setiap enam bulan kepada Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat.

Selain itu, dalam melaksanakan tugasnya dan memaksimalkan upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang, PPATK menggunakan pendekatan mengejar hasil kejahatan atau follow the money dalam mencegah dan memberantas tindak pidana. Pendekatan tersebut dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak yang masing-masing memiliki peran dan fungsi signifikan seperti Pihak Pelapor, Lembaga Pengawas dan Pengatur, Lembaga Penegak Hukum, dan pihak terkait lainnya.

Baca Juga: Seblak Hingga Mochi, 5 Kuliner Paling Populer di Pencarian Google Selama 2023

Anti Pencucian Uang

Pendekatan Anti Pencucian Uang yang dilakukan oleh PPATK merupakan pendekatan yang melengkapi pendekatan konvensional dalam telah dilakukan selama ini untuk memerangi kejahatan tersebut. Pendekatan tersebut memiliki kelebihan dalam mengungkap kejahatan, seperti dapat mengejar hasil kejahatan dan membuktikannya di kejahatan.

Dengan kata lain, keberadaan PPATK memiliki implikasi erat dengan tugas akhir, yakni untuk menjaga stabilitas dan integritas keuangan serta membantu upaya penegakan hukum yang berkaitan dengan TPPU.

PPATK juga bekerjasama dengan anggota Komite TPPU lainnya seperti Menteri Luar Negeri, Menteri Dalam Negeri, Menteri Hukum dan Ham, Menteri Keuangan, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala BIN, Gubernur Bank Indonesia, Kepala BNPT, dan Kepala BNN. Komite tersebut memiliki tugas untuk berkoordinasi satu sama lain dalam penanganan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang.

Sumber : Tempo.co

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Science22 Juli 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 22 Juli 2024, Cek Dulu Langit di Awal pekan

Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan dan berawan pada Senin 22 Juli 2024.
Ilustrasi. Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan dan berawan pada Senin 22 Juli 2024. (Sumber : Unplash/Gabriel Garcia Marengo)
Sukabumi21 Juli 2024, 23:20 WIB

Aksi Maling Nekat Terekam CCTV di Sukabumi, Bawa Kabur Motor di Depan Korban

Terekam CCTV aksi nekat maling motor yang bawa kabur barang curiannya di depan korban di Cicurug Sukabumi.
Sosok pelaku pencurian motor di depan Toko Kosmetik di Jalan Cimelati, Cicurug Sukabumi. (Sumber : Tangkapan Layar CCTV/Istimewa)
Sukabumi21 Juli 2024, 22:34 WIB

RW 05 Kebon Manggu Kota Sukabumi Peringati 10 Muharram Dengan Santuni Anak Yatim dan Jompo

Pengurus RW 05 Kampung Kebon Manggu Kota Sukabumi peringati 10 muharram 1446 H dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan jompo.
RW 05 Kampung Kebon Manggu, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi menggelar kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim dan jompo dalam rangka memperingati 10 Muharram 1446 H. (Sumber : Istimewa)
Life21 Juli 2024, 22:00 WIB

9 Tips Hidup Bahagia di Usia Tua, Yuk Rencanakan Masa Depan dengan Bijak!

Pastikan Anda merencanakan keuangan dengan baik untuk keamanan finansial di masa tua. Konsultasikan dengan penasihat keuangan jika diperlukan agar hidup bahagia di usia tua nanti.
Ilustrasi. Lansia. Jangan lupa untuk sering tertawa dan menikmati momen-momen ringan. Humor dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati. (Sumber : Freepik/@jcomp)
Game21 Juli 2024, 21:00 WIB

9 Cara Mencegah Anak Kecanduan Game Online, Manfaatkan Fitur Parental Controls

Jika kecanduan game sudah mengkhawatirkan, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan psikolog anak atau terapis.
Ilustrasi. Anak bermain gadget. |  Cara Mencegah Anak Kecanduan Game Online Foto: Pixabay
Sukabumi Memilih21 Juli 2024, 20:11 WIB

PKS Resmi Usung Iyos di Pilkada 2024, Ini Kata Mantan Bupati Sukabumi Sukmawijaya

Sukmawijaya blak-blakan soal alasan PKS akhirnya menyatakan dukungan kepada Iyos Somantri untuk maju sebagai Bakal Calon Bupati Sukabumi di Pilkada 2024.
Mantan Bupati Sukabumi yang juga Dewan Pakar DPD PKS Kabupaten Sukabumi, Sukmawijaya. (Sumber : SU/Ibnu)
Life21 Juli 2024, 20:00 WIB

10 Kebiasaan Orang Malas di Malam Hari Ini Tak Boleh Dicontoh, Begini Solusinya!

Orang malas biasanya tidak membersihkan diri atau tempat tidur dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan gangguan kesehatan.
Ilustrasi. Menonton Film Hingga Larut Malam. Kebiasaan Orang Malas di Malam Hari yang Tidak Boleh Dicontoh (Sumber : Freepik)
Kecantikan21 Juli 2024, 19:00 WIB

11 Rutinitas Skincare di Malam Hari, Gak Cuma Cuci Muka Ya!

Rutinitas Skincare di Malam Hari Gak Cuma Cuci Muka.Pilih serum berdasarkan kebutuhan kulit, seperti serum anti-aging, serum pencerah, atau serum yang mengandung hyaluronic acid untuk hidrasi.
Ilustrasi. Memakai Skincare Malam. Perhatikan reaksi kulit terhadap produk baru dan hindari produk yang menyebabkan iritasi. | Sumber: Freepik.com (artursafronovvvv)
Life21 Juli 2024, 18:00 WIB

Doa Saat Susah Tidur di Malam Hari Menurut Anjuran Rasulullah SAW

Doa Saat Susah Tidur di Malam Hari Menurut Anjuran Rasulullah SAW. Dikisahkan, Zaid bin Tsabit suatu malam mengadu kepada Rasulullah SAW saat semalaman tidak bisa tidur.
Ilustrasi. Membaca Doa Saat Susah Tidur di Malam Hari Menurut Anjuran Rasulullah SAW (Sumber : Freepik/@freepik)
Internasional21 Juli 2024, 17:46 WIB

Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Korban Serangan Israel ke Pelabuhan Yaman

Kemlu RI memastikan tidak ada WNI yang menjadi korban dalam keganasan serangan Israel ke Pelabuhan Hudaidah, Yaman.
Asap dan api mengepul dari Pelabuhan Hodeidah usai serangan udara Israel di Yaman, 20 Juli 2024. Ledakan terjadi setelah pesawat tempur Israel menyerang pelabuhan tersebut. (Sumber Foto: Houthi Media Centre/Handout via REUTERS)