Cara Membuat Rebusan Daun Kelor untuk Mengobati Sakit Asam Lambung

Kamis 20 Juni 2024, 19:30 WIB
Ilustrasi - Rebusan daun kelor menjadi salah satu opsi untuk mengobati asam lambung. (Sumber : Pixabay.com/@Ninetechno).

Ilustrasi - Rebusan daun kelor menjadi salah satu opsi untuk mengobati asam lambung. (Sumber : Pixabay.com/@Ninetechno).

SUKABUMIUPDATE.com - Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal karena berbagai manfaat kesehatannya, termasuk potensinya untuk membantu mengobati masalah asam lambung atau GERD (gastroesophageal reflux disease). 

Daun kelor mengandung berbagai nutrisi dan senyawa bioaktif yang dapat membantu menenangkan peradangan dan mengurangi gejala asam lambung.

Dikutip dari laman halodoc, daun kelor faktanya biasa digunakan sebagai obat untuk mengatasi gangguan pencernaan, termasuk asam lambung. Tanaman ini kaya akan tanin dan flavonoid yang merupakan antioksidan nabati yang ampuh untuk mengatasi peradangan, iritasi, dan masalah pada lambung. Daun kelor juga dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Baca Juga: 5 Bahan Alami untuk Mengobati Asam Lambung, Bikin Perut Nyaman!

Selain dibuat menjadi sayuran, daun kelor juga dapat dikonsumsi dengan cara direbus dan airnya diminum untuk mengatasi asam lambung. Berikut adalah cara membuat rebusan daun kelor untuk mengobati asam lambung.

Cara Membuat Air Rebusan Daun Kelor

Berikut adalah langkah-langkah sederhana untuk membuat air rebusan daun kelor:

Bahan:

  • 1 genggam daun kelor segar (atau 1-2 sendok makan daun kelor kering)
  • 4 gelas air (sekitar 1 liter)
  • Madu atau perasan lemon (opsional, untuk menambah rasa)

Baca Juga: Jarang Diketahui Ternyata 5 Buah Ini Membantu Mengobati Asam Lambung

Langkah-langkah:

Cuci Daun Kelor:

  • Pastikan daun kelor segar dicuci bersih untuk menghilangkan kotoran dan debu.

Rebus Air:

  • Didihkan 4 gelas air dalam panci.

Masukkan Daun Kelor:

  • Setelah air mendidih, masukkan daun kelor ke dalam panci.
  • Jika menggunakan daun kelor kering, tambahkan daun kering ke dalam air mendidih.

Baca Juga: Sakit Asam Lambung di Pagi Hari: 3 Cara Mengatasinya Agar Tidak Terjadi Lagi

Rebus Selama 5-10 Menit:

  • Biarkan daun kelor direbus selama 5-10 menit hingga air berubah warna dan daun terlihat layu.

Saring Air Rebusan:

  • Matikan api dan saring air rebusan untuk memisahkan daun dari airnya.

Tambahkan Pemanis atau Perasa (Opsional):

  • Jika diinginkan, tambahkan sedikit madu atau perasan lemon untuk menambah rasa.

Baca Juga: 11 Pola Makan dan Gaya Hidup Jangka Panjang untuk Mengatasi GERD dan Asam Lambung

Dinginkan dan Minum:

  • Biarkan air rebusan mendingin hingga suhu yang nyaman untuk diminum.
  • Minumlah air rebusan daun kelor ini secara teratur, misalnya 1-2 kali sehari, untuk mendapatkan manfaatnya.

Menggunakan daun kelor sebagai pengobatan alami untuk asam lambung dapat menjadi bagian dari pendekatan holistik untuk mengelola gejala asam lambung.

Namun, penting juga untuk menggabungkannya dengan perubahan gaya hidup lain seperti makan secukupnya, menghindari makanan pemicu, dan menjaga berat badan yang sehat.

 

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi25 Juli 2024, 23:36 WIB

Jembatan 'Viral' di Sukabumi Ditutup, Pemdes Segera Bangun Jembatan Sementara

Jembatan viral di perbatasan Lengkong dan Jampangtengah Sukabumi ditutup, akan dibangun jembatan sementara.
Pemkab Sukabumi tutup jembatan viral yang menghubungkan dua desa di Lengkong dan Jampangtengah. (Sumber : SU/Ragil)
Nasional25 Juli 2024, 22:42 WIB

Kejagung Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Terdakwa Pembunuhan Wanita Sukabumi

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar mengatakan, pengajuan kasasi ini dilakukan karena putusan PN Surabaya dinilai tidak tepat.
Gregorius Ronald Tannur saat mengikuti sidang di PN Surabaya pada Selasa 2 April 2024. (Sumber : SuaraJatim/Yuliharto Simon)
Nasional25 Juli 2024, 22:23 WIB

3 Media Lokal Gresik Sabet Media Innovation Awards 2024

Penghargaan untuk tiga media lokal Gresik Jawa Timur ini diberikan dalam acara Jatim Media Summit 2024.
Tiga media lokal Gresik Jawa Timur menyabet penghargaan Media Innovation Awards 2024. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi25 Juli 2024, 21:52 WIB

Bupati Sukabumi Buka Suara Terkait Tuduhan Penyalahgunaan APBD 2023

Bupati Sukabumi Marwan Hamami buka suara terkait tuduhan penyalahgunaan anggaran Rp33 Miliar di APBD 2023.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami. (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi25 Juli 2024, 21:24 WIB

LPI Desak Inspektorat Sukabumi Proses Hukum Oknum Terlibat Penyalahgunaan Bankum Desa

Puluhan massa yang tergabung dalam Laskar Pasundan Indonesia (LPI) melakukan aksi demonstrasi untuk mendesak agar kasus penyaLaporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Inspektorat Kabupaten Sukabumi
Aksi unjuk rasa Laskar Pasundan Indonesia di inspektorat Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Jawa Barat25 Juli 2024, 21:22 WIB

Data Sementara BPBD: Gempa M 4,1 di Kuningan Rusak 3 Rumah dan 1 Masjid

BPBD Kabupaten Kuningan mencatat terdapat sejumlah bangunan rusak terdampak gempa darat M4,1 Kamis (25/7/2024)
Sejumlah rumah dan satu unit masjid alami kerusakan akibat gempa darat M4,1 di Kuningan. (Sumber Foto: BPBD Kuningan)
Life25 Juli 2024, 21:00 WIB

Tes Ilusi Optik: Kamu Harus Temukan Kacang Tertawa di Gambar Ini Dalam Waktu 7 Detik!

Permainan ilusi optik adalah sebuah permainan yang memanfaatkan manipulasi visual untuk menciptakan efek penipuan atau persepsi yang salah pada mata dan otak kita.
Permainan ilusi optik adalah sebuah permainan yang memanfaatkan manipulasi visual untuk menciptakan efek penipuan atau persepsi yang salah pada mata dan otak kita. (Sumber : Playbuzz/Jagran Josh).
Sukabumi25 Juli 2024, 20:26 WIB

Jika Anggaran Makan Gratis Rp7.500, Pemilik Warteg Sukabumi: Cuma Nasi, Tempe Orek atau Kentang

Tanggapi isu anggaran makan bergizi gratis dipangkas, Pemilik warteg di Sukabumi bingung tawarkan menu Rp 7.500 saat harga bahan pangan naik.
Dengan uang Rp 7.500 hanya dapat nasi dan satu lauk di warteg Sukabumi. (Sumber : SU/Ibnu)
Sehat25 Juli 2024, 20:00 WIB

Mengenal 4 Manfaat Kesehatan Pisang Merah yang Jarang Sekali Diketahui

Pisang merah dapat dikonsumsi langsung, diolah menjadi jus, smoothie, atau dijadikan bahan kue dan roti.
Ilustrasi - Pisang merah memiliki rasa yang lebih manis dan sedikit asam dibandingkan pisang kuning biasa. (Sumber : unsplash.com/@Ovidiu Creanga).
Science25 Juli 2024, 19:54 WIB

BMKG: Gempa Darat Guncang Kuningan dan Sekitarnya Akibat Sesar Ciremai

Gempa darat berkekuatan M4,1 di Kuningan ini menurut hasil analisa BMKG akibat aktivitas sesar Ciremai.
BMKG sebut gempa darat yang mengguncang Kuningan dan sekitarnya akibat sesar Ciremai. (Sumber : Istimewa)