Sarat Protein, Ini 8 Jenis Makanan Kalengan yang Aman Dikonsumsi Penderita Gula Darah Tinggi

Sabtu 08 Juni 2024, 19:00 WIB
Ilustrasi - Makanan kalengan sarat protein yang aman dikonsumsi oleh penderita gula darah tinggi. (Sumber : Pexels.com/@AntoniShkraba).

Ilustrasi - Makanan kalengan sarat protein yang aman dikonsumsi oleh penderita gula darah tinggi. (Sumber : Pexels.com/@AntoniShkraba).

SUKABUMIUPDATE.com - Bagi Anda penderita diabetes atau punya riwayat kadar gula darah tinggi, pasti khawatir tentang pola makan yang baik.

Meski begitu, Anda tak perlu terlalu risau karena ada beberapa makanan kalengan yang aman dikonsumsi oleh penderita gula darah tinggi.

Sarat protein, makanan kalengan ini bisa Anda simpan bahkan sampai tahunan.

Lalu, makanan kalengan apa saja yang aman dikonsumsi oleh penderita gula darah tinggi? Yuk, simak ulasannya seperti dikutip dari laman healthline.

1. Salmon Kalengan

Salmon kalengan kaya akan asam lemak omega-3 , yang bermanfaat bagi otak Anda dan melawan peradangan.

Apalagi ikan ini kaya akan protein dan tidak mengandung karbohidrat. Salmon kalengan juga mengandung beberapa tulang, yang aman dan dapat dimakan, serta memberikan tambahan kalsium.

2. Buncis Kering atau Kalengan

Buncis populer di berbagai hidangan. Meskipun mengandung karbohidrat, mereka juga kaya akan serat, protein, dan lemak, yang semuanya membantu meminimalkan dampak keseluruhannya terhadap kadar gula darah.

Makanan ini bisa menjadi alternatif daging yang mengenyangkan dan dapat ditambahkan ke sup, salad, dan tumis, yang jika disimpan di dapur yang sejuk dan gelap, maka dapat bertahan hingga 3 tahun.

3. Selai Kacang

Selai kacang adalah sumber protein, lemak, dan serat yang sehat dan murah, serta mengandung sedikit karbohidrat.

Anda bisa menambahkannya ke roti panggang atau biskuit, memblendernya menjadi smoothie, atau menggunakannya sebagai saus untuk apel atau wortel kecil .

Pastikan untuk memilih merek selai kacang alami yang tidak mengandung tambahan gula, karena makanan manis berdampak negatif terhadap pengendalian gula darah.

4. Tomat Kalengan

Tomat kalengan dapat memberi rasa pada berbagai hidangan, termasuk sup dan semur.

Buah merah yang gurih ini juga kaya akan antioksidan, seperti likopen, yang dapat meningkatkan kesehatan jantung. Ditambah lagi, makanan ini cukup rendah karbohidratnya, sehingga hanya berdampak minimal pada kadar gula darah.

5. Kembang Kol Beku

Kembang kol merupakan bahan serbaguna yang dapat menggantikan kentang tumbuk, nasi, dan bahkan pasta tertentu seperti makaroni.

Rasanya yang ringan menjadikannya pengganti yang bagus untuk karbohidrat bertepung ini. Ia juga memiliki jumlah karbohidrat yang sangat rendah.

6. Minyak Zaitun

Minyak zaitun kaya akan senyawa anti-inflamasi, dan mengonsumsinya secara teratur dapat membantu mengatur kadar gula darah.

Minyak zaitun adalah lemak murni, sehingga tidak mengandung karbohidrat yang mempengaruhi kadar gula darah.

Ini adalah minyak goreng yang populer dan ideal untuk vinaigrette, dressing, dan saus.

7. Ayam Kalengan

Ayam kalengan cukup ramping, kaya protein , dan hampir tidak mengandung karbohidrat. Nyaman juga, karena sudah matang dan siap disantap.

Anda dapat menggunakannya dalam sup, salad , dan casserole dengan cara yang sama seperti menggunakan ayam matang yang disuwir atau dipotong dadu.

8. Cokelat Hitam

Cokelat hitam adalah makanan yang baik untuk penderita diabetes dan semakin gelap semakin baik, karena cokelat dengan kandungan kakao yang lebih tinggi cenderung mengandung lebih sedikit gula tambahan.

Kakao juga kaya serat dan lemak sehat.

Anda bisa memakannya langsung atau memasukkannya ke dalam berbagai makanan penutup.

 

 

 

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Internasional15 Juni 2024, 00:38 WIB

Panglima TNI: Ormas Sipil Bisa Ikut Pasukan Perdamaian di Palestina

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan bahwa keikutsertaan organisasi tersebut akan diatur oleh Kementerian Luar Negeri.
Jenderal Agus Subiyanto, Panglima TNI | Foto : Youtube Kompas
Sukabumi15 Juni 2024, 00:14 WIB

Penempatan Guru P3K PAI Di Cidolog Sukabumi Picu Polemik, Peran Pengawas PAI Disorot?

Penempatan guru P3k PAI di SDN Tegallega, Desa Tegallega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi memicu polemik ditengah warga.
Polemik penempatan guru P3K PAI di SDN Tegallega Cidolog Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi15 Juni 2024, 00:03 WIB

Bertemu Ratusan Kades, Bapenda Sukabumi Sosialisasikan Optimalisasi PBB P2

Kegiatan sosialisasi ini salah satu langkah Bapenda Kabupaten Sukabumi dalam menggenjot penerimaan PAD dari sektor PBB P2.
Kegiatan Sosialisasi Optimalisasi PBB P2 yang digelar Bapenda Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi14 Juni 2024, 23:50 WIB

Tak Ditanggung BPJS, Kisah Korban Geng Motor di Sukabumi Sempat Tertahan di IGD Gegara Biaya

Pengobatan AAM (21 tahun) seorang pemuda asal Citamiang, Kota Sukabumi yang merupakan korban keganasan kawanan geng motor hingga tiga jari kanannya hampir putus tak ditanggung BPJS
Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD R Syamsudin SH (RS Bunut) Kota Sukabumi | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi14 Juni 2024, 22:31 WIB

Rawan Kecelakaan, 5 Orang Tewas Tertabrak Kereta Sukabumi Selama Semester I 2024

Keberadaan rel kereta api di Sukabumi menyisakan cerita-cerita tragis. Terutama seringnya kecelakaan yang merenggut nyawa.
Dalam semester 1 tahuan 2024, sebanyak 5 orang tewas akibat tertabrak kereta api di Sukabumi| Foto: Istimewa
DPRD Kab. Sukabumi14 Juni 2024, 22:25 WIB

DPRD Sukabumi Soroti Soal UHC hingga DTKS di Forum Kemitraan Faskes BPJS Kesehatan

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Muhamad Yusuf membeberkan apa saja yang disampaikan pihaknya dalam Forum Kemitraan Faskes BPJS Kesehatan.
Jajaran Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi menghadiri kegiatan Forum Kemitraan Pengelolaan Kerjasama Fasilitas Kesehatan tahun 2024. (Sumber : Dokpim Pemkab Sukabumi)
Keuangan14 Juni 2024, 21:49 WIB

Wujudkan Komitmen Perkuat Ekosistem Halal Indonesia, BSI Gelar International Expo 2024

BSI International Expo 2024 bertema Connecting You to Halal Lifestyle Ecosystem akan digelar selama 4 hari di JCC Senayan, Jakarta.
BSI siap menggelar BSI International Expo 2024. (Sumber : Istimewa)
Jawa Barat14 Juni 2024, 21:24 WIB

Parkir di Masjid Raya Al Jabbar Digratiskan Sementara, Ini Alasannya

Gratiskan sementara biaya parkir, Pengelola Masjid Raya Al Jabbar Bandung tegaskan bila ada yang memungut dinyatakan ilegal.
Masjid Raya Al Jabbar. (Sumber : Humas Pemkot Bandung)
Sukabumi14 Juni 2024, 21:20 WIB

Diguyur Hujan Deras, BPBD Kota Sukabumi Tangani 4 Bencana Alam di Cikole

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menangani bencana alam yang terjadi di empat lokasi di Kecamatan Cikole
BPBD Kota Sukabumi saat menangani bencana banjir di Cikole | Foto : Asep Awaludin
Internasional14 Juni 2024, 21:10 WIB

Wukuf di Arafah, 1.169 Tenda Disiapkan bagi Jemaah Haji Indonesia

Menyambut pelaksanaan puncak haji, PPIH Arab Saudi mempersiapkan sebanyak 1.169 tenda di Arafah bagi jemaah Indonesia.
Jemaah haji Indonesia mulai tiba di Arafah. (Sumber : Kemenag RI)