5 Alasan Wanita Rentan Mengalami Gangguan Kesehatan Mental Dibanding Pria

Selasa 25 Juli 2023, 11:30 WIB
Ilustrasi Bertengkar | Ini Sederet Alasan Wanita Rentan Mengalami Gangguan Kesehatan Mental Dibanding Pria(Sumber : Freepik)

Ilustrasi Bertengkar | Ini Sederet Alasan Wanita Rentan Mengalami Gangguan Kesehatan Mental Dibanding Pria(Sumber : Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Mental Illness (mental disorder), disebut juga dengan gangguan mental atau jiwa, adalah kondisi kesehatan yang memengaruhi pemikiran, perasaan, perilaku, suasana hati atau kombinasi diantaranya.

Gangguan kesehatan mental dapat dialami oleh siapapun tanpa memandang usia dan jenis kelamin. Namun ternyata ada beberapa faktor yang membuat wanita cenderung lebih sering mengalami masalah kesehatan mental dibanding pria.

Dikutip dari laman Universitas Gadjah Mada (UGM) via Tempo.co, Ketua Program Studi Pendidikan Spesialis Ilmu Kedokteran Jiwa FKKMK UGM, Ronny Tri Wirasto, menjelaskan wanita sebenarnya lebih mampu mengendalikan stres dibandingkan laki-laki.

Baca Juga: 13 Cara Memperbaiki Mental Breakdown, Yuk, Kenali Tanda Gangguan Kecemasan!

Kemampuan wanita untuk mengendalikan stress berkaitan dengan tingginya hormon estrogen dalam tubuh. Hormon tersebut berfungsi memblokir efek negatif stres di otak.

“Harusnya wanita lebih tahan stres dibanding laki-laki karena laki-laki hormonnya mudah labil sehingga emosinya naik turun. Namun, menariknya wanita yang semestinya stabil secara emosional justru menjadi lebih emosional,” kata Ronny, dikutip Selasa (25/7/2023).

Alasan Wanita Lebih Rentan Mengalami Mental Illness

Mengutip Mental Health Foundation, berikut beberapa fakta mengenai kesehatan mental wanita:

  1. Wanita tiga kali lebih mungkin mengalami masalah kesehatan mental yang umum dibandingkan pria.
  2. Tingkat melukai diri sendiri di kalangan perempuan muda meningkat tiga kali lipat sejak 1993.
  3. Wanita tiga kali lebih mungkin mengalami gangguan makan daripada pria.
  4. Wanita muda tiga kali lebih mungkin untuk mengalami gangguan stres pascatrauma daripada pria.
  5. Wanita muda lebih mungkin mengalami kondisi yang berhubungan dengan kecemasan daripada kelompok lain mana pun.

Baca Juga: 11 Cara Memperbaiki Mental yang Hancur Berantakan Karena Tekanan Hidup

Dilansir dari laman Universitas Airlangga (Unair), pakar psikologi Unair, Ike Herdiana, menyebut perempuan seringkali menghadapi banyak faktor pemicu masalah kesehatan mental.

Dalam ranah domestik, perempuan lebih banyak terlibat dalam pengasuhan anak dibandingkan pria. Begitu pula dengan peran perempuan yang sering mengambil tanggung jawab jika ada keluarga yang mengalami kecacatan atau lanjut usia.

“Kultur masyarakat kita selalu membebankan pengasuhan anak pada perempuan saja. Padahal pengasuhan itu tugas sangat berat yang seharusnya dilakukan secara seimbang oleh ibu dan ayah. Hal ini penting karena tidak hanya terkait kesetaraan peran, tapi juga tumbuh kembang anak,” jelas Ike.

Baca Juga: Mengenal Kepribadian Ganda: Gangguan Identitas Disosiatif, Kelainan Mental?

Perempuan yang memiliki tanggung jawab lebih seperti ini umumnya akan mudah mengalami kecemasan dan depresi. Perempuan juga cenderung hidup dalam kemiskinan dibandingkan dengan pria. Fakta ini menimbulkan rasa tidak aman serta terisolasi.

Faktor lainnya adalah kenyataan bahwa kasus kekerasan maupun pelecehan seksual hampir selalu terjadi pada perempuan dan anak-anak.

Perempuan yang mengalami pengalaman traumatis ini lebih rentan terkena PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder) dan dampak mental jangka panjang. Selain itu, lingkungan yang diskriminatif dan tidak ramah juga mampu mempengaruhi kesehatan mental.

Sumber: Tempo.co

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi18 Juni 2024, 15:08 WIB

Traffic Light Roboh Belum Ditangani, Bahayakan Pengendara di Palabuhanratu Sukabumi

Lampu lalu lintas di ruas Jalan Bhayangkara yang mengarah ke Jalan Siliwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, tidak berfungsi.
Kondisi traffic light di ruas Jalan Bhayangkara yang mengarah ke Jalan Siliwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi18 Juni 2024, 15:05 WIB

Dijuluki Timnas Pusat di Euro 2024, Kisah Pesepak Bola Sukabumi Jadi Kapten Belanda

Salah satu pesepak bola Belanda zaman dulu ternyata berasal dari Sukabumi.
Timnas Belanda di Euro 2024. | Foto: Instagram/@oranje_indonesia
Inspirasi18 Juni 2024, 15:00 WIB

Lowongan Kerja Kasir di Minimarket Sukabumi, Minimal SLTA/SMU/SMA

Apabila kamu tertarik dengan lowongan kerja ini, segera daftarkan diri sekarang juga!
Ilustrasi - Lowongan Kerja Kasir di Minimarket Sukabumi, Minimal SLTA/SMU/SMA. (Sumber : Freepik/pressfoto)
Food & Travel18 Juni 2024, 14:30 WIB

4 Makanan Ini Tidak Boleh Dimakan Jika Anda Penderita Kolesterol Tinggi, Hindari!

Penderita kolesterol bisa menikmati yogurt beku rendah lemak dengan taburan buah beri sebagai hidangan penutup.
Ilustrasi. Olahan Daging Berlemak. Makanan Ini Tidak Boleh Dimakan Jika Anda Penderita Kolesterol Tinggi, Hindari!. (Sumber : Pexels/TarynElliott)
Sehat18 Juni 2024, 14:15 WIB

Mengapa Kadar Gula Darah Bisa Naik saat Pagi Hari? Ini Penyebab dan Cara Mengatasi

Ternyata kadar gula darah dapat melonjak secara tiba-tiba di pagi hari. Penderita diabetes perlu tahu sebab dan cara mengatasinya.
Ilustrasi kadar gula darah yang naik saat pagi hari (Sumber : Pexels.com/@i-SensUSA)
Science18 Juni 2024, 14:13 WIB

Waspada Ombak hingga 4 Meter di Samudra Hindia Selatan, BMKG Buka Datanya

Pola angin menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter.
Kondisi perahu nelayan yang rusak diterjang ombak tinggi di perairan Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Sehat18 Juni 2024, 14:00 WIB

2 Cara Mudah Membuat Minuman Kayu Manis untuk Menurunkan Kadar Gula Darah

Kayu manis adalah salah satu obat herbal yang membantu menurunkan gula darah.
Ilustrasi - Kayu manis adalah salah satu obat herbal yang membantu menurunkan gula darah. (Sumber : Pexels.com/@Ngô Trọng An).
DPRD Kab. Sukabumi18 Juni 2024, 13:40 WIB

Kurban Sapi 500 Kg, Anggota DPRD Sukabumi: Idul Adha Bermakna Keikhlasan Berjuang

Andri menyebut Idul Adha ini adalah momen untuk mengambil hikmah.
Hewan kurban anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Andri Hidayana pada Senin, 17 Juni 2024 di Kampung Ciloa, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Sehat18 Juni 2024, 13:30 WIB

10 Aturan Makan Karbohidrat Bagi Penderita Diabetes Agar Kadar Gula Darah Aman

Dengan mengikuti aturan makan karbohidrat yang sehat, penderita diabetes dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap aman dan mengurangi risiko komplikasi.
Ilustrasi. Aturan Makan Karbohidrat Bagi Penderita Diabetes Agar Kadar Gula Darah Aman (Sumber : Freepik/@jcomp)
Sehat18 Juni 2024, 13:00 WIB

7 Cara Makan Nasi Putih Bagi Penderita Diabetes Agar Gula Darah Aman Terkendali

Ada beberapa cara memasukan nasi putih kedalam pola makan bagi penderita diabetes agar kadar gula darah aman terkendali.
Ilustrasi - Ada beberapa cara memasukan nasi putih kedalam pola makan bagi penderita diabetes agar kadar gula darah aman terkendali. (Sumber : Freepik.com/@jcomp).