Harvest Moon September 2026: Kapan Terjadi dan Cara Melihatnya dari Indonesia

Sukabumiupdate.com
Kamis 24 Sep 2026, 18:15 WIB
Harvest Moon September 2026: Kapan Terjadi dan Cara Melihatnya dari Indonesia

Ilustrasi - Fenomena langit Harvest Moon (Sumber : AI chatGPT)

SUKABUMIUPDATE.com - Langit September 2026 akan dihiasi salah satu fenomena Bulan Purnama yang memiliki nama cukup unik, yakni Harvest Moon.

Fenomena astronomi ini akan mencapai puncaknya pada 26 September 2026 dan menarik untuk diamati karena terjadi hanya beberapa hari setelah ekuinoks September.

Lantas, mengapa Bulan Purnama ini disebut Harvest Moon, apakah Bulannya akan terlihat lebih besar dan terang, serta kapan waktu terbaik untuk menyaksikannya dari Indonesia?

Mengutip dari berbagai sumber, Harvest Moon adalah sebutan untuk Bulan Purnama yang waktunya paling dekat dengan ekuinoks September di belahan Bumi utara. Jadi, ini bukan nama fase Bulan yang berbeda, melainkan nama tradisional untuk Bulan Purnama tertentu.

Baca Juga: 46 Ribu Anak di Sukabumi Tidak Sekolah, Disdik: Terbanyak Putus Sekolah Usia SMP

Nama tersebut berkaitan dengan pola terbit Bulan di sekitar ekuinoks September. Biasanya, waktu terbit Bulan berubah sekitar 50 menit lebih lambat setiap hari.

Namun di sekitar Harvest Moon, selisih waktunya menjadi lebih pendek. Akibatnya, Bulan terbit pada waktu yang hampir sama selama beberapa malam berturut-turut.

Secara historis, kondisi tersebut membuat cahaya Bulan tersedia lebih lama setelah matahari terbenam, sehingga petani memiliki tambahan waktu untuk bekerja dan memanen hasil pertanian. Dari sinilah muncul istilah Harvest Moon atau "Bulan Panen".

Apakah Bulannya akan lebih besar atau lebih terang?

Harvest Moon bukan berarti Bulan berada paling dekat dengan Bumi. Jadi, jangan langsung menyamakannya dengan Supermoon.

Bulan memang bisa terlihat lebih besar atau lebih kemerahan ketika baru terbit di dekat cakrawala, tetapi hal tersebut terutama berkaitan dengan efek atmosfer dan ilusi Bulan, bukan karena Harvest Moon secara khusus berukuran jauh lebih besar.

Baca Juga: UMKM Konveksi: Pentingnya Cek Kualitas Bahan Sebelum Produksi Massal

Timeanddate juga mencatat bahwa Bulan dapat tampak merah saat terbit karena pembiasan atmosfer. Pada 2026, Harvest Moon akan mencapai fase purnama pada Sabtu, 26 September 2026 16.49 UTC atau sekitar 23.49 WIB.

Menariknya, dari Indonesia, momen purnama tepatnya terjadi menjelang tengah malam 26 September. Bulan sudah tampak hampir penuh sejak malam sebelumnya.

Bagaimana dengan pengamatan dari Indonesia?

Di Indonesia, khususnya pulau Jawa bagian barat, pada 26 September 2026, Bulan diperkirakan terbit sekitar 17.29 WIB, sementara Matahari terbenam sekitar 17.48 WIB.

Lalu, Bulan akan mencapai puncak purnama sekitar 23.49 WIB, dengan iluminasi sekitar 99,9 persen pada hari tersebut.

Artinya, tidak perlu menunggu sampai tengah malam untuk melihat Harvest Moon. Selepas Matahari terbenam, Bulan sudah berada di langit dan tampak nyaris bulat sempurna.

Bahkan, malam 25 September juga sangat menarik karena Bulan sudah sekitar 98,7 persen.

Ada Saturnus juga

Selain itu, Harvest Moon 2026 akan berada dekat dengan Saturnus di langit. Timeanddate mencatat keduanya akan tampak berdekatan sekitar 26 September, sementara pendekatan Bulan-Saturnus juga tercatat pada 27 September.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini