Musrenbang Riset di BRIN, Pemkab Sukabumi Fokus Hilirisasi Agromaritim hingga Inovasi Sosial

Sukabumiupdate.com
Jumat 08 Mei 2026, 15:26 WIB
Musrenbang Riset di BRIN, Pemkab Sukabumi Fokus Hilirisasi Agromaritim hingga Inovasi Sosial

Sekda Ade Suryaman, Kepala Bapperida Toha Wildan dan Kepala Pusat Riset Teknologi, Manufaktur Peralatan, Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN, Taufik Hidayat. (Sumber Foto: Dok. Bapperida)

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Riset dan Inovasi Daerah Tahun 2026.

Bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Kusnoto BRIN, Bogor, pada Kamis (7/5/2026) tersebut menegaskan komitmen daerah untuk menjalankan pembangunan berbasis data yang valid dan terukur.

Mewakili Bupati Sukabumi, Sekretaris Daerah Ade Suryaman secara resmi membuka forum tersebut. Ia menekankan bahwa riset harus menjadi solusi nyata dalam menjawab permasalahan masyarakat, bukan sekadar pelengkap administratif.

Dalam sambutannya, Ade Suryaman menyebutkan bahwa pencapaian Kabupaten Sukabumi dalam meraih penghargaan BRIDA/Bapperida Optimal Tahun 2025 dari BRIN adalah motivasi besar.

"Penghargaan tersebut bukanlah garis akhir, melainkan katalisator bagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk menjadikan riset menjadi solusi nyata dalam menjawab permasalahan masyarakat Kabupaten Sukabumi," ujar Ade dikutip dari akun IG Prokompim Pemkab Sukabumi.

Baca Juga: Kawal Visi Sukabumi Mubarakah, Bapperida Evaluasi Infrastruktur Triwulan I 2026

Lebih lanjut Sekda Ade kemudian menjabarkan lima agenda krusial Kabupaten Sukabumi yang memerlukan sentuhan riset inovatif, yakni:

1. Pembangunan manusia dan kesejahteraan sosial.

2. Transformasi spasial dan tata lingkungan.

3. Hilirisasi agromaritim dan industri.

4. Konservasi dan pariwisata.

5. Penguatan kapasitas inovasi sosial.

"Lima agenda tersebut mustahil dapat terselesaikan dengan cara-cara konvensional. Kami butuh orkestrasi pentahelix yang solid, sehingga kesepakatan kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat hari ini adalah kontrak moral kita bersama," tegas Ade.

‎Diakhir sambutannya, Sekda Ade berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat jejaring, memperluas kemitraan, dan menumbuhkan budaya kolaborasi, demi mewujudkan Visi pembangunan Kabupaten Sukabumi menuju Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah.

Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman bersama Bapperida dan BRIN berfoto bersama peserta Musrenbang Riset dan Inovasi.Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman bersama Bapperida dan BRIN berfoto bersama peserta Musrenbang Riset dan Inovasi.

Baca Juga: Musrenbang 47 Kecamatan Rampung, Bapperida Sukabumi Catat 1.732 Usulan Prioritas

Kolaborasi Strategis Pemkab Sukabumi dan BRIN

Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Sukabumi, Toha Wildan Athoilah, menjelaskan bahwa pemilihan Kantor BRIN sebagai lokasi Musrenbang merupakan simbol sinergi yang kuat. Menurutnya, Kabupaten Sukabumi kini menjadi salah satu lokus utama pelaksanaan riset nasional oleh BRIN.

"Penyelenggaraan Musrenbang riset dan inovasi di Kantor BRIN ini adalah bukti dukungan penuh BRIN untuk Kabupaten Sukabumi. Mayoritas peserta berasal dari Perguruan Tinggi karena merekalah yang akan mengeksekusi riset-riset tersebut ke depannya," jelas Toha kepada sukabumiupdate.com, Jumat (8/5/2026).

Selain akademisi, Musrenbang ini juga melibatkan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat serta Perangkat Daerah (PD) Kabupaten Sukabumi yang mengampu sektor prioritas riset, seperti sektor Pertanian, Perikanan, Lingkungan Hidup, Kebencanaan, hingga UMKM.

Momentum ini juga diisi dengan penandatanganan kesepakatan antara BRIN dan Bapperida terkait pengembangan Inovasi Teknologi Pengukur Unsur Hara Tanah. Teknologi ini diharapkan mampu membantu petani lokal dalam mengoptimalkan produktivitas lahan secara presisi.

Selain itu, dilakukan pula penyerahan rencana kerja kajian social mapping untuk program pemberdayaan dan pengembangan masyarakat di Kabupaten Sukabumi. (adv)

Berita Terkait
Berita Terkini