SUKABUMIUPDATE.com - Daging kambing menjadi salah satu bahan makanan yang paling identik dengan momen Idul Adha. Mulai dari sate, gulai, tongseng, hingga tengkleng, berbagai olahan daging kambing selalu menggugah selera. Namun, banyak orang masih kesulitan mengolah daging kambing karena khawatir bau prengus dan teksturnya alot saat dimasak.
Padahal, jika diolah dengan cara yang tepat, daging kambing bisa terasa empuk, lezat, dan tidak berbau menyengat. Ada beberapa trik sederhana yang bisa dilakukan di rumah agar hasil masakan lebih nikmat dan disukai seluruh keluarga.
1. Jangan Langsung Dicuci Terlalu Lama
Banyak orang langsung mencuci daging kambing berulang kali setelah diterima. Padahal, mencuci terlalu lama justru bisa membuat aroma prengus semakin kuat karena air membantu menyebarkan bau pada permukaan daging.
Jika ingin mencuci, cukup bilas cepat sebelum dimasak lalu segera tiriskan. Sebagian orang bahkan memilih langsung merebus atau mengolahnya tanpa dicuci terlebih dahulu agar aroma khas kambing tidak terlalu tajam.
Baca Juga: Hindari! 7 Sikap Gen Z yang Sering Dinilai Kurang Profesional di Tempat Kerja
2. Buang Lemak Berlebih
Bau prengus pada daging kambing umumnya berasal dari lemaknya. Karena itu, potong dan buang bagian lemak berlebih sebelum memasak, terutama jika tidak ingin aroma kambing terlalu kuat.
Namun, sisakan sedikit lemak agar rasa gurih alami daging tetap terasa saat dimasak.
3. Lumuri dengan Jeruk Nipis atau Lemon
Jeruk nipis dikenal efektif membantu mengurangi aroma prengus pada daging kambing. Caranya cukup mudah, lumuri daging dengan perasan jeruk nipis atau lemon lalu diamkan sekitar 15–30 menit sebelum dimasak.
Selain membantu mengurangi bau, cara ini juga membuat rasa daging lebih segar.
4. Gunakan Rempah-rempah Aromatik
Rempah menjadi kunci utama dalam mengolah daging kambing. Gunakan bawang putih, jahe, kunyit, ketumbar, serai, daun jeruk, daun salam, hingga kayu manis agar aroma daging lebih sedap dan tidak menyengat.
Semakin kaya rempah yang digunakan, biasanya aroma prengus akan semakin tersamarkan dan masakan terasa lebih nikmat.
Baca Juga: Sering Mager? Ini Dampaknya untuk Kesehatan Fisik dan Mental
5. Rebus dengan Jahe atau Daun Salam
Saat merebus daging kambing, tambahkan irisan jahe, daun salam, serai, atau lengkuas ke dalam air rebusan. Bumbu alami ini membantu mengurangi bau khas kambing sekaligus membuat aroma masakan lebih harum.
Hindari merebus terlalu lama karena bisa membuat tekstur daging menjadi keras.
6. Marinasi Sebelum Dimasak
Agar lebih empuk dan bumbu meresap, marinasi daging terlebih dahulu menggunakan bumbu halus, yogurt, atau nanas selama beberapa waktu sebelum dimasak.
Namun, jika menggunakan nanas, jangan terlalu lama karena enzim dalam nanas bisa membuat tekstur daging terlalu lembek.
7. Potong Daging dengan Benar
Cara memotong daging juga memengaruhi tekstur saat dimakan. Potong daging melawan arah serat agar hasilnya lebih empuk dan tidak alot.
Teknik sederhana ini sering diabaikan, padahal sangat berpengaruh pada hasil akhir masakan.
8. Masak dengan Api yang Tepat
Gunakan api sedang saat memasak daging kambing agar matang merata dan teksturnya tetap lembut. Api terlalu besar bisa membuat bagian luar cepat matang tetapi bagian dalam masih keras.
Untuk sate kambing, hindari membakar terlalu lama agar daging tidak kering dan alot.
Mengolah daging kambing sebenarnya tidak sulit jika mengetahui trik yang tepat. Mulai dari membuang lemak berlebih, menggunakan jeruk nipis, hingga memanfaatkan rempah-rempah alami bisa membantu mengurangi bau prengus sekaligus membuat daging lebih empuk.
Dengan teknik memasak yang benar, olahan daging kambing untuk Idul Adha bisa terasa lebih lezat, harum, dan disukai seluruh keluarga. Jadi, tidak perlu takut lagi memasak daging kambing di rumah, karena hasilnya bisa tetap nikmat dan anti prengus.
Baca Juga: Karyawan Tewas di Teras Minimarket Kalibunder, Diduga Gandir Akibat Tertekan Biaya Nikah
Sumber: Berbagai sumber



