SUKABUMIUPDATE.com - Peristiwa Nuzulul Quran diperingati setiap tanggal 17 Ramadan. Pada tahun ini, 17 Ramadan bertepatan dengan Jumat malam, 6 Maret 2026 M atau malam Sabtu. Malam ini menjadi salah satu momen istimewa bagi umat Islam karena diyakini sebagai waktu pertama kali Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.
Karena keistimewaannya tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah serta melakukan berbagai amalan kebaikan. Malam Nuzulul Quran dapat diisi dengan beribadah, memperbanyak doa dan dzikir, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berikut tiga amalan yang dianjurkan untuk dilakukan pada malam Nuzulul Qur’an.
Baca Juga: Bahkan Tidurpun Berpahala! 10 Hal Sederhana yang Bernilai Ibadah di Bulan Ramadan
1. Memperbanyak Membaca Al-Quran
Cara terbaik untuk mengisi malam Nuzulul Quran adalah dengan memperbanyak membaca Al-Quran. Malam ini memiliki keutamaan yang besar karena berkaitan langsung dengan turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW.
Dilansir dari Nu Online, Imam Nawawi menjelaskan bahwa malam Nuzulul Quran merupakan malam yang penuh berkah. Dalam kitab Al-Adzkar, beliau menyebutkan:
وقد جاء عن بعض أصحابنا أنه ليلة نزول القرآن، وقد نزل على النبي صلى الله عليه وسلم فيها جبريل عليه السلام، وأمره بقراءة القرآن بمختلف الأقراء، وأخبره بتفسير الشريعة الإسلامية
Artinya: Telah datang dari beberapa sahabat kami bahwa pada malam Nuzulul Quran turunlah Jibril AS ke hadapan Nabi SAW. Ia memerintahkan beliau membaca Al-Quran dengan berbagai macam bacaannya, menunjukkan cara membacanya dengan baik, serta memberikan penjelasan tentang hukum-hukum syariat Islam.
Karena itu, memperbanyak tilawah Al-Quran pada malam ini menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan.
2. Memperbanyak Itikaf
Amalan kedua yang dapat dilakukan untuk meraih keutamaan malam Nuzulul Quran adalah memperbanyak itikaf di masjid. Saat itikaf, seorang Muslim dapat memanfaatkan waktunya untuk membaca Al-Quran, berdzikir, berdoa, serta melakukan berbagai ibadah lainnya.
Itikaf sebenarnya dapat dilakukan kapan saja, namun itikaf di bulan Ramadan lebih dianjurkan karena memiliki banyak keistimewaan. Adapun niat itikaf adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ للهِ تَعَالَى
Artinya: Aku berniat itikaf di masjid ini karena Allah.
Dengan itikaf, seorang Muslim dapat lebih fokus beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat! 7 Amalan Ramadan dengan Pahala Tak Terhingga
3. Melaksanakan Shalat Malam dan Berdoa
Amalan lain yang dapat dikerjakan pada malam Nuzulul Quran adalah memperbanyak shalat malam serta berdoa kepada Allah SWT. Shalat malam memiliki keutamaan yang sangat besar, bahkan disebut sebagai shalat yang paling utama setelah shalat wajib lima waktu.
Selain itu, shalat malam juga diibaratkan seperti sedekah yang dilakukan secara sirr atau rahasia. Artinya, ibadah tersebut dilakukan dengan penuh keikhlasan hanya untuk Allah SWT.
Dengan memperbanyak shalat malam dan doa, diharapkan umat Islam dapat meraih keberkahan serta kemuliaan dari malam Nuzulul Quran.
Malam Nuzulul Quran merupakan momen istimewa yang tidak datang setiap hari. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkannya dengan memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Quran, itikaf di masjid, serta melaksanakan shalat malam dan berdoa agar memperoleh keberkahan dari Allah SWT.
Baca Juga: Doa Puasa Ramadan Hari ke-16: Memohon Bimbingan dan Dijauhkan dari Hal Buruk
Sumber: Nu Online





