Minyakita Langka, Nekat Jual di Media Sosial Izin Usaha Akan Dicabut Kemendag

Jumat 10 Februari 2023, 11:15 WIB
Minyakita Langka, Nekat Jual di Media Sosial Izin Usaha Akan Dicabut Kemendag (Sumber : YouTube Kementerian Perdagangan)

Minyakita Langka, Nekat Jual di Media Sosial Izin Usaha Akan Dicabut Kemendag (Sumber : YouTube Kementerian Perdagangan)

SUKABUMIUPDATE.com - Kelangkaan Minyakita akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat di Indonesia.

Bahkan ditengah kelangkaan tersebut Mendag Zulhan menemukan 515 ton stok Minyakita yang diproduksi pada Desember 20222 di gudang penyimpanan Minyakita PT Bina Karya Prima. 

Akibat kelangkaan tersebut, Kementerian Perdagangan telah melarang penjualan minyak goreng subsidi Minyakita secara online, dari ecommerce atau media sosial.

Baca Juga: Kata Disdagrin Soal Pedagang Nasi di Sukabumi Curhat Harga Beras dan Minyak Goreng

Melansir dari Tempo.co, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN), Veri Anggrijono memberikan peringatan kepada pelaku usaha yang menjual Minyakita melalui media sosial dengan harga melebihi HET akan dikenakan sanksi administratif. 

"Sanksi itu berupa peringatan tertulis sampai dengan pencabutan perizinan berusaha di bidang perdagangan," ujarnya dalam keterangan tertulis pada Kamis, 9 Februari 2023.

Sanksi tersebut berdasarkan ketentuan Pasal 80 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 80 Tahun 2019 dan Pasal 23 Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 49 Tahun 2022. 

Baca Juga: Sedang Langka, Mendag Zulhas Temukan 500 Ton Minyakita Siap Edar

Selain itu, akun media sosial pelaku usaha yang terbukti menjual Minyakita juga akan diblokir. Pemblokiran dilakukan oleh Kemendag melalui kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Veri mengatakan akan bekerja sama juga dengan pemerintah daerah setempat agar harga Minyakita bisa segera turun menjadi Rp14.000 per liter sesuai HET.

Sebelumnya Direktorat PKTN pun telah melakukan pengawasan intensif terhadap produksi dan penjualan.

Baca Juga: Minyak Goreng Langka, Pasokan Pangan Lainnya di Sukabumi Aman

Selain itu, Mendag Zulhas juga mengungkapkan berdasarkan pengawasan tersebut, terdapat 6.678 tautan berisi konten penjualan Minyakita diturunkan (take down) akibat melanggar aturan.

Kemudian telah ditahan 937 karton atau 11.246 liter dari beberapa pelaku usaha yang menjual melalui media sosial seperti Facebook dan Instagram. 

Zulhas menjelaskan pengawasan tersebut dilakukan karena semakin banyaknya pelaku usaha yang tidak menaati aturan yang ditetapkan, sehingga menyebabkan ketersediaan Minyakita berkurang. Selain itu, harganya juga melebihi batas harga eceran tertinggi (HET), yaitu Rp 14.000 per liter. 

Baca Juga: Langka, MinyaKita di Pasar Parungkuda Sukabumi Tembus Rp 16 Ribu Per Liter

Pengawasan dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan yang diubah dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Bab III Paragraf 8 di Sektor Perdagangan. 

Zulhas meminta agar pelaku usaha tidak memanfaatkan situasi ketika masyarakat yang sedang kesulitan mendapatkan minyak goreng bersubsidi ini. 

Dia menekankan para pelaku usaha yang memproduksi dan menjual Minyakita harus menaati peraturan perundangundangan terkait tata kelola program minyak goreng rakyat.

Tata kelola penjualan Minyakita diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 49 Tahun 2022. 

Dalam beleid itu, minyak goreng rakyat dalam bentuk kemasan dengan merek Minyakita tidak boleh dijual melebihi HET serta tanpa ada pembatasan penjualan.

Sumber: Tempo.co (Riani Sanusi Putri)

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat04 Maret 2024, 09:30 WIB

Mengenal Agorafobia, Gangguan Kecemasan Saat Seseorang Takut di Tempat Umum

Mari Mengenal Agorafobia, Salah Satu Gangguan Kecemasan Saat Seseorang Takut Berada di Tempat Umum atau Keramaiaan.
Ilustrasi - Stres Sendirian. Mengenal Agorafobia, Gangguan Kecemasan Saat Seseorang Takut Tempat Umum (Sumber : pexels.com/@MART PRODUCTION)
Jawa Barat04 Maret 2024, 09:09 WIB

Mulai 4 Maret! Simak 11 Pelanggaran yang Bakal Ditindak saat Operasi Lodaya

Tujuan operasi ini adalah meningkatnya kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.
(Foto Ilustrasi) Humas Polda Jawa Barat membagikan 11 pelanggaran yang akan ditindak selama Operasi Keselamatan Lodaya 2024. | Foto: Istimewa
Sehat04 Maret 2024, 09:00 WIB

Lemon: Kandungan Nutrisi dan 8 Manfaat Bagi Kesehatan Tubuh

Lemon penuh dengan nutrisi yang sangat bermanfaat, terutama vitamin C.
Ilustrasi - Lemon penuh dengan nutrisi yang sangat bermanfaat, terutama vitamin C. (Sumber : pexels.com/@Kelly).
Internasional04 Maret 2024, 08:50 WIB

FB Setop Pembayaran ke Media Australia, Kabar Buruk untuk Publisher Rights RI

Meta Platforms mengatakan pihaknya akan berhenti membayar penerbit berita Australia untuk konten yang muncul di Facebook.
(Foto Ilustrasi) Perusahaan induk FB, Meta, menolak melanjutkan pembayaran ke penerbit berita Australia. | Foto: Istimewa
Sukabumi04 Maret 2024, 08:03 WIB

Dinsos Fokus Tangani Kemiskinan dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga Kota Sukabumi

Isu sosial merupakan masalah yang kompleks masing-masing negara dan di daerah.
Dinsos Kota Sukabumi menggelar FPD untuk penyusunan RKPD tahun 2025 di Hotel Fresh, Jumat, 1 Maret 2024. | Foto: Dokpim Kota Sukabumi
Life04 Maret 2024, 08:00 WIB

Menebak Kepribadian Seseorang Berdasarkan Konten yang Disukainya di Medsos

Cara menebak kepribadian seseorang berdasarkan konten yang disukainya di media sosial bisa menjadi trik untuk mencari tahu karakter asli orang lain meskipun hal tersebut tidak akurat 100 persen
Ilustrasi - Menebak Kepribadian Seseorang Berdasarkan Konten yang Disukainya di Medsos (Sumber : Freepik/@freepik)
Gadget04 Maret 2024, 07:53 WIB

Ahmad Syahroni: PAN Sukabumi Butuh Sosok Bernyali untuk Nakhodai Partai

Fungsionaris DPD PAN Kabupaten Sukabumi, Ahmad Syahroni memberikan tanggapan, menurutnya untuk kedepan PAN Kabupaten Sukabumi membutuhkan sosok kepemimpinan yang berani, punya nyali tinggi untuk kemajuan partai dan memiliki jejaring dan diterima semua kal
Faizal Akbar Awaludin, Bendahara DPD PAN Kabupaten Sukabumi / Caleg Terpilih DPRD Kabupaten Sukabumi 2024-2029 | Foto : Ist
Sukabumi04 Maret 2024, 07:52 WIB

FPD Diskumindag: Pengembangan Koperasi hingga Ekonomi Kreatif di Kota Sukabumi

FPD ini untuk mewujudkan keselarasan antara rencana dan implementasi program.
Diskumindag Kota Sukabumi menggelar FPD pada Jumat, 1 Maret 2024 di Hotel Balcony. | Foto: Dokpim Kota Sukabumi
Kecantikan04 Maret 2024, 07:00 WIB

6 Cara Menghilangkan Bekas Luka di Kulit yang Mudah Dicoba!

Berikut ini cara menghilangkan bekas luka yang mudah dilakukan di rumah
Ilustrasi - 6 Cara Menghilangkan Bekas Luka di Kulit yang Mudah Dicoba! (Sumber : Freepik/freepik)
Food & Travel04 Maret 2024, 06:00 WIB

Resep Kolak Pisang Yogurt, Takjil Tanpa Santan Cegah Gula Darah Naik!

Intip Resep Kolak Pisang Yogurt, Takjil Tanpa Santan Ini Cegah Gula Darah Naik!
Ilustrasi. Resep Kolak Pisang Yogurt, Takjil Tanpa Santan Cegah Gula Darah Naik! (Sumber : Instagram/@guniezzt)