India Hentikan Ekspor Beras, Indonesia Diprediksi Terdampak

Selasa 20 September 2022, 11:30 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Terhitung sejak 9 September 2022 lalu, India memutuskan untuk berhenti melakukan ekspor beras pecah atau broken rice. 

Bersamaan dengan kebijakan tersebut, pemerintah India juga menarik tarif bea keluar sebanyak 20 persen untuk produk beras.

photoBeras - (Freepik)</span

Melansir dari Suara.com, analis dari Lembaga Nomura menyebut langkah India akan sangat berdampak pada negara yang melakukan impor beras dari negara itu, tidak terkecuali Indonesia.

Baca Juga :

TIdak hanya Indonesia, usaha India dalam rangka mengendalikan harga beras dalam negeri itu akan turut berdampak pada sejumlah negara lantaran negara itu merupakan pengekspor setidaknya 150 negara di dunia.

“Dampak larangan ekspor beras India akan dirasakan secara langsung bagi negara-negara yang mengimpor dari India, dan secara tidak langsung oleh seluruh importir beras. Lantaran berdampak pada harga beras global,” sebut riset Nomura, dikutip dari CNBC, Selasa (20/9/2022).

Menurut Nomura, Indonesia akan turut 'terpukul' karena mengimpor beras dari India guna memenuhi sekitar 2 persen kebutuhan pangan.

Negara Asia Tenggara lainnya yang mungkin akan terdampak yakni Filipina dan Singapura. Untuk Filipina, menurut data Trade Map, lebih dari 20 persen kebutuhan konsumsi beras mereka dipenuhi dari India.

Sementara, Singapura juga mengimpor 28,07 persen kebutuhan beras nasional mereka dari impor. Salah satu negara yang memenuhi kebutuhan ini adalah India.

Namun demikian, kepala ekonom swasta dari India, Sonal Varma memperkirakan, Singapura tidak seperti Filipina dan Indonesia yang rentan dengan perkembangan larangan ekspor beras India.

India merupakan salah satu negara pengekspor beras terbesar di dunia, yakni mencapai 21,5 juta ton pada tahun 2021. Jauh di atas Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Amerika Serikat (AS).

Namun, produksi beras India anjlok cukup parah secara tahunan (yoy) pada 2 September 2022, akibat curah hujan yang cukup tinggi. Cuaca ini mengganggu panen di negara tersebut.

"Negara-negara bagian India penghasil beras besar seperti Benggala Barat, Bihar dan Uttar Pradesh menerima curah hujan 30 persen hingga 40 persen lebih sedikit," kata Varma.

"Meski curah hujan meningkat menjelang akhir Agustus, namun semakin terlambat penaburan (benih padi), risiko panen turun semakin besar," sambungnya.

Baca Juga :

SOURCE: SUARA.COM

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkini
DPRD Kab. Sukabumi16 Juli 2024, 21:43 WIB

4 Pabrik di Sukabumi Gulung Tikar Gegara Krisis Ekonomi Global, Ini Respons DPRD

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar soal badai PHK dan empat pabrik tutup akibat resesi ekonomi global.
Hera Iskandar, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi | Foto : SU
Sehat16 Juli 2024, 21:15 WIB

KKI Sambut Aturan Baru Label Bahaya BPA, Desak BPOM Lakukan Sosialisasi

Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) menyambut baik terbitnya revisi peraturan BPOM tentang label label peringatan bahaya BPA pada galon air minum.
Ilustrasi. BPOM terbitkan aturan baru terkait label peringatan bahaya BPD pada galon air minum bermerek dengan bahan polikarbonat. (Sumber : iStock)
Life16 Juli 2024, 21:00 WIB

7 Ciri Orang yang Memiliki Pengalaman Trauma Masa Kecil, Kamu Salah Satunya?

Memahami dan mengenali ciri-ciri orang yang memiliki pengalaman trauma masa kecil adalah langkah pertama yang penting dalam memberikan dukungan dan intervensi yang diperlukan.
Ilustrasi - Memahami dan mengenali ciri-ciri orang yang memiliki pengalaman trauma masa kecil adalah langkah pertama yang penting dalam memberikan dukungan dan intervensi yang diperlukan. (Sumber : pexels.com/@Min An).
Kecantikan16 Juli 2024, 20:30 WIB

Serum Wajah: Jenis, Manfaat dan Tips Memilih yang Cocok untuk Kulit

Serum wajah adalah tambahan yang efektif untuk rutinitas perawatan kulit, menawarkan manfaat yang spesifik untuk berbagai masalah kulit.
Ilustrasi. Serum untuk Perawatan Kulit Wajah (Sumber : Freepik/@freepik)
Sukabumi16 Juli 2024, 20:29 WIB

Heboh Tabung Sampel Darah dan Jarum Suntik Tercecer di Jalanan Parungkuda Sukabumi

Berikut kesaksian warga terkait penemuan barang diduga limbah medis berupa tabung sampel darah hingga jarum suntik bekas yang tercecer di Parungkuda Sukabumi.
Tabung sampel darah hingga jarum suntik ditemukan tercecer di jalan Kompa-Cipanggulaan, Parungkuda Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi16 Juli 2024, 20:16 WIB

UPTD PU Monitoring 3 Lokasi Pekerjaan Perbaikan Jalan di Jampangkulon Sukabumi

UPTD PU Wilayah Jampangkulon, melakukan monitoring pelaksanaan kegiatan di bawah bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi
UPTD PU Jampangkulon Sukabumi lakukan monitoring pekerjaan perbaikan jalan | Foto : Ragil Gilang
Life16 Juli 2024, 20:00 WIB

6 Kisah Misteri Leuweung Sancang yang Disebut Tempat Menghilangnya Prabu Siliwangi

Leuweung Sancang, sebuah hutan lindung di Garut, Jawa Barat, menyimpan legenda yang erat kaitannya dengan sosok Prabu Siliwangi, raja ternama Kerajaan Padjajaran.
Ilustrasi - Leuweung Sancang, sebuah hutan lindung di Garut, Jawa Barat, menyimpan legenda yang erat kaitannya dengan sosok Prabu Siliwangi, raja ternama Kerajaan Padjajaran.  (Sumber : Pixabay.com/@AlanFrijns/Istimewa)
Sukabumi Memilih16 Juli 2024, 19:54 WIB

Kang Icak Buka Suara Soal Dukungan Golkar Ke Asep Japar di Pilkada Sukabumi

Politisi senior Golkar Jawa Barat, Phinera Wijaya, menyatakan bahwa partai Golkar memastikan akan mendukung kader dalam perhelatan Pilkada Kabupaten 2024.
Phinera Wijaya atau Kang Icak, Anggota Fraksi Golkar DPRD Jawa Barat | Foto : Asep Awaludin
Kecantikan16 Juli 2024, 19:30 WIB

9 Manfaat Masker Jelly untuk Perawatan Kulit Wajah dan Tips Menggunakannya

Masker jelly bisa membantu memberikan hidrasi mendalam dan membantu menjaga kelembaban kulit, menjadikan kulit tampak lebih segar dan kenyal.
Ilustrasi Memakai Masker Wajah (Sumber : Freepik/@freepik)
Sukabumi16 Juli 2024, 19:26 WIB

Respons Dispar Soal Pelecehan Seksual Finalis Putri Nelayan Palabuhanratu Sukabumi

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Jujun Juaeni berharap pihak kepolisian bisa memproses secepatnya kasus dugaan pemerkosaan ini.
Jujun Juaeni, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa