Penyebab Tabrakan Adu Banteng, Avanza dan Fuso di Bojongkokosan Sukabumi

Penyebab Tabrakan Adu Banteng, Avanza dan Fuso di Bojongkokosan Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Bojongkokosan, tepatnya Kampung Bojongkokosan RT 03/36, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Kamis (28/5/2020).

Kecelakaan yang terjadi pada pukul 05.00 WIB itu melibatkan dua kendaraan, Toyota Avanza bernopol F 1638 QL dan Mitsubishi Fuso bernopol B 9209 TQA. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. 

BACA JUGA: Data Korban dan Kronologi Kecelakaan Beruntun di Parungkuda Sukabumi

Insiden tersebut bermula ketika Avanza yang dikemudikan Grestio (23 tahun) melaju dari arah Sukabumu menuju Bogor.

Setibanya ditempat kejadian pada saat melintasi jalan lurus agak menanjak dengan kecepatan cukup tinggi, mobil tersebut hilang kendali dan masuk jalur berlawanan hingga tabrakan dengan Fuso yang dikemudikan U Kusnadil (52 tahun). 

BACA JUGA: Kecelakaan di Parungkuda Sukabumi, Tiga Pemotor Luka-luka

"Out of control ke sebelah kanan (kemudian) dari arah berlawanan datang Mitsubishi Fuso yang dikemudikan U Kusnadil. Dikarenakan jatak sudah terlalu dekat maka kecelakaan lalu lintas tersebut tidak bisa terhindarkan lagi," jelas Kanit Laka Lantas Polres Sukabumi, Iptu Nandang Herawan.

Nandang mengatakan, kecelakaan disebabkan sopir avanza yang tidak konsentrasi. " Tidak hati-hatinya pengemudi Toyota Avanza, pada saat mengemudikan kendaraannya tidak adanya konsentrasi," jelasnya.

Dalam kecelakaan ini tidak ada korban jiwa namun kedua kendaraan rusak. "Pengemudi Toyota Avanza dan Mitsubishi Fuso dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, tidak ada korban jiwa hanya kerugian materi Rp 10 juta," tukasnya.

Berita Terkini
Ilustrasi - Laut Bercerita membawa kita menyusuri luka sejarah, cinta keluarga, dan perjuangan melawan lupa. (Sumber : pexels.com/@Saad Alaiyadhi).

Laut yang Menolak Diam

Review film Laut Bercerita karya Yosep Anggi Noen, adaptasi novel Leila S. Chudori. Kisah aktivisme, penghilangan paksa, cinta keluarga, dan perjuangan menjaga ingatan sejarah Indonesia.

28 Okt 2026, 15:13 WIB