Waduh, Kepedulian Perusahan di Sukabumi Soal K3 Masih Rendah

Sukabumiupdate.com
Sabtu 24 Feb 2018, 16:47 WIB
Waduh, Kepedulian Perusahan di Sukabumi Soal K3 Masih Rendah

SUKABUMIUPDATE.com - Tingkat kesadaran Perusahaan terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Sukabumi, masih terpaku oleh dorongan pihak Buyer. Bukan karena kesadaran perusahaan mengenai budaya K3.

Hal tersebut mengemuka dalam seminar K3 yang dihadiri para HRD di Hotel Iscalton, Cicurug, Kamis (11/1/2018).

"Harus dijadikan catatan penting oleh Asosiasi K3. Ini supaya di tahun 2018 paling tidak bisa meminimalisir tingkat kecelakaan kerja. Perusahaan ini hanya memenuhi sarana dan prasarana ini hanya karena ada tuntutan dari buyer, jadi motivasinya bukan dari keinginan perusahaan untuk menyelamatkan keselamatan kerja karyawan," ujar ketua HRD Asociated Herman Ibnu Ilyas.

Menurut Herman, kedepan K3 menjadi satu kebutuhan pokok. Sebab, ada yang paling esensial dalam perhelatan industri, dimana posisi Sukabumi sudah bergeser menjadi sebuah industri dari agraris.

"Tumbuhnya industri di Kabupaten Sukabumi, harus sejajar menyeimbangkan pergerakan K3. Saya menginginkan pertama Asosiasi K3 ini bukan hanya sebuah asosiasi, namun ingin asosiasi ini terdiri dari para ahli K3 fungsi dan peran memberi pelatihan K3 kepada perusahaan yang ada," paparnya.

Untuk mewujudkan hal itu, maka Sukabumi harus memiliki tim ahli, disamping fungsi pelatihan juga monitoring kepada perusahaan dan harus memiliki sertifikat kelayakan menjadi tim K3.

"Tim monitoring untuk menciptakan Sukabumi yang bebas dari kecelakaan kerja," pungkas Herman.

Sementara itu, seminar ini mengambil tema Mendorong Terbentuknya Bangsa yang Berkarakter.

Berita Terkini