TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Kisah-kisah Heroik dari Gedung Juang 45 Sukabumi, 4 Hari Pasca Proklamasi Kemerdekaan

Fitriansyah
Penulis
Selasa 16 Agt 2022, 21:53 WIB
Kisah-kisah Heroik dari Gedung Juang 45 Sukabumi, 4 Hari Pasca Proklamasi Kemerdekaan

SUKABUMIUPDATE.com - Berada di jalan Veteran Kota Sukabumi Jawa Barat, Gedung Juang 45 berdiri kokoh hingga saat ini. Sesuai nama, bangunan ini bernilai historis bagi warga Sukabumi, karena menjadi aset awal yang direbut oleh para pejuang Indonesia pasca pekik kemerdekaan berkumandang seantero Indonesia pasca proklamasi RI, 17 Agustus 1945.

Tak hanya nama, bangunan ini juga dilengkapi monumen bambu runcing, golok dan senjata api sebagai simbol perjuangan para pahlawan bangsa demi Kemerdekaan Indonesia.  Walaupun mengalami beberapa kali perubahan bentuk karena pembangunan, Gedung Juang 45 Kota Sukabumi tetap menjadi bangunan bersejarah yang dihormati oleh pemerintah.

Dilansir dari sejumlah tulisan, Gedung Juang 45 Kota Sukabumi berdiri sekitar tahun 1906, yang awalnya difungsikan sebagai tempat pertemuan warga.  Dari sana nama societeit soekamanah adalah panggilan untuk bangunan tersebut. 

Melansir republika.co.id, salah seorang pegiat sejarah di komunitas Sukabumi Heritages, Rangga Pamungkas, mengungkapkan, Gedung Juang pada awal berdirinya sempat difungsikan sebagai hotel. Dikenal dengan nama Hotel Victoria, dimana pemiliknya seorang pengusaha berkebangsaan Jerman, bernama AA Lenne alias Tuan Leni.

Meski dikenal sebagai hotel milik orang asing, bangunan Gedung juga digunakan sebagai tempat pertemuan masyarakat. Oleh karena itulah, nama gedung ini tetap dikenal sebagai Societeit Soekamanah pada masa tersebut.

"Gedung Juang juga dulu dikenal dengan sebutan `Roemah Bola' karena di situ banyak terdapat meja biliar sebagai tempat bermain," kata Rangga.

photoGedung Juang 45 di Jalan Veteran Kota Sukabumi Jawa Barat - (istimewa (AJI))</span

Sebelum kemerdekaan RI, Gedung Juang sempat dikuasai Jepang selama tiga tahun sejak 1942. Memasuki masa awal-awal kemerdekaan, Gedung Juang lantas direbut oleh rakyat Sukabumi. 

"Tapi tepatnya 21 Agustus 1945, gedung berhasil dikuasai rakyat Sukabumi untuk kemudian dijadikan markas Barisan Keamanan Rakyat (BKR)," ungkap Rangga.


Fitriansyah
Editor
Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini