FIFA Cabut Permanen Registration Ban Persib, Kasus Robert Rene Alberts 2022 Resmi Ditutup

Sukabumiupdate.com
Rabu 12 Agu 2026, 14:46 WIB
FIFA Cabut Permanen Registration Ban Persib, Kasus Robert Rene Alberts 2022 Resmi Ditutup

Starting line up Persib Bandung saat menghadapi Persebaya Surabaya di final Piala Presiden 2026 (Sumber: web/persib.co.id)

SUKABUMIUPDATE.com - PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) memastikan FIFA telah mencabut secara permanen sanksi registration ban yang sebelumnya diberikan kepada Persib Bandung terkait perkara mantan pelatih Robert Rene Alberts pada 2022.

Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa pencabutan sanksi tersebut dilakukan setelah manajemen Maung Bandung memenuhi kewajiban pembayaran sesuai keputusan yang menjadi dasar perkara.

“Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA terkait perkara lama yang berkaitan dengan periode 2022, kami langsung menentukan langkah yang diperlukan dan menyelesaikan kewajiban pembayaran sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” kata Adhitia dilansir dari laman resmi klub.

Baca Juga: Persija vs Persib di GBK Resmi Dihadiri Penonton, Suporter Tamu Dilarang Bertandang

Menurut Adhitia, kepastian mengenai pencabutan sanksi tersebut tertuang dalam surat resmi FIFA yang diterbitkan pada 11 Agustus 2026 dengan Ref. No. FDD-28859.

Melalui surat tersebut, FIFA menyatakan perkara yang melibatkan Persib telah dinyatakan selesai setelah federasi sepak bola dunia menerima konfirmasi bahwa Robert Rene Alberts telah menerima pembayaran yang menjadi kewajiban klub berdasarkan keputusan sebelumnya.

Setelah perkara dinyatakan ditutup, FIFA juga mencabut secara permanen larangan Persib untuk melakukan pendaftaran pemain baru yang berkaitan dengan kasus tersebut. FIFA kemudian meminta PSSI untuk segera menghapus sanksi serupa di tingkat nasional.

Baca Juga: I.League Cabut Larangan Suporter Tandang di Super League 2026, Persib vs Persija Dikecualikan

“Bagi kami, setiap keputusan regulator harus dihormati dan ditindaklanjuti secara bertanggung jawab. Ketika terdapat kewajiban yang harus diselesaikan, kami menentukan prioritas dan mengambil langkah yang diperlukan agar persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Adhitia menambahkan, penyelesaian perkara tersebut menjadi bagian dari upaya Persib untuk menjaga profesionalisme sekaligus memperkuat tata kelola klub sebagai tim sepak bola profesional. Manajemen Persib, lanjutnya, selalu berusaha menggunakan pendekatan yang rasional dan terukur ketika menghadapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan klub.

Baca Juga: Persib Bandung Kembali Kena FIFA Registration Ban, Kasus Robert Rene Alberts Jadi Sorotan

“Dalam menghadapi setiap persoalan, kami selalu mengedepankan pola yang rasional, bukan emosional. Kami melihat setiap situasi secara objektif, mempelajari aspek serta konsekuensinya, kemudian menentukan langkah berdasarkan skala prioritas,” katanya.

Dengan dicabutnya registration ban tersebut, Persib kini dapat kembali melakukan proses pendaftaran pemain baru tanpa hambatan yang berasal dari perkara Robert Rene Alberts tersebut. 

Sumber: dari berbagai sumber 

Berita Terkait
Berita Terkini