SUKABUMIUPDATE.com - Sekitar 30 rumah di Kampung Leuwi Orok, RT 10/RW 4, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, mengalami pemadaman listrik sejak pukul 02.00 WIB, Sabtu (25/7/2026). Belakangan diketahui, padamnya aliran listrik diduga disebabkan pencurian kabel jaringan listrik.
Warga setempat, Aziz (40), mengatakan awalnya warga hanya mengetahui listrik padam seperti biasa. Namun setelah dicek, sejumlah warga mendapati kabel jaringan listrik diduga telah dipotong dan dicuri.
"Kalau masalah itu memang enggak tahu. Ketahuannya mati biasalah, cuma warga yang lain lihat katanya putus, ada yang nyuri. Makanya saya langsung laporan ke PLN," kata Aziz.
Baca Juga: Profil Ikhwan Ali Tanamal, Bek Kiri Persib Bandung yang Curi Perhatian saat Bungkam Arema FC
Menurut dia, listrik mulai padam sejak pukul 02.00 WIB dini hari. Namun laporan kepada petugas PLN baru disampaikan sekitar pukul 17.30 WIB setelah aliran listrik belum juga menyala.
"Jam 02.00 dini hari padam. Terus saya laporan jam 17.30 karena lampu belum nyala juga," ujarnya.
Aziz menyebut, jaringan listrik yang rusak akibat dugaan pencurian tersebut melayani sekitar 30 rumah yang berada di dua rukun tetangga, yakni RT 10 dan RT 11. Ia mengaku petugas PLN sudah datang ke lokasi dan menyampaikan bahwa perbaikan akan segera dilakukan.
Baca Juga: Marak Pencurian Ternak: Warga Mandrajaya Sukabumi Tangkap Terduga Maling Sapi Betina
"Alhamdulillah petugas sudah datang. Katanya mau diperbaiki hari ini, secepat mungkin," ucapnya.
Aziz berharap aliran listrik dapat segera kembali normal dan pelaku pencurian kabel segera ditemukan. "Harapannya biar cepat nyala lagi, sama yang nyurinya cepat dapat," katanya.
Sementara itu, petugas Pelayanan Teknik (Yantek) PLN Rayon Cibadak, Heru Haerudin, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 17.30 WIB melalui WhatsApp. Setelah dilakukan pengecekan ke lokasi, petugas menemukan kabel jaringan tegangan rendah (JTR) jenis TIC sepanjang kurang lebih 200 meter diduga telah dicuri.
Baca Juga: Imah Gede Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi Tinggal Puing: Abah: Hanya Pakaian di Badan
"Setelah konfirmasi ke pelanggan, padamnya dari jam 02.00 malam. Sementara kami menerima laporan sekitar jam 17.30 dan langsung menuju lokasi. Ternyata memang kabel JTR TIC ukuran 3 x 70 plus netral, kurang lebih 200 meter yang hilang," jelasnya.
Menurutnya, kabel yang hilang membentang di sekitar empat tiang listrik. Proses penanganan juga menghadapi kendala karena lokasi berada cukup jauh dari jalan raya.
"Medannya cukup jauh dari kendaraan, masuk gang sekitar satu kilometer dari jalan raya. Tapi kami upayakan secepat mungkin untuk penormalan," ujarnya.
Baca Juga: Picu Main Hakim Sendiri? KDM Soal Sayembara Warga Tangkap Begal Pakai Uang Pribadi
Ia menuturkan, material pengganti sedang dikirim ke lokasi dan petugas akan langsung melakukan pemasangan agar aliran listrik dapat kembali normal pada malam itu juga. "Kami mohon maaf kepada masyarakat karena laporan baru kami terima sekitar jam 17.30. Untuk malam ini insyaAllah kabel segera dipasang kembali sehingga listrik bisa segera menyala," pungkasnya.
















