SUKABUMIUPDATE.com - Maroko menuju partai final setelah menngalahkan Nigeria 4-2 melalui babak adu penalti pada Kamis dini hari, 15 Januari 2026 WIB, dimulai pukul 03.00 WIB di Stade Prince Moulay Abdallah. Yassine Bounou tampil sebagai pahlawan dengan menggagalkan dua eksekusi penalti lawan. =
Youssef En-Nesyri memastikan kemenangan lewat tendangan penalti penentuan saat Maroko selaku tuan rumah menyingkirkan Nigeria tadi dinihari. Maroko dipastikan menantang juara bertahan Senegal pada partai final yang akan digelar Minggu di Rabat. Sementara itu, Nigeria harus menjalani laga perebutan tempat ketiga menghadapi Mesir sehari sebelumnya.
Baca Juga: Distan Sukabumi Perketat Sasaran Pupuk Bersubsidi Lewat Pemutakhiran e-RDKK 2026
Laga selama 120 menit sebelum adu penalti pada Rabu tersebut berlangsung minim peluang dari kedua tim. Namun, Maroko terlihat lebih dominan dalam menciptakan kesempatan, meski sejumlah peluang emas mereka berhasil dimentahkan oleh aksi gemilang kiper Nigeria, Stanley Nwabali.
Nigeria yang sebelumnya berstatus sebagai tim paling produktif di turnamen ini justru tampil tumpul di lini serang dan gagal memberikan ancaman berarti. Penampilan mereka yang kurang efektif terlihat dalam adu penalti, ketika eksekusi Samuel Chukwueze dan Bruno Onyemaechi dengan mudah digagalkan.
Baca Juga: Longsor Terus Terjadi Saat Hujan, Jalan Nasional Bagbagan - Kiaradua Sukabumi Berbahaya
Di sisi lain, Maroko kembali menampilkan permainan yang rapi, disiplin, dan efektif sebagaimana yang mereka peragakan sepanjang turnamen, meski belum sepenuhnya mencapai performa terbaik. Namun, ujian terberat menanti di partai final, menghadapi Senegal yang tampil meyakinkan usai menyingkirkan Mesir 1-0 lewat gol penentu Sadio Mane pada semifinal pertama di Tangier, Rabu pagi.
Pertandingan di Rabat sendiri berjalan tanpa peluang berarti selama 30 menit awal. Kesempatan pertama datang melalui sepak pojok Achraf Hakimi yang mengarah ke Ayoub El Kaabi di jarak sekitar lima yard dari gawang. Sayangnya, El Kaabi ragu menentukan pilihan antara memutar badan untuk menembak atau mencoba tendangan salto, sehingga momen emas tersebut terbuang sia-sia.
Baca Juga: Gerakan Cegah Cacingan dan Stunting, Kadinkes Sukabumi Apresiasi KUCING UNYU Puskesmas Kabandungan
Nigeria hanya mampu menciptakan sedikit peluang sepanjang pertandingan. Salah satu momen terbaik mereka hadir ketika Victor Osimhen menerima umpan di dalam kotak penalti, namun kontrol yang kurang sempurna membuat kesempatan langka tersebut terbuang percuma.
Di sisi lain, Maroko nyaris memecah kebuntuan lewat sundulan Nayef Aguerd hasil sepak pojok yang hanya membentur sisi luar tiang gawang. Dengan minimnya peluang bersih dari kedua tim, adu penalti terasa tak terelakkan bahkan sebelum laga memasuki menit ke-120.
Dalam babak penalti, kiper Yassine Bounou kembali tampil heroik dengan melakukan penyelamatan krusial, sebelum Youssef En-Nesyri mengeksekusi penalti penentu yang memastikan langkah Maroko ke final Piala Afrika pertama mereka sejak kalah 2004.
Sumber: aljazeera.com




