Dewan Pers Apresiasi Tempo dan Erick Thohir Selesaikan Kasus Podcast Lewat Hak Jawab

Selasa 18 Juli 2023, 12:17 WIB
Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu | Foto: Istimewa

Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu | Foto: Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Majalah Tempo sepakat berdamai dengan pihak Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam sengketa pemberitaan podcast ‘Bocor Alus Politik’ yang ditayangkan Tempo. Penyelesaian ini rampung setelah mediasi oleh Dewan Pers yang berlangsung lima jam pada Senin, 17 Juli 2023.

Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, mengapresiasi pihak Erick Thohir selaku pengadu dan Tempo selaku teradu melalui ranah mediasi. Ninik mengatakan keduanya sepakat mengakhiri sengketa dan Tempo akan memberikan ruang kepada Erick Thohir untuk menyampaikan penjelasan atau hak jawab.

“Pihak pengadu akan diberi ruang untuk menjelaskan tentang apa yang perlu diklarifikasi, dikonfirmasi, ditambahkan atas podcast yang beredar itu,” kata Ninik dikutip dari tempo.co, Selasa (18/7/2023).

Baca Juga: Merasa Dirugikan Podcast Bocor Alus Politik, Erick Thohir Laporkan Tempo ke Dewan Pers

Ninik mengatakan Dewan Pers senang model penyelesaian ini menghasilkan kesepakatan sehingga sengketa tidak berlarut-larut dan tidak berkepanjangan. Setelah proses pemeriksaan yang dilakukan Dewan Pers, akhirnya disepakati Tempo akan memberikan ruang kepada Erick Thohir untuk memberikan penjelasan terhadap beberapa materi yang ada di dalam podcast tersebut.

“Karena kan banyak hal yang di situ belum ada, katanya dan katanya. Nah katanya itu, katanya Pak Erick bagaimana,” ujar Ninik.

Sesuai kesepakatan, kata Ninik, Tempo akan menyediakan ruang hak jawab kepada Erick Thohir untuk menjelaskan tentang apa yang diberitakan melalui podcast. “Kesepakatan bersamanya 10 hari paling lama,” kata Ninik terkait tenggat waktu untuk memenuhi kesepakatan.

Ninik mengatakan 10 hari dipilih atas kesepakatan dua pihak. Namun apabila ada penundaan atau melewati batas 10 hari, maka akan tergantung kepada para pihak yang bersepakat.

Sementara itu pihak Tempo menghormati dan siap menjalankan rekomendasi Dewan Pers dalam kasus pengaduan Menteri BUMN Erick Thohir.

Dewan Pers adalah lembaga yang paling berwenang dalam menyelesaikan sengketa pemberitaan, sesuai UU Pers Nomor 40 tahun 1999. Kami akan menjalankan semua rekomendasi Dewan Pers," kata Pemred Tempo Setri Yasra dalam rilisnya.

Meski demikian, Setri menyesalkan tindakan tim Menteri Erick yang membuat rilis terbuka mengenai penyelesaian sengketa ini. Selasa 18 Juli 2023, tim Erick Thohir menyebarkan berita dengan judul “Podcast Tempo Melanggar Kode Etik”. "Dalam kesepakatan penyelesaian di Dewan Pers hasilnya tidak boleh dipublikasikan,” katanya. “Kedua pihak sepakat yang memberikan keterangan hanya pihak Dewan Pers.”

Setri telah melaporkan penyebaran rilis secara sepihak oleh tim Erick Thohir kepada Ketua Dewan Pers Niniel Rahayu dan Yadi Hendriana, Anggota Dewan Pers yang membidangi pengaduan. “Ini penting karena sudah ada kesepakatan ,” kata Setri.

Meski demikian, Setri menegaskan posisi Tempo tidak berubah. Hanya saja, ada beberapa poin yang tidak akurat dalam rilis tim Erick. Dewan Pers menegaskan bahwa podcast Bocor Alus tidak dicabut atau diturunkan dari Youtube. Erick Thohir juga akan hadir untuk memberikan hak jawab di podcast Bocor Alus.

Kesepakatan di Dewan Pers pada 17 Juli 2023 itu hanya berupa risalah berisi poin-poin kesepakatan yang tak boleh dipublikasikan. “Klarifikasi dan lain-lain disampaikan saat tim Podcast Bocor Alus mewawancarai Erick Thohir,” kata Setri.

Baca Juga: Sudah Upayakan Cover Both Side, Tempo Hargai Aduan Erick Thohir Soal Podcast

Diketahui, kedua pihak bersengketa dalam program podcast Tempo Bocor Alus Politik yang membahas Erick Thohir sebagai Ketua PSSI yang diduga memanfaatkan jabatan Menteri BUMN untuk kepentingan politiknya. Podcast Bocor Alus tayang di YouTube pada 9 Juli 2023.

Pada 13 Juli lalu, Erick Thohir melaporkan salah satu konten siniar atau podcast Tempo Bocor Alus Politik, yang berjudul "Manuver Erick Thohir Lewat PSSI dan BUMN yang Tak Disukai PDIP (Bocor Alus Politik)." Selain di YouTube Tempodotco, konten serupa juga ditayangkan di sejumlah akun media sosial Tempo, termasuk di platform podcast Spotify.

Laporan ini diwakili oleh Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi, Nezar Patria. Nezar menyampaikan, Erick Thohir merasa konten tersebut sangat merugikan karena tidak memenuhi prinsip-prinsip kerja jurnalistik dan Kode Etik Jurnalistik. Sebab, kata dia, sebagian besar kontennya tidak melalui tahapan verifikasi dan konfirmasi sebagaimana diatur dalam Kode Etik Jurnalistik.

"Menurut Pak Erick Thohir konten itu tidak berimbang dan tidak menghadirkan beliau sebagai narasumber sebagai pihak terkait untuk memberikan keterangan secara berimbang," kata Nezar kepada Tempo, 13 Juli 2023.

Nezar menjelaskan konten tersebut berisikan percakapan oleh tiga orang wartawan Tempo. Setelah dipelajari, kata Nezar, konten berdurasi 37 menit itu mengandung hal-hal yang sangat merugikan Erick Thohir, terutama karena perbincangan yang ada di dalam podcast itu mengarah kepada tudingan dan mengarah kepada fitnah. "Selain itu sarat dengan informasi-informasi yang tidak terverifikasi," ujarnya.

Nezar menilai tayangan podcast itu menghadirkan informasi yang lebih banyak berisi gosip yang seharusnya berada di level percakapan di ruang redaksi dan belum terverifikasi. Akan tetapi, ucapnya, informasi itu sudah ditayangkan untuk konsumsi publik. "Jadi katakanlah ini bahan mentah, gosip gitu, yang kemudian dikemas dan bentuk podcast,” kata dia.

Nezar menuturkan bahan ini mestinya diverifikasi oleh mekanisme jurnalistik profesional, sebelum bisa dihadirkan kepada publik. Alhasil, informasi yang tidak akurat dan belum terverifikasi itu menimbulkan kesan negatif kepada Erick Thohir dan juga Kementerian BUMN.

SUMBER: TEMPO.CO

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Internasional27 Februari 2024, 02:03 WIB

Tentara AS Bakar Diri di Depan Kedutaan Israel, Teriak Bebaskan Palestina

Seorang tentara Angkatan Udara Amerika Serikat membakar dirinya di luar kedutaan Israel di Washington pada Minggu sore, 25 Februari 2024
Tentara AS Bakar Diri di Depan Kedutaan Israel, Teriak Bebaskan Palestina | Foto : Ilustrasi oleh Fixabay
Sukabumi27 Februari 2024, 01:48 WIB

Disangka Geng Motor, 3 Warga Bogor Nyaris Dihakimi Massa di Ciutara Sukabumi

Berikut kronologi dan pemicu tiga pemuda asal Bogor disangka Geng Motor dan nyaris dihakimi Massa di Ciutara Sukabumi.
Tangkapan layar video 3 pemuda asal Bogor ditangkap dan nyaris dihakimi massa di Ciutara Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi Memilih27 Februari 2024, 01:34 WIB

Golkar Potensi Kuasai DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Suara Tertinggi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus melaporkan update pemilihan DPRD Kabupaten Sukabumi melalui situs pemilu2024.kpu.go.id.
Golkar Kabupaten Sukabumi | Foto Ist
Game26 Februari 2024, 23:49 WIB

Cake Resume Quiz Lagi Viral, Ini Cara Bermain dan Ikuti Tesnya

Cake Resume Quiz sedang viral di media sosial. Tes ini akan mengungkapkan kepribadian dan pekerjaan apa yang cocok untuk anda. Berikut linknya.
Tampilan Utama dari Cake Resume Quiz yang Viral. Sumber Foto: Website/ooopenlab.cc
Nasional26 Februari 2024, 23:40 WIB

Sandiaga Uno Isyaratkan PPP Tak Menutup Opsi Gabung Koalisi Prabowo-Gibran

Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno mengaku akan sangat terhormat jika diajak membangun bangsa di Kabinet Pemerintahan yang baru.
Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno saat kampanye di Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (29/12/2023) sore. (Sumber : SU/Ibnu)
Entertainment26 Februari 2024, 23:03 WIB

Profil dan Fakta Andryan Gama Suami dari Youtuber Nessie Judge

Youtuber Nessie Judge mengumumkan pernikahannya dengan Andryan Gama pada Minggu (25/2/2024). Hal tersebut membuat Nerrorist terkejut.
Andryan Gama dan Nessie Judge ketika Pernikahan berlangsung pada Minggu (25/2/2024) di Alila SCBD Jakarta. Sumber Foto: Instagram/@thebridestory
Sukabumi26 Februari 2024, 22:54 WIB

PLN Indonesia Power Resmikan Pondok Konservasi Penyu Hijau di Ciracap Sukabumi

Peresmian ini dalam rangka Program Keanekaragaman Hayati Konservasi Penyu Hijau dan Rehabilitasi Lingkungannya (Kopi Hideung).
Suasana saat peserta Resmikan Pondok Konservasi Pangumbahan Turtle Park di Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Produk26 Februari 2024, 22:19 WIB

Harga Beras Mahal, Diskumindag Kota Sukabumi Ajak Masyarakat Beralih ke SPHP

Di tengah mahalnya harga beras premium, Diskumindag pastikan stok beras di Kota Sukabumi aman untuk satu bulan kedepan.
Gelaran operasi pasar murah Beras SPHP di Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Senin (26/2/2024). (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Sukabumi26 Februari 2024, 21:43 WIB

Cerita Emak-emak Sukabumi Antri Demi Beras Murah, Pulang Dengan Tangan Kosong

Tingginya antusiasme warga membuat stok beras SPHP sebanyak 30 ton yang diperuntukan untuk warga Desa Karang Tengah Cibadak tidak mencukupi. Sejumlah emak-emak hanya bisa pasrah dan pulang dengan tangan kosong
Warga mengantri beras murah di Desa Karang Tengah Cibadak Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Bola26 Februari 2024, 21:00 WIB

Kembali ke Si Jalak Harupat, Mark Klok Bertekad Kembali ke Jalur Kemenangan

Kapten Persib Bandung Marc Klok berharap tuah dari Stadion Si Jalak Harupat setelah Maung Bandung resmi kembali berkandang di sana
Kapten Persib Bandung Marc Klok berharap tuah dari Stadion Si Jalak Harupat setelah Maung Bandung resmi kembali berkandang di sana | Foto: Instagram/@marcklok