TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

RKUHP Sah! Ini Sederet Pasal Kontroversial dari Hina Presiden Hingga Santet

Meskipun naskah RKUHP sudah masuk babak final, nyatanya sampai saat ini undang-undang itu masih mendapat penolakan dari sejumlah kalangan.

Penulis
Rabu 7 Des 2022, 19:00 WIB

Ilustrasi santet dan timbangan keadilan - RKUHP Sah! Ini Sederet Pasal Kontroversial dari Hina Presiden Hingga Santet. | Foto: Freepik.com

SUKABUMIUPDATE.com - Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana atau RKUHP telah resmi disahkan oleh pemerintah dan DPR RI. Pengesahaan itu dilakukan melalui rapat paripurna DPR pada Selasa 6 November 2022 kemarin.

Meskipun naskah RKUHP sudah masuk babak final, nyatanya sampai saat ini undang-undang itu masih mendapat penolakan dari sejumlah kalangan. Salah satu yang gencar menolak RKUHP adalah kelompok masyarakat sipil.

Penyusunan RKUHP melewati perjalanan yang berliku hingga resmi disahkan.Setidaknya dalam empat tahun terakhir banyak penolakan terkait RKUHP, seperti aksi demonstrasi pada 2019 lalu.

Hingga mendekati detik-detik akhir pengesahaan, penolakan RKUHP masih terus terjadi dimana-mana. Diketahui, jika pasal-pasal RKUHP dinilai masih menganut pasal warisan kolonial yang rentan digunakan sebagai alat kriminalisasi.

Baca Juga: Dinilai Masih Bermasalah, DPR Resmi Sahkan RKUHP Jadi Undang-Undang

Lantas apa saja pasal-pasal yang dinilai kontroversial dalam draf RKUHP itu, Dilansir dari Suara.com, simak berikut ini:

1. Hukuman Mati

Salah satu pasal atau aturan hukum soal hukuman mati memang menjadi hal yang kontroversi. Banyak yang menyoroti pasal ini karena dinilai bertentangan dengan HAM.

Aturan tentang hukuman mati masih tercantum dalam draf RKUHP. Pidana mati di RKUHP diatur di Pasal 67, Pasal 98, Pasal 99, Pasal 100, Pasal 101, serta Pasal 102.

Pasal 67 berbunyi, "Pidana yang bersifat khusus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 64 huruf c merupakan pidana mati yang selalu diancamkan secara alternatif".


Halaman :
Berita Terkait
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini
x