TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Gempa Cianjur Dalam Periode 20 Tahunan, Jokowi Sebut Pembangunan Rumah Anti Gempa

Jokowi minta pembangunan ulang rumahnya harus benar-benar menggunakan material kuat, Sebab, gempa di Jawa Barat itu merupakan gempa yang terjadi setiap 20 tahun sekali.

Penulis
Selasa 22 Nov 2022, 15:30 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung dampak gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11/2022) pukul 11.25 WIB, untuk memastikan korban gempa mendapatkan penanganan yang memadai.

Setibanya di lokasi, Presiden akan meninjau langsung dampak bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur yang terjadi pada Senin (21/11/2022) pukul 13.21 WIB. Beberapa lokasi yang akan ditinjau langsung adalah rumah sakit, daerah terdampak bencana, dan juga posko pengungsian.

“Presiden lebih memilih menggunakan mobil untuk memastikan akses jalan yang sempat tertutup akibat gempa, sudah kembali terbuka,” ucap Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Bey menjelaskan bahwa Presiden ingin memastikan bantuan logistik, seperti makanan, minuman, obat-obatan, sembako, dan bantuan lainnya tidak menemui hambatan dalam pengiriman.

Melansir dari Suara.com, Jokowi memerintahkan kepada jajarannya untuk mendahulukan evakuasi terhadap korban-korban yang masih tertimbun longsor.

"Untuk korban-korban yang masih tertimbun saya juga telah perintahkan agar itu didahulukan evakuasinya, penyelamatan didahulukan," kata Jokowi usai melakukan peninjauan.

Jokowi juga memerintahkan jajarannya untuk mulai mendata rumah-rumah warga yang mengalami rusak dari ringan hingga berat untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah. Jokowi mengatakan untuk warga yang rumahnya rusak ringan akan diberikan bantuan Rp 10 juta, yang rusak sedang Rp 20 juta dan yang rumahnya rusak berat akan diberikan bantuan Rp 50 juta.

Akan tetapi, hal terpenting yang harus diperhatikan ialah bagaimana nanti pembangunan ulang rumahnya harus benar-benar menggunakan material kuat. Sebab, gempa yang terjadi di Jawa Barat itu merupakan gempa yang terjadi setiap 20 tahun sekali.

"Sehingga pembangunan rumahnya kita arahkan untuk yang rumah anti gempa," ucapnya.

Kepala Negara juga sempat menyampaikan rasa leganya ketika melihat jalur akses ke Cianjur sudah dibenahi sehingga memudahkan untuk melakukan evakuasi maupun penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terdampak.


Editor
Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini
x