SUKABUMIUPDATE.com - Gelak tawa mewarnai kemeriahan lomba peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Perumahan Bukit Cidahu Asri, Desa Pondokkaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Momen kocak terjadi saat seorang warga ibu-ibu justru lebih dulu jatuh ke kubangan lumpur sebelum perlombaan resmi dimulai.
Peristiwa menggelitik tersebut berlangsung pada gelaran lomba gebuk bantal di atas titian bambu, Minggu (23/8/2026). Saat bersiap di atas bambu, peserta ibu-ibu yang mengenakan pakaian bernuansa cokelat-kuning itu tiba-tiba kehilangan keseimbangan.
Ia sempat berusaha bertahan dengan memeluk bambu. Salah seorang warga yang berada di bawah, Ajun, berupaya menahan tubuh peserta tersebut dari bawah. Namun, beban yang berat membuat pegangan terlepas hingga keduanya tercebur bersama ke dalam kubangan lumpur.
“Waktu itu saya memang ada di bawah. Ibu itu sempat berpegangan di bambu, saya coba tahan supaya tidak jatuh. Tapi pegangan akhirnya lepas dan beliau jatuh ke bawah, saya juga ikut kena,” ujar Ajun kepada sukabumiupdate.com, Senin (24/8/2026).
Baca Juga: Semangat Kemerdekaan Masih Terasa, Warga Bojonggenteng Ramai-ramai Lomba Ngaliwet
Karena insiden kocak tersebut terjadi sebelum peluit atau hitungan awal dibunyikan panitia, peserta yang bersangkutan dinyatakan belum gugur. Panitia dan warga kemudian membantu sang ibu naik kembali ke atas bambu menggunakan tangga.
“Sempat kaget juga, tapi karena belum mulai lombanya, ibu itu belum dianggap kalah. Setelah itu dibantu naik lagi pakai tangga,” kata Ajun.
Kejadian tak terduga ini lantas menjadi hiburan segar yang memecah suasana dan memancing tawa riuh para penonton. Usai peserta kembali ke posisinya, pertandingan gebuk bantal pun dilanjutkan hingga selesai.
“Jadinya lucu juga, belum mulai lombanya sudah jatuh duluan. Tapi setelah itu lombanya tetap lanjut,” tutur Ajun.
Perayaan HUT RI ke-81 di lingkungan RT 24/RW 06 Perumahan Bukit Cidahu Asri ini berlangsung meriah selama dua hari, Sabtu–Minggu (22–23/8/2026). Selain gebuk bantal di atas lumpur, panitia juga memanjakan warga Blok C dengan perlombaan tradisional lainnya seperti panjat pinang dan panjat pisang sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.















