Belajar dari Insiden Pendaki, 14 Checklist Persiapan Mendaki Gunung yang Harus Diketahui

Sukabumiupdate.com
Rabu 15 Jul 2026, 13:30 WIB
Belajar dari Insiden Pendaki, 14 Checklist Persiapan Mendaki Gunung yang Harus Diketahui

Ilustrasi - Beberapa hal yang perlu dipersiapkan dan dibawa saat melakukan pendakian gunung (Sumber : AI chatGPT)

SUKABUMIUPDATE.com - Baru-baru ini dunia pendakian gunung kembali dihebohkan oleh dua kejadian yang dialami pendaki hingga berakibat fatal.

Yang pertama, dua pendaki remaja ditemukan meninggal dunia setelah hilang hampir dua minggu di Gunung Bismo. Menurut kabar kedua pendaki tersebut nekat naik dengan perbekalan yang minim.

Kedua, Pendakian tektok atau naik gunung tanpa menginap yang dialami pendaki perempuan di Gunung Gede sempat viral di media sosial pada Juli 2026.

Beruntungnya pendaki tektok tersebut masih bisa dievakuasi oleh petugas dari atas Gunung Gede. Peristiwa ini menyoroti bahaya nekat mendaki hanya karena ikut tren tanpa persiapan fisik dan perbekalan yang memadai.

Lalu, apa saja persiapan yang harus dilakukan dan apa saja yang harus dibawa saat naik gunung? Mengutip dari berbagai sumber, berikut ini hal-hal yang perlu dipersiapkan dan dibawa ketika naik gunung agar tidak mengalami insiden membahayakan.

Baca Juga: Viral Pendaki Tektok Gunung Gede Dievakuasi, TNGGP Ingatkan Jangan Asal Ikut Tren

1. Pastikan Kondisi Fisik Prima

Fisik adalah modal utama saat mendaki. Sebaiknya lakukan latihan dua sampai empat minggu sebelum pendakian, misalnya jogging atau lari, naik turun tangga, bersepeda, latihan kekuatan kaki dan punggung, stretching. Jangan memaksakan diri mendaki jika sedang demam, cedera, atau kurang fit.

2. Pelajari Jalur Pendakian

Sebelum berangkat, cari tahu dulu panjang jalur, estimasi waktu tempuh, tingkat kesulitan, sumber air, lokasi camping, titik evakuasi, hingga kondisi cuaca.

3. Daftar Peralatan Wajib

Perhatikan juga peralatan dasar yang sebaiknya selalu dibawa mulai dari carrier yang nyaman, sepatu gunung, jas hujan, jaket hangat, pakaian ganti, sleeping bag, tenda, matras, headlamp beserta baterai cadangan, power bank, peluit, pisau lipat atau multitool.

4. Bawa Perbekalan yang Cukup

Logistik jadi hal yang sangat penting, bawa perbekalan cukup dan lebih baik dilebihkan dari estimasi pendakian. Semisal estimasi pendakian dua hari, maka bawalah logistik minimal untuk tiga hari.

5. Siapkan Obat-obatan Pribadi

Obat-obatan juga perlu dibawa minimal membawa plester, perban elastis, antiseptik, obat diare, obat demam, obat alergi, obat pribadi, balsem atau krim otot.

6. Cek Cuaca

Perhatikan cuaca dan jangan memaksa jika cuaca buruk seperti hujan lebat, angin kencang, badai, dan ada peringatan cuaca ekstrem. Selain itu, kabut tebal juga dapat meningkatkan risiko tersesat.

7. Jangan Mendaki Sendirian

Jangan memaksa mendaki sendirian meskipun sudah pengalaman karena kondisi darurat bisa terjadi kapan saja. Idealnya mendaki minimal 3–4 orang, ada pendaki yang sudah berpengalaman, saling menjaga selama perjalanan.

8. Gunakan Pakaian yang Tepat

Gunakan pakaian yang sesuai medan, hindari sandal, celana jeans, pakaian berbahan katun tebal yang lama kering. Sebaiknya gunakan sepatu trekking, kaus dry-fit, celana hiking, jaket tahan angin, topi, dan buff.

9. Jangan Membawa Beban Berlebihan

Umumnya berat carrier sekitar 15–20% dari berat badan. Barang yang tidak diperlukan sebaiknya ditinggalkan agar tidak cepat kelelahan.

10. Pahami Etika Pendakian

Jaga perilaku dimanapun termasuk di gunung seperti bawa turun kembali sampah, jangan merusak vegetasi, jangan membuat api sembarangan, hormati satwa liar, dan ikuti aturan pengelola.

11. Simpan Kontak Darurat

Sebelum mendaki beri tahu keluarga mengenai rencana perjalanan, catat nomor basecamp, simpan nomor petugas taman nasional atau pengelola jalur.

12. Jangan Memaksakan Mencapai Puncak

Prinsip penting dalam dunia pendakian adalah "Puncak hanyalah bonus, pulang dengan selamat adalah tujuan utama." Jika cuaca memburuk, kondisi tubuh menurun, atau ada anggota tim yang mengalami cedera, keputusan terbaik sering kali adalah berbalik turun, bukan memaksakan diri.

13. Bawa Alat Navigasi

Selain ponsel, sebaiknya membawa peta jalur, kompas, GPS offline atau aplikasi peta yang sudah diunduh sebelumnya. Jangan mengandalkan sinyal internet karena banyak gunung memiliki area tanpa jaringan.

14. Persiapkan Mental

Pendakian tidak selalu berjalan sesuai rencana. Pendaki perlu siap menghadapi perubahan cuaca, rasa lelah, jalur licin, keterlambatan perjalanan, keputusan untuk membatalkan summit jika situasi tidak aman.

Itulah beberapa hal yang perlu dipersiapkan dan dibawa saat melakukan pendakian gunung. Perlu selalu diingat jika mendaki gunung termasuk ke dalam bentuk wisata melainkan termasuk dalam olahraga ekstrem yang memerlukan persiapan matang.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini