13 Kosakata Sunda yang Sulit Diterjemahkan Tapi Penuh Makna

Sukabumiupdate.com
Sabtu 02 Mei 2026, 20:30 WIB
13 Kosakata Sunda yang Sulit Diterjemahkan Tapi Penuh Makna

Ilustrasi - Ada banyak kata dalam Bahasa Sunda yang tidak bisa diterjemahkan sepenuhnya karena maknanya tidak hanya ada di kata, tapi juga di hati dan cara hidup orang yang menggunakannya (Sumber : AI chatGPT)

SUKABUMIUPDATE.com - Tidak semua hal bisa dijelaskan dengan mudah termasuk dalam bahasa Sunda. Ada kata-kata tertentu dalam bahasa Sunda yang terasa sederhana, tapi ketika diterjemahkan ke bahasa Indonesia, maknanya seperti hilang sebagian.

Bukan karena tidak ada artinya, tapi karena kata-kata itu tidak hanya sekadar “arti” melainkan juga rasa, sikap, dan cara pandang hidup.

Nah, apa saja kata-kata Sunda yang sulit diterjemahkan tapi memiliki makna yang keren? Ini beberapa diantaranya yang dirangkum dari berbagai sumber.

Baca Juga: Pamali Sunda: Antara Mitos dan Makna yang Tersembunyi, Pamali Apa Yang Paling Diingat?

1. Someah

Sering diterjemahkan sebagai “ramah”. Tapi sebenarnya lebih dari itu. “Someah” bukan hanya ramah tapi juga sikap hangat, terbuka dan tulus tanpa dibuat-buat. Jadi bukan hanya sekadar senyum, tapi cara memperlakukan orang dengan hati.

2. Tepa Salira

Biasa diartikan sebagai tenggang rasa atau empati. Padahal “tepa salira” adalah sikap tahu menempatkan diri, peka terhadap perasaan orang lain dan tidak bertindak semaunya.

3. Nengenan

Ini cukup sulit diterjemahkan dan banyak orang Sunda yang tidak tahu artinya. Maknanya dari kata ini adalah perhatian kecil, kepedulian halus atau tindakan sederhana tapi bermakna.

4. Leuleus

Biasanya diartikan jadi lembut. Tapi dalam bahasa Sunda kata ini bisa memiliki arti lembut dalam sikap, halus dalam bicara dan tidak kasar. Kalimat yang sering di dengar seperti “Leuleus Liat”.

Baca Juga: 7 Sikap Hidup Orang Sunda yang Bisa Diterapkan di Zaman Modern Agar Lebih Tenang

5. Someah Hade Ka Semah

Artinya ramah kepada tamu. Tapi makna lebih luasnya adalah menghargai siapa saja dan memperlakukan orang dengan baik. Ini adalah salah satu nilai budaya orang Sunda, bukan sekadar kebiasaan.

6. Nyaah

Biasa diartikan sebagai “sayang”. Tapi nyaah tidak selalu romantis karena bisa digunakan untuk keluarga, teman, bahkan hal sederhana.

7. Ngahargaan

Biasanya diartikan sebagai “menghargai”. Namun kata tersebut juga memiliki makna lain yakni menghormati orang lain dari hati, tidak merendahkan dan sadar posisi serta perasaan orang.

8. Ngabagéakeun

Ngabageakeun bisa diartikan sebagai sikap menyambut dengan hangat sehingga membuat orang lain merasa diterima.

9. Sauyunan

Sauyunan bisa berarti rukun atau harmonis, dimana hidup berjalan selaras, tidak ada konflik dan saling menjaga satu sama lain.

10. Ngajenan

Artinya menghormati, tapi lebih dalam bisa diartikan sebagai sikap menghargai dengan sikap dan menjaga sopan santun.

11. Ngareuah-reuah

Ngareuah-reuah artinya meramaikan, membuat suasana menjadi lebih hidup hingga membawa keceriaan bagi orang lain.

12. Ngajentrekeun

Ngajentrekeun artinya menjelaskan dengan sabar dan runut sehingga orang lain benar-benar paham.

13. Reueus

Kata ini memiliki arti “Bangga”, namun rasa bangga yang tulus tanpa sombong atau rasa ingin dipuju.

Dan dalam bahasa Sunda, ada banyak kata yang tidak bisa diterjemahkan sepenuhnya karena maknanya tidak hanya ada di kata, tapi juga di hati dan cara hidup orang yang menggunakannya.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini