8 Dampak Perubahan Emosi Anak yang Stres Karena Sering Dimarahi Orang Tua

Jumat 06 Oktober 2023, 13:30 WIB
8 Dampak Perubahan Emosi Anak yang Stres Karena Sering Dimarahi Orang Tua | Sumber: Freepik.com

8 Dampak Perubahan Emosi Anak yang Stres Karena Sering Dimarahi Orang Tua | Sumber: Freepik.com

SUKABUMIUPDATE.com - Anak yang sering dimarahi orang tua akan mengalami stres hingga perubahan emosi yang menyebabkan perkembangan mereka terhambat dan itu merupakan permasalahan serius.

Jika anak terus menerus mengalami stres karena sering dimarahi orang tua akan membuatnya menutup diri dari sekitar dan akan terkurung dalam kecemasan berlebih yang disebabkan perubahan emosi.

Maka dari itu sebagai orang tua berusahalah untuk tidak cepat marah jika anak melakukan kesalahan. Sebab, dampak perubahan emosi mereka akan mempengaruhi terhadap kehidupan dan bisa menimbulkan gangguan mental.

Baca Juga: 10 Ciri-Ciri Anak Stres Karena Sering Dimarahi Orang Tua

Merangkum dari berbagai sumber, berikut 8 dampak perubahan emosi anak yang stres karena sering dimarahi orang tua.

1. Rasa Takut dan Cemas

Anak yang sering dimarahi akan merasa takut dan cemas karena khawatir tentang sesuatu yang akan terjadi selanjutnya atau merasa tidak aman berada di sekitar orang tua mereka.

2. Merusak Harga Diri

Kemarahan yang sering dilakukan orang tua dapat merusak harga diri anak. Mereka akan merasa tidak berharga dan tidak mampu meraih harapan yang diinginkan orang tua dengan baik.

3. Kurang Percaya Diri

Anak yang sering dimarahi cenderung memiliki kepercayaan diri yang rendah. Mereka akan ragu untuk mengambil risiko atau mencoba hal-hal baru karena takut menjadi kesalahan yang membuatnya mendapat hukuman.

Baca Juga: 10 Ciri Anak Laki-laki Kurang Kasih Sayang Orang Tua, Ada Masalah Emosional

4. Perilaku Agresif atau Menarik Diri

Beberapa anak mungkin merespons stres dimarahi orang tua dengan perilaku agresif, seperti marah atau membentak. Sebagian lagi ada yang memilih menarik diri dan menjauh dari interaksi sosial.

5. Gangguan Mental

Stres berkepanjangan yang disebabkan oleh seringnya dimarahi orang tua dapat meningkatkan risiko gangguan mental, seperti depresi dan kecemasan pada anak.

6. Masalah dalam Hubungan

Pengalaman buruk dengan orang tua dapat mempengaruhi hubungan anak dengan orang lain di masa depan. Mereka akan kesulitan membangun hubungan yang sehat dan berdasarkan kepercayaan karena takut akan membuat kesalahan.

Baca Juga: 11 Ciri Orang yang Pura-Pura Baik Padahal Aslinya Tidak Suka dengan Kita

7. Prestasi Akademik Menurun

Anak yang stres karena sering dimarahi dapat mengalami kesulitan di sekolah. Mereka mungkin kesulitan berkonsentrasi, belajar dengan baik, atau berpartisipasi dalam aktivitas akademik.

8. Pola Perilaku yang Buruk

Beberapa anak mungkin mengembangkan pola perilaku yang buruk sebagai cara mengatasi stres seperti penggunaan narkoba atau alkohol, perilaku merusak, atau masalah perilaku lainnya.

Itulah 8 dampak perubahan emosi anak yang stres karena dimarahi oleh orang tua. Penting sekali untuk membangun komunikasi baik dengan mereka untuk membantu tumbuh kembangnya.

Baca Juga: 8 Ciri Orang yang Sering Merasa Malas dan Tidak Semangat, Kamu Termasuk?

Jadilah orang tua yang selalu mendengarkan, memberikan kasih sayang, dukung, dan memberi pendekatan baik pada anak agar tidak stres hingga mengalami perubahan emosi.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi Memilih13 Juni 2024, 08:25 WIB

Beredar Foto Bareng Asjap untuk Pilkada Sukabumi, Anjak: Aspirasi Pendukung

Anjak mengungkapkan gambar itu bukan diunggah oleh akun Instagram pribadinya.
Ketua Bappilu PKS Kabupaten Sukabumi Anjak Priatama Sukma. | Foto: SU
Sehat13 Juni 2024, 08:00 WIB

8 Daging Jeroan Ini Tidak Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat, Jangan Dimakan?

Jeroan mengandung kadar purin yang sangat tinggi. Purin adalah senyawa yang, ketika dipecah oleh tubuh, menghasilkan asam urat.
Ilustrasi. Contoh Daging Jeroan yang Tidak Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat, Jangan Dimakan? (Sumber : Freepik/@Racool_studio)
Life13 Juni 2024, 07:00 WIB

Lebih Percaya Diri, Ini 13 Ciri Anak Memiliki Mental Kuat Secara Psikologis!

Mental yang kuat secara psikologis sangat penting untuk perkembangan anak ke depannya dan membantu mereka menghadapi berbagai tantangan hidup dengan lebih baik.
Ilustrasi Anak yang psikologisnya matang. (Sumber : Pexels.com/@RDNEstockproject)
Sukabumi13 Juni 2024, 06:26 WIB

Warga Tewas Tersambar Petir Di Ciemas Sukabumi, Alami Luka Di Wajah Seperti Terbakar

Pihak kepolisian mengatakan dari keterangan para saksi bahwa saat kejadian kondisi cuaca hujan gerimis disertai petir, diketahui korban sedang duduk diatas Bale - bale bambu sambil main Hp, diduga sedang teleponan
Kapolsek Ciemas saat mengunjungi ruma duka korban tewas tersambar petir di pantai Palangpang Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi13 Juni 2024, 06:02 WIB

2 Warga Tewas, Polisi Akan Selidiki Kasus Dugaan Keracunan Massal di Sagaranten Sukabumi

Kepolisian Resort Sukabumi akan melakukan penyelidikan terkait kasus keracunan massal yang menewaskan dua orang di Kampung Cimanggir, Desa Pasangrahan, Kecamatan Sagaranten.
Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo | Foto : Ilyas Supendi
Food & Travel13 Juni 2024, 06:00 WIB

8 Resep Menu Makan Ramah Gula Darah untuk Penderita Diabetes: Sarapan hingga Camilan

Menu-menu yang ramah untuk penderita diabetes ini dirancang untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil dan memberikan energi yang tahan lama sepanjang hari.
Ilustrasi. 8 Resep Menu Makan Ramah Gula Darah untuk Penderita Diabetes: Sarapan hingga Camilan (Sumber : Pexels/JennaHamra)
Science13 Juni 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 13 Juni 2024, Siang Hari Berpotensi Turun Hujan

Berikut prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dimana sebagian besar wilayah berpotensi hujan saat siang.
Ilustrasi.Berikut prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dimana sebagian besar wilayah berpotensi hujan saat siang.  | Foto: Pixabay/adege
Sukabumi13 Juni 2024, 01:54 WIB

Korban Cabul Pensiunan BUMN di Sukabumi Bertambah Jadi 3 Orang Anak

Polisi mengabarkan bahwa korban pencabulan pria pensiunan BUMN di Sukabumi bertambah jadi tiga orang anak.
(Foto Ilustrasi) Tiga anak jadi korban cabul pria pensiunan BUMN di Sukabumi. | Foto: Pixabay
Sukabumi12 Juni 2024, 23:45 WIB

Diduga Bunuh Diri, IRT di Nyalindung Sukabumi Ditemukan Tergantung di Pohon Melinjo

Seorang ibu rumah tangga inisial ST (35 tahun) warga Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi ditemukan tewas tergantung di pohon Melinjo, Selasa (11/6/2024).
Proses evakuasi korban oleh petugas Kepolisian Polsek Nyalindung Mapolres Sukabumi pada Selasa (11/6/2024) | Foto Asep Awaludin
Sukabumi12 Juni 2024, 23:13 WIB

Tingkatkan Kualitas SDM: Perumdam Tirta Jaya Mandiri Sukabumi Gelar Pelatihan

Perumdam TJM Kabupaten Sukabumi menggelar Pelatihan Peningkatan Kinerja bagi Kepala Urusan Teknik dan Kepala Urusan Administrasi di Gedung Pertemuan Ibu Ratu, Jalan Garuda Baros, Sukabumi, pada Selasa, 11 Juni 2024
Pelantihan peningkatan SDM Perumdam Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari