Apa Perbedaan Green Flag dan Red Flag dalam Hubungan? Simak Penjelasannya!

Rabu 02 Agustus 2023, 10:30 WIB
Ilustrasi. Perbedaan Green Flag dan Red Flag dalam Hubungan (Sumber : Instagram/@sowhatnl)

Ilustrasi. Perbedaan Green Flag dan Red Flag dalam Hubungan (Sumber : Instagram/@sowhatnl)

SUKABUMIUPDATE.com - Green flag dan Red Flag adalah dua istilah yang sering digunakan dalam sebuah hubungan.

Istilah Flag ini digunakan untuk menggambarkan tanda-tanda positif (Green Flag) dan tanda-tanda peringatan (Red Flag).

Lantas apa perbedaan antara Green Flag dan Red Flag? Simak ulasannya sebagaimana dirangkum dari berbagai Sumber!

Perbedaan Green Flag dan Red Flag

Green Flag (Tanda-tanda Positif)

Komunikasi yang baik

Pasangan yang baik akan berkomunikasi dengan jujur, terbuka, dan menghargai perasaan dan opini satu sama lain. Mereka mendengarkan dengan saksama dan berusaha memahami perspektif pasangan.

Kepercayaan

Kehadiran kepercayaan adalah tanda positif dalam hubungan.

Baca Juga: 4 Penyakit yang Bisa Menyerang Kucing, Mulut dan Napas Anabul Bau!

Pasangan saling mempercayai dan memiliki keyakinan bahwa mereka dapat mengandalkan satu sama lain.

Menghargai dan menghormati

Pasangan saling menghargai dan menghormati perbedaan satu sama lain. Mereka mendukung impian dan tujuan masing-masing.

Keterbukaan dan kerentanan

Pasangan merasa nyaman untuk berbicara tentang perasaan mereka dan berbagi kekhawatiran serta ketakutan tanpa rasa takut dihakimi atau diabaikan.

Kesetaraan

Hubungan yang sehat didasarkan pada kesetaraan di antara pasangan. Mereka saling memberi dan menerima dukungan dan tanggung jawab.

Konflik hubungan yang sehat

Ketika ada perbedaan atau konflik, pasangan bekerja sama untuk mencari solusi yang saling menguntungkan dan tidak mencoba untuk merendahkan atau mengalahkan satu sama lain.

Baca Juga: 10 Dampak Buruk Inner Child yang Terluka, Memori Trauma Masa Kecil

Red Flag (Tanda-tanda Peringatan)

Kekerasan atau perilaku kasar

Adanya kekerasan fisik, emosional, atau verbal adalah red flag yang serius dan tidak boleh diabaikan.

Kekurangan komunikasi

Jika ada kurangnya komunikasi atau pasangan cenderung menutup diri dan tidak berbicara tentang perasaan atau masalah, itu bisa menjadi tanda peringatan.

Kontrol berlebihan

Perilaku kontrol berlebihan, seperti mengatur pakaian atau teman-teman pasangan, bisa menjadi tanda manipulatif dan tidak sehat.

Ketidaksetaraan

Jika hubungan tidak seimbang, dengan satu pihak yang mendominasi dan memutuskan semuanya, bisa menjadi tanda peringatan.

Penghinaan

Pasangan yang saling menghina, mencela, atau merendahkan satu sama lain tidak menciptakan lingkungan yang sehat untuk hubungan.

Tidak Setia

Ketidaksetiaan atau perselingkuhan dapat menyebabkan keretakan besar dalam hubungan dan merupakan tanda peringatan serius.

Penting untuk diingat bahwa setiap hubungan adalah unik dan satu tanda saja tidak cukup untuk menilai apakah hubungan itu sehat atau tidak.

Namun, mengenali tanda-tanda positif (Green Flag) dan tanda-tanda peringatan (Red Flag) dapat membantu dalam mengidentifikasi apakah hubungan tersebut layak untuk diperjuangkan atau perlu ditinggalkan.

Sumber: Berbagai Sumber.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi12 Juli 2024, 23:56 WIB

Diduga Pakai Sianida, Pengolahan Emas di Bojong Pari Sukabumi Resahkan Warga

Sungai pun turut tercemar, aktivitas pengolahan emas di Bojong Pari Waluran Sukabumi tersebut hingga saat ini kata warga belum tersentuh oleh penegak hukum.
Tong tempat pengolahan emas di Kampung Bojong Pari, Desa Waluran Mandiri, Waluran Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Inspirasi12 Juli 2024, 22:52 WIB

Puluhan UMKM Ramaikan Event Jampang Ngabhuana 2 di Surade Sukabumi

Sebanyak 40 pelaku UMKM meramaikan event tahunan Jampang Ngabhuana 2 di lapang Lodaya Setra Surade Sukabumi.
Pelaku UMKM ramaikan event Jampang Ngabhuana 2 di lapang lodaya setra Kelurahan/Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Ragil)
DPRD Kab. Sukabumi12 Juli 2024, 22:32 WIB

Dukung Aksi Demo HMI soal Truk ODOL, DPRD Sukabumi Minta Dishub Tegakan Aturan

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar dukung aksi unjuk rasa HMI kepada Dishub terkait penegakan aturan jam operasional truk ODOL.
Demo massa HMI cabang Sukabumi di kantor Dishub Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi12 Juli 2024, 22:05 WIB

Disdik Kabupaten Sukabumi Beri Beasiswa Tahfidz Quran untuk 64 Pelajar

Disdik Kabupaten Sukabumi memberikan beasiswa tahfidz quran tingkat SMP tahun 2024 kepada 64 pelajar. Ini harapannya.
64 pelajar SMP yang mendapatkan beasiswa Hafidz Quran di Kantor Disdik Kabupaten Sukabumi, Jumat (12/7/2024). (Sumber : Istimewa)
Nasional12 Juli 2024, 21:35 WIB

Lewat Perpres, Jokowi Obral HGU IKN ke Investor hingga 190 Tahun

Presiden Jokowi teken Perpres kebut pembangunan IKN Nusantara, investor bisa pakai HGU hingga 190 Tahun.
Presiden Joko Widodo saat melakukan groundbreaking pembangunan gedung kantor PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk di Kawasan IKN Nusantara Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu, 5 Juni 2024. (Sumber : BPMI Setpres)
Sukabumi12 Juli 2024, 21:15 WIB

Dinilai Tak Tegas Tegakan Aturan Jam Operasional Truk, Dishub Sukabumi Digeruduk HMI

HMI Cabang Sukabumi geruduk kantor Dishub Kabupaten Sukabumi di Cikembar, desak tegakkan Perda terkait jam Operasional Truk ODOL.
Aksi unjuk rasa HMI di depan kantor Dishub Kabupaten Sukabumi,  Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Cikembar, Jumat (12/7/2024). (Sumber : SU/Ibnu)
Life12 Juli 2024, 21:00 WIB

8 Bahasa Tubuh Pria yang Menyukaimu Secara Diam-diam

Bahasa tubuh pria saat jatuh cinta atau menyukai seseorang dapat dilihat dan dikenali.
Ilustrasi - Bahasa tubuh pria saat jatuh cinta atau menyukai seseorang dapat dilihat dan dikenali. (Sumber : Freepik/Pressfoto)
Sehat12 Juli 2024, 20:00 WIB

8 Pengobatan Rumahan untuk Mengatasi Kolesterol Tinggi

Mengelola kolesterol tinggi dengan perubahan gaya hidup dan, jika perlu, obat-obatan adalah kunci untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Ilustrasi. Olahraga Rutin. Pengobatan rumahan adalah salah satu cara untuk mengatasi kolesterol tinggi. Sumber: Freepik/freepik
Sukabumi12 Juli 2024, 19:32 WIB

Potensi Cisolok, Surga Wisata Alam hingga Budaya di Kabupaten Sukabumi

Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu kecamatan yang memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa
Kantor Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi | Foto : Istimewa
Sehat12 Juli 2024, 19:28 WIB

Bupati Sukabumi Apresiasi RSUD Sekarwangi dan RSHS Kerja Sama Pengampuan Layanan KJSU

Apresiasi kerja sama RSUD Sekarwangi dan RSHS Bandung dalam pengampuan layanan KJU, ini harapan Bupati Sukabumi Marwan Hamami.
Jajaran RSUD Sekarwangi dan RSHS Bandung berfoto bersama Bupati Sukabumi Marwan Hamami. (Sumber : Dokpim Pemkab Sukabumi)