Gelombang Tiga COVID-19, Hidup dan Mati Ekonomi di Tangan Pemerintah

Sabtu 05 Februari 2022, 15:15 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, dampak ekonomi dari peningkatan kasus Covid-19 karena varian Omicron sangat tergantung pada respons pemerintah. 

Melansir dari tempo.co, ia berharap peningkatan kasus dapat segera diatasi agar kegiatan masyarakat tetap berjalan.

“Karena (pembatasan kegiatan) dapat menurunkan kepercayaan konsumen untuk berbelanja, menghambat akses logistik antar-daerah, hingga meningkatkan jumlah pengangguran lagi,” ujar Bhima, Sabtu (5/2/2022).

Bhima menuturkan, jika pemerintah kembali memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 secara ketat dan menutup perkantoran, berbagai sektor akan kembali mati suri. Sektor-sektor yang terancam itu meliputi mal, transportasi, restoran, hingga para pelaku usaha kecil seperti UMKM.

Baca Juga :

Kasus Covid-19 Varian Omicron di Indonesia Tembus 3.161 Orang, 324 Masih Anak-Anak

photo(Ilustrasi) Gelombang ketiga pandemi Covid-19 - (pixabay.com)</span

Ia menyebut, Indonesia memasuki gelombang ketiga pandemi Covid-19 pada awal Februari 2022 seperti prediksi pemerintah sebelumnya. Jumlah penambahan kasus per hari telah menembus angka 30 ribu dan memecahkan rekor tertinggi sepanjang enam bulan terakhir.

Bhima berkata, komunikasi pemerintah kepada masyarakat dan pelaku usaha penting untuk mewaspadai varian Omicron sekaligus mencegah kepanikan sosial. Secara paralel, kata dia, pemerintah perlu segera mengalokasikan anggaran pemulihan ekonomi nasional yang besarannya sama dengan 2021 sebesar RP 744,7 triliun.

Dana PEN diperlukan untuk membantu masyarakat dan pelaku usaha yang berpotensi terimbas gelombang pandemi lanjutan. 

Baca Juga :

“Tentu ini akan jadi dilema karena defisit anggaran harus ditekan di bawah 3 persen sebelum 2023,” kata Bhima.

Adapun pada gelombang Covid-19, Bhima menilai sektor-sektor industri yang akan merasakan dampak pandemi adalah pengusaha yang berorientasi terhadap ekspor. 

Ini disebabkan peningkatan kasus di berbagai negara, khususnya Amerika, Cina dan Eropa, membuat lalu lintas pengiriman barang terkendala.

“Masih ada pembatasan sosial dan kapasitas tenaga kerja di pelabuhan tujuan, belum normal,” pungkasnya. 

Sumber: tempo.co

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Nasional20 April 2024, 16:27 WIB

Posko THR Ditutup: Ada 1.475 Laporan hingga Berbagai Jenis Pengaduan

Anwar menyatakan ada beberapa jenis pengaduan yang masuk.
(Foto Ilustrasi) Kementerian Ketenagakerjaan menutup layanan Posko THR. | Foto: Istimewa
Life20 April 2024, 16:00 WIB

6 Mental Kaya yang Wajib Anda Miliki Jika Ingin Sukses Sampai Hari Tua

Manakala seseorang ingin sukses hidupnya tentu harus memiliki mental kaya agar jalan menuju ke sana mudah dan cepat.
Ilustrasi. Mental kaya untuk mencapai kesuksesan. Sumber foto : Pexels/Ambu Ochieno
Inspirasi20 April 2024, 15:00 WIB

Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 di Perusahaan Makanan Wilayah Bandung

Berikut Informasinya Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 di Perusahaan Makanan Wilayah Bandung. Jobseeker Ayo Daftar!
Ilustrasi. Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 di Perusahaan Makanan Wilayah Bandung. | Foto: Pixabay
Sukabumi Memilih20 April 2024, 14:41 WIB

Punya 10 Kursi! PKS-PAN Satu Fraksi di DPRD Sukabumi, Siap Seperahu untuk Pilkada 2024

Dalam pilkada serentak 2024, diperlukan persyaratan minimal 20 persen kursi parlemen untuk mencalonkan bupati/wakil bupati.
Pertemuan PKS dan PAN di Aula Kantor DPD PKS Kabupaten Sukabumi di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (20/4/2024). | Foto: Istimewa
Sehat20 April 2024, 14:00 WIB

Dampak Stres Bagi Kesehatan: 7 Penyakit yang Bisa Mengancam Tubuh

Dampak stres sangat buruk bagi kesehatan tubuh. Itulah mengapa waspada dengan gejala gangguan kejiwaan adalah hal yang penting.
Ilustrasi. Dampak stres bagi kesehatan tubuh. Sumber Foto : Pexels/Andrea Piacquadio
Sukabumi20 April 2024, 13:07 WIB

SPI Soroti Reforma Agraria Eks HGU PT Sugih Mukti Warungkiara Sukabumi

Reforma agraria mengatur dua poin yaitu terkait penataan aset dan penataan akses.
Ketua SPI Sukabumi Rozak Daud. | Foto: Istimewa
Life20 April 2024, 13:00 WIB

Tanda-tanda Seseorang Berbohong, Ini yang Harus Diwaspadai!

Seseorang yang berbohong mungkin memiliki ekspresi wajah yang tidak sejalan dengan kata-kata atau situasi yang mereka ceritakan.
Ilustrasi. Pinokio yang identik dengan anak Berbohong. Sumber : pixabay/anotherjustice2
Inspirasi20 April 2024, 12:59 WIB

Jana Madinah Wisata Buka Cabang di Sukabumi, Hadirkan Layanan Haji Furoda dan Umrah

Bagi masyarakat yang ingin menggunakan jasa Jana Madinah Wisata Sukabumi, bisa mendatangi kantornya di Pasar Modern Blok A no.6 Palabuhanratu.
Kepala Cabang Jana Madinah Wisata Sukabumi, Nurlela. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi20 April 2024, 12:50 WIB

Optimalisasi Pompanisasi, Sekda Kota Sukabumi Rapat Koordinasi di Gedung Sate

Peningkatan sistem irigasi menjadi fokus utama dalam rakor ini.
Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada menghadiri Rakor Sekda Kabupaten/Kota se-Jawa Barat di Ruang Papandayan Gedung Sate, Bandung, Jumat, 19 April 2024. | Foto: Dokpim Kota Sukabumi
Sehat20 April 2024, 12:30 WIB

Ini 7 Penyebab Stres yang Tidak Boleh Disepelekan, Yuk Jaga Kesehatan Mental!

Penyebab stres oleh masing-masing orang sangat beragam. Tapi, ada beberapa pemicu yang biasanya bisa terjadi demikian.
Ilustrasi. Memahami penyebab orang stres. Sumber foto : Pexels/cottonbro studio