BP Mektan Jabar Latih Calon Operator Mesin Panen Combine Harvester Bantuan Kementan di Bekasi

Sukabumiupdate.com
Kamis 11 Jun 2026, 15:10 WIB
BP Mektan Jabar Latih Calon Operator Mesin Panen Combine Harvester Bantuan Kementan di Bekasi

Peserta pelatihan mendapat pembekalan langsung dari instruktur saat simulasi penggunaan combine harvester bantuan Kementerian Pertanian di Kabupaten Bekasi. (Sumber Foto: Dok. BP Mektan Jabar)

SUKABUMIUPDATE.com – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BP Mektan) Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat menggelar pelatihan pengoperasian mesin pemanen padi modern (combine harvester) bagi calon operator penerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Karangreja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Rabu (10/6/2026), dan diikuti oleh calon operator dari Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) yang akan mengelola bantuan combine harvester melalui Brigade Alsintan BP Mektan Jabar.

Kasubag Tata Usaha UPTD BP Mektan Provinsi Jawa Barat, Ahmad Hidayat, mengatakan pelatihan merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi sebelum bantuan alsintan disalurkan kepada penerima manfaat.

"Pelatihan ini ditujukan kepada penerima manfaat, yaitu UPJA atau Usaha Pelayanan Jasa Alsintan. Mereka merupakan calon operator alat bantuan dari Kementerian Pertanian yang nantinya akan mengoperasikan combine harvester di lapangan," ujar Ahmad Hidayat.

Baca Juga: BP Mektan Jabar: Gerakan ASRI Jadi Fondasi Harmoni Lingkungan Kerja

Menurut Ahmad, jumlah peserta pelatihan disesuaikan dengan jumlah unit bantuan yang diterima. Pada tahun ini, BP Mektan Jabar menerima lima unit combine harvester merek Maxxi Bimo dari Kementerian Pertanian sehingga pelatihan diikuti oleh lima calon operator.

"Pesertanya menyesuaikan jumlah unit yang diterima. Kemarin kita mendapatkan lima unit, sehingga ada lima orang calon operator yang mengikuti pelatihan. Pelatihan ini menjadi bagian dari persyaratan pengadaan dan pemanfaatan alat tersebut," jelasnya.

Ia menerangkan, combine harvester merupakan alat panen modern yang mampu menggabungkan beberapa proses sekaligus, mulai dari memotong, merontokkan, hingga membersihkan gabah dalam satu rangkaian pekerjaan. Kehadiran alat ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi panen dan mengurangi kehilangan hasil produksi padi.

"Kalau dulu proses panen masih dilakukan bertahap, sekarang dengan combine harvester hasil panen bisa langsung diproses di lokasi sehingga lebih cepat dan efisien," katanya.

Ahmad menambahkan, pelatihan difokuskan untuk meningkatkan kemampuan teknis calon operator agar mampu mengoperasikan alat secara benar, aman, dan optimal saat digunakan di lapangan.

Sementara itu, proses pelatihan teknis diberikan langsung oleh pihak perusahaan penyedia alat, sehingga peserta mendapatkan pemahaman mengenai pengoperasian, perawatan, hingga penanganan kendala teknis yang mungkin terjadi selama penggunaan mesin.

Melalui kegiatan ini, BP Mektan Jabar berharap para operator dapat mengoptimalkan pemanfaatan bantuan alsintan dari pemerintah guna mendukung percepatan mekanisasi pertanian serta meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Jawa Barat. (adv)

Berita Terkait
Berita Terkini