Gempa M3,4 Guncang Selatan Cianjur, Berpusat di Kedalaman 11 Km

Sukabumiupdate.com
Sabtu 06 Jun 2026, 20:52 WIB
Gempa M3,4 Guncang Selatan Cianjur, Berpusat di Kedalaman 11 Km

Gempa bumi Magnitudo 3,4 mengguncang wilayah selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (6/6/2026) pukul 19.57 WIB | Foto : BMKG

SUKABUMIUPDATE.com – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,4 mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu (6/6/2026) malam.

Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 19.57 WIB.

Hasil analisis sementara BMKG menunjukkan episentrum gempa berada pada koordinat 6,91 Lintang Selatan dan 107,11 Bujur Timur, atau sekitar 11 kilometer selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 11 kilometer dengan magnitudo 3,4.

Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah II, Dr. Hartanto, menjelaskan bahwa berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah setempat.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif wilayah setempat," ujar Hartanto dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga: Jaenudin: Ribuan Desa Kelurahan di Jabar Bakal Dapat Program Perbaikan Jalan dari Pemprov

Menurut dia, laporan masyarakat menunjukkan getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah Kabupaten Cianjur, yakni Kecamatan Cianjur, Cibeber, Cilaku, Warungkondang, Cugenang, dan Campaka dengan skala intensitas II-III MMI.

"Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa seperti ada truk yang berlalu," katanya.

Selain itu, getaran juga dirasakan hingga wilayah Kota Sukabumi dengan skala intensitas II MMI. Pada tingkat ini, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.

Hartanto menegaskan, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban sebagai dampak gempa tersebut.

Ia juga menyampaikan bahwa hasil monitoring BMKG hingga pukul 20.30 WIB belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

"Hingga pukul 20.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan," ujarnya.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan akibat gempa serta mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan BMKG.

Berita Terkait
Berita Terkini