SUKABUMIUPDATE.com – Wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diguncang gempa bumi tektonik pada Senin malam (20/4/2026). Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa tersebut berkekuatan Magnitudo 3,4 dengan parameter update Magnitudo 3,3.
Gempa yang terjadi pada pukul 19:11:29 WIB ini memiliki pusat (episenter) yang terletak di laut pada koordinat 7.33 LS dan 106.35 BT. Titik tersebut berjarak sekitar 43 kilometer arah Barat Daya Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 31 kilometer.
Penyebab Gempa: Aktivitas Sesar Bawah Laut
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan, Hartanto, menjelaskan bahwa jika ditinjau dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan jenis gempabumi dangkal.
"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar bawah laut di wilayah tersebut," ujar Hartanto dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Perbaikan Jalur Amblas Tuntas, KA Siliwangi Relasi Cipatat–Sukabumi Kembali Beroperasi
Dampak Gempa: Dirasakan di Cidolog
Guncangan gempa dilaporkan sempat dirasakan oleh sejumlah warga di daratan. Berdasarkan laporan masyarakat, wilayah Kecamatan Cidolog merasakan getaran dengan skala intensitas II MMI.Pada skala ini, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung terlihat bergoyang.
Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat dampak guncangan tersebut.
Hingga pukul 19.44 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi seperti website, media sosial terverifikasi @infoBMKG, maupun aplikasi mobile InfoBMKG," tutup Hartanto.





