SUKABUMIUPDATE.com – Partisipasi AQUA dalam mendukung pelestarian seni dan budaya Sunda mendapat sambutan positif dari warga Desa Batusari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang. Dukungan tersebut terlihat dalam pagelaran seni dan budaya “Milangkala ke-61 Desa Batusari” yang digelar Seniman Sunda Bangkit (SSB).
Kegiatan yang berlangsung di lapangan sepak bola Desa Batusari itu dihadiri ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai dari orang tua, pemuda, hingga anak-anak. Acara berlangsung meriah dengan penampilan lawakan Kang Oni dan rekan-rekannya, serta hiburan musik dangdut dari penyanyi asal Subang, Novia Rozma.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Dawuan, Hasan Sahroni, mengapresiasi dukungan AQUA terhadap kegiatan masyarakat di Subang, khususnya dalam pelestarian seni budaya Sunda.
“Saya ucapkan terimakasih kepada pihak AQUA yang mendukung acara ini. Karena dengan adanya hiburan seperti ini, selain menghibur, masyarakat juga diedukasi untuk kembali lagi ke jati dirinya untuk mencintai seni dan budayanya,” ujarnya.
Baca Juga: Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Gelar Palsu
Kepala Desa Batusari, Upen Sopandi, juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan AQUA yang dinilai membuat acara semakin meriah dan memberi dampak positif bagi masyarakat.
“Dukungan AQUA telah membuat acara ini menjadi meriah. Masyarakat desa sangat gembira dengan adanya hiburan seperti ini. Apalagi acara ini untuk tetap mengingatkan pentingnya melestarikan budaya dan seni Sunda di kalangan warga desa,” ucapnya.
Selain hiburan, acara tersebut juga diisi lomba ngaliwet antar-RW yang melibatkan warga dari tujuh RW di Desa Batusari. Ketua RW 04 Desa Batusari, Suhirman, menilai kegiatan itu semakin mempererat kebersamaan masyarakat.
“Apalagi dengan diadakannya perlombaan Ngaliwet yang dimasak warga dari 7 RW yang ada di Desa Batusari. Ini kan menambah kekompakan dan kebersamaan bagi warga desa,” katanya.
Ia berharap kegiatan seni budaya seperti ini dapat membangkitkan minat generasi muda terhadap budaya Sunda.
“Mudah-mudahan acara ini bisa memberi semangat baru bagi warga terutama anak-anak muda untuk tetap mau belajar tentang budaya dan seni Sunda,” tukasnya.
Baca Juga: Wali Kota Sukabumi Dorong ASN Jadi Pelopor Kepatuhan Pajak
Perwakilan Karang Taruna Desa Batusari, Fajar Arif Sulistio, mengatakan antusiasme warga sangat tinggi selama acara berlangsung. Menurutnya, kegiatan semacam ini penting untuk terus digelar karena seni budaya Sunda mulai jarang dipertunjukkan.
“Jadi, pertunjukan seperti ini sangat perlu. Soalnya kan seni budaya Sunda juga sekarang sudah agak redup. Alhamdulillah, sekarang bangkit lagi untuk bisa dikenal di kalangan masyarakat, khususnya anak-anak dan pemuda,” tandasnya.
Ia juga menilai generasi muda saat ini mulai tergerus budaya modern dan teknologi sehingga perlu kembali dikenalkan pada budaya Sunda.
“Kalau untuk anak muda sekarang memang terpakunya ke teknologi, ke game. Jadi agak kurang mengenal lah seni budaya Sunda itu. Saya sendiri lebih senang lagu-lagu Pop. Tapi, alhamdulillah, di acara milangkala desa yang ke 61 ini, anak-anak muda di desa ini bisa diperkenalkan lagi seni dan budaya Sunda itu seperti apa,” katanya.
Warga lainnya, Adesi, mengaku senang dengan terselenggaranya acara tersebut karena mampu meningkatkan kekompakan dan gotong royong masyarakat.
Baca Juga: KDM Wacanakan Hapus Pajak Kendaraan di Jabar, Diganti Sistem Jalan Berbayar
“Ya kadernya, masyarakatnya, RT RW-nya, semua saling mendukung dan siap ikut mengerjakannya. Ini kan semakin meningkatkan kebersamaan dan kekompakan warga masyarakat jadinya dan menumbuhkan jiwa gotong royong,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Batusari, Nia Kusniati, berharap kegiatan seni budaya dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar lebih mencintai budaya leluhur Sunda.
“Selain merasa terhibur, kami para orangtua di sini juga berharap melalui acara seni budaya seperti ini bisa memberikan edukasi kepada generasi muda untuk semakin sadar akan pentingnya melestarikan budaya leluhur Sunda,” ujarnya.
Mewakili AQUA, Senior Public Affairs and Sustainability Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo, mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat dalam acara tersebut.
“Mewakili AQUA, kami merasa bangga, merasa terharu, dengan sambutan dari bapak ibu semua warga desa Batusari Kecamatan Dawuan. Kami sekali lagi merasa bangga berada di sini, bersama dengan bapak ibu semua,” katanya.(adv)




