Harga Kentang di Pasar Sukabumi Terpantau Naik

Rabu 10 Januari 2024, 14:33 WIB
Harga kentang di Pasar Kabupaten Sukabumi terpantau naik di minggu kedua bulan Januari 2024 | Foto : Pixabay

Harga kentang di Pasar Kabupaten Sukabumi terpantau naik di minggu kedua bulan Januari 2024 | Foto : Pixabay

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah harga bahan pokok dan bahan penting (Bapokting) di Kabupaten Sukabumi mengalami kenaikan. Salah satunya, komoditas pertanian jenis Kentang.

Dari data yang tercatat pada laporan minggu kedua Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Sukabumi, beberapa bahan pokok penting (Bapoktig) terlihat ada yang mengalami penurunan, ada juga yang mengalami kenaikan.

"Yang saat ini mengalami peningkatan harga diantaranya, Kentang naik sebesar 10,22 persen dari harga minggu pertama tahun 2024," ujar Plt Kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi Dani Tarsoni dalam keterangan tertulisnya kepada sukabumiupdate.com, Rabu (10/1/2024).

Baca Juga: Anggota DPRD Anang Janur Peringati HUT PDIP ke-51 di Jampang Kulon Sukabumi

Adapun jenis Bapokting yang mengalami penurunan adalah cabai rawit merah. "Turun sekitar 9,92 persen dari harga sebelumnya di minggu pertama januari 2024," jelasnya.

Dari pantauan sukabumiupdate.com, harga Kentang tertinggi berada di Pasar Cicurug, yaitu sebesar Rp 24.000 per kilogram, naik harga sebelumnya sekitar Rp 16.000 per kilogram.

Sedangkan harga Kentang terendah berada di Pasar Cisaat, yaitu sebesar Rp 16.000 per kilogram, tidak mengalami kenaikan harga.

Harga cabai rawit merah paling berada di Pasar Pelabuhan Ratu dan Pasar Surade, yakni sebesar Rp.80.000 per kilogram. Dan harga cabai rawit merah terendah berada di Pasar Parungkuda dan Pasar Cicurug, yaitu sebesar Rp 55.000 hingga Rp 60.000 per kilogram.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi25 Juli 2024, 23:36 WIB

Jembatan 'Viral' di Sukabumi Ditutup, Pemdes Segera Bangun Jembatan Sementara

Jembatan viral di perbatasan Lengkong dan Jampangtengah Sukabumi ditutup, akan dibangun jembatan sementara.
Pemkab Sukabumi tutup jembatan viral yang menghubungkan dua desa di Lengkong dan Jampangtengah. (Sumber : SU/Ragil)
Nasional25 Juli 2024, 22:42 WIB

Kejagung Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Terdakwa Pembunuhan Wanita Sukabumi

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar mengatakan, pengajuan kasasi ini dilakukan karena putusan PN Surabaya dinilai tidak tepat.
Gregorius Ronald Tannur saat mengikuti sidang di PN Surabaya pada Selasa 2 April 2024. (Sumber : SuaraJatim/Yuliharto Simon)
Nasional25 Juli 2024, 22:23 WIB

3 Media Lokal Gresik Sabet Media Innovation Awards 2024

Penghargaan untuk tiga media lokal Gresik Jawa Timur ini diberikan dalam acara Jatim Media Summit 2024.
Tiga media lokal Gresik Jawa Timur menyabet penghargaan Media Innovation Awards 2024. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi25 Juli 2024, 21:52 WIB

Bupati Sukabumi Buka Suara Terkait Tuduhan Penyalahgunaan APBD 2023

Bupati Sukabumi Marwan Hamami buka suara terkait tuduhan penyalahgunaan anggaran Rp33 Miliar di APBD 2023.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami. (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi25 Juli 2024, 21:24 WIB

LPI Desak Inspektorat Sukabumi Proses Hukum Oknum Terlibat Penyalahgunaan Bankum Desa

Puluhan massa yang tergabung dalam Laskar Pasundan Indonesia (LPI) melakukan aksi demonstrasi untuk mendesak agar kasus penyaLaporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Inspektorat Kabupaten Sukabumi
Aksi unjuk rasa Laskar Pasundan Indonesia di inspektorat Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Jawa Barat25 Juli 2024, 21:22 WIB

Data Sementara BPBD: Gempa M 4,1 di Kuningan Rusak 3 Rumah dan 1 Masjid

BPBD Kabupaten Kuningan mencatat terdapat sejumlah bangunan rusak terdampak gempa darat M4,1 Kamis (25/7/2024)
Sejumlah rumah dan satu unit masjid alami kerusakan akibat gempa darat M4,1 di Kuningan. (Sumber Foto: BPBD Kuningan)
Life25 Juli 2024, 21:00 WIB

Tes Ilusi Optik: Kamu Harus Temukan Kacang Tertawa di Gambar Ini Dalam Waktu 7 Detik!

Permainan ilusi optik adalah sebuah permainan yang memanfaatkan manipulasi visual untuk menciptakan efek penipuan atau persepsi yang salah pada mata dan otak kita.
Permainan ilusi optik adalah sebuah permainan yang memanfaatkan manipulasi visual untuk menciptakan efek penipuan atau persepsi yang salah pada mata dan otak kita. (Sumber : Playbuzz/Jagran Josh).
Sukabumi25 Juli 2024, 20:26 WIB

Jika Anggaran Makan Gratis Rp7.500, Pemilik Warteg Sukabumi: Cuma Nasi, Tempe Orek atau Kentang

Tanggapi isu anggaran makan bergizi gratis dipangkas, Pemilik warteg di Sukabumi bingung tawarkan menu Rp 7.500 saat harga bahan pangan naik.
Dengan uang Rp 7.500 hanya dapat nasi dan satu lauk di warteg Sukabumi. (Sumber : SU/Ibnu)
Sehat25 Juli 2024, 20:00 WIB

Mengenal 4 Manfaat Kesehatan Pisang Merah yang Jarang Sekali Diketahui

Pisang merah dapat dikonsumsi langsung, diolah menjadi jus, smoothie, atau dijadikan bahan kue dan roti.
Ilustrasi - Pisang merah memiliki rasa yang lebih manis dan sedikit asam dibandingkan pisang kuning biasa. (Sumber : unsplash.com/@Ovidiu Creanga).
Science25 Juli 2024, 19:54 WIB

BMKG: Gempa Darat Guncang Kuningan dan Sekitarnya Akibat Sesar Ciremai

Gempa darat berkekuatan M4,1 di Kuningan ini menurut hasil analisa BMKG akibat aktivitas sesar Ciremai.
BMKG sebut gempa darat yang mengguncang Kuningan dan sekitarnya akibat sesar Ciremai. (Sumber : Istimewa)