bankbjb

23 Ribu Ternak Terjangkit, DKPP Jabar: Kota Sukabumi dan Pangandaran Bebas PMK

Fitriansyah
Penulis
Jumat 24 Jun 2022, 13:59 WIB
23 Ribu Ternak Terjangkit, DKPP Jabar: Kota Sukabumi dan Pangandaran Bebas PMK

SUKABUMIUPDATE.com - DKPP atau Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jabar menyebut saat ini sebaran PMK atau Penyakit Mulut dan Kuku berada di 25 kota dan kabupaten. Pemerintah daerah di Kota Sukabumi dan Kabupaten Pangandaran diminta menjaga ternak-ternaknya karena saat ini masih berstatus bebas PMK.

Untuk melindungi ternak, kerbau, sapi, domba dan kambing dari serangan PMK, Provinsi Jawa Barat mendapat tambahan dosis vaksin PMK dari Kementerian Pertanian. "Kita dapat tambahan sekitar 119.000 dosis," jelas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jabar M Arifin Soedjayana dikutip dari Humas Jabar, Jumat 24 Juni 2022.

Menurut Arifin, sebelumnya Jabar mendapatkan 1.600 dosis vaksin dan sudah didistribusikan ke kabupaten/kota, termasuk ke Tanjungsari, Kabupaten Sumedang ketika Gubernur Jabar turut menyuntikkan vaksin pada sapi di sana. 

"Kemudian hari ini sudah di perjalanan malah mungkin sudah datang 119.000 dosis vaksin. Jadi bakal ada 120.000 dosis vaksin PMK di Jabar. Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan kabupaten/kota, kemudian akan didistribusikan mulai besok agar mereka langsung melakukan vaksinasi," ujar Arifin usai melepas Tim Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (23/6/2022). 

Menurut Arifin, dengan keterbatasan jumlah vaksin yang didapat, pihaknya akan memprioritaskan distribusi vaksin ke sentra-sentra sapi perah di Jabar. Itu karena PMK sangat mempengaruhi produktivitas sapi perah.

Adapun sentra-sentra sapi perah di Jabar, di antaranya Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Garut, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Bogor.

"Nah itu yang sentra-sentra sapi perah di Jabar yang tergabung kepada Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI). Kita juga menggandeng mereka untuk pelaksanaan vaksinnya karena harus langsung di-upload ke sistem informasi kesehatan hewan nasional (iSIKHNAS)," ucap Arifin. 

Dalam iSIKHNAS, kata Arifin, data sapi yang telah divaksin akan terlihat di dashboard berdasarkan nomor induk kependudukan pemilik sapi tersebut.

photoHewan ternak di salah satu peternakan di Jalan Kabandungan, Kota Sukabumi. Pemprov Jabar akan menyuntikkan 70 ribu vaksin PMK. Vaksin akan disuntikkan ke hewan ternak berkuku belah dengan kondisi sehat pada pekan ini. - (CRP/Gianni Fathin Rabbani)</span

Di sisi lain, Arifin mengakui jumlah vaksin yang diberikan saat ini memang belum ideal. Pihaknya menargetkan 600.000 ekor hewan ternak seperti sapi, kerbau, domba dan kambing mendapatkan vaksin PMK. 


Fitriansyah
Editor
Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini