Besok Batal Kiamat, Profesor MIT: Masih 83 Tahun Lagi

[object Object]
Jumat 22 Sep 2017, 13:14 WIB
Besok Batal Kiamat, Profesor MIT: Masih 83 Tahun Lagi

SUKABUMIUPDATE.com - David Meade, seorang peramal, pernah mengatakan 23 September 2017 sebagai hari kiamat dunia. Namun kabar terakhir mengatakan kiamat tidak jadi datang pada Sabtu besok, melainkan pada tanggal yang sama namun 83 tahun lagi.

Seorang Profesor Geofisika, Daniel Rothman, dari Massachusetts Institute of Technology Department of Earth, Atmospheric and Planetary Sciences, menerangkan secara rinci dan menyebut tahun 2100 sebagai musim berkurangnya umat manusia. Dan, menurut dia, itu terjadi karena kesalahan kita semua. Ini dijelaskan pada link laman berita MIT: http://news.mit.edu/2017/mathematics-predicts-sixth-mass-extinction-0920

Menurut Daniel, sebagaimana dipahami secara ilmiah, bencana akan datang saat laut mengandung terlalu banyak karbon. Dan pada saat masa itu tiba, kepunahan manusia tidak dapat dielakkan.

Menurut perhitungannya, ambang batas kadar karbon di lautan adalah sekitar 310 gigaton. Dengan keadaan saat ini, diakhir abad jumlah karbon di lautan akan melebihi batas itu.

“Dapat dikatakan – jika umat manusia tidak melakukan upaya pencegahan – siklus karbon akan berpindah ke dunia yang berarti tidak ada lagi keseimbangan dan akan semakin sulit diprediks,” Ucap Prof. Rothman. “Di masa lalu, keadaan semacam ini disebut juga dengan kepunahan massal.”

Jadi untuk saat ini tidak ada alasan bagi kita untuk bersembunyi dari hari kiamat karena ternyata hari kiamat mungkin saja masih 10.000 tahun mendatang.

Sumber: Tempo

Berita Terkini