THAAD Tiba di Seoul, Presiden Trump Minta Bayaran Rp 13 Triliun

[object Object]
Jumat 28 Apr 2017, 03:54 WIB
THAAD Tiba di Seoul, Presiden Trump Minta Bayaran Rp 13 Triliun

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Korea Selatan harus membayar sebesar US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 13,13 triliun atas penempatan sistem pertahanan rudal tercanggih milik Amerika atau THAAD di negara itu. 

"Saya informasikan ke Korea Selatan untuk sepantasnya mereka membayar. Ini sistem seharga satu miliar dolar. Ini luar biasa, menembak rudal di

Menurut Presiden Trump, THAAD yang diproduksi oleh Lockheed Martin ditempatkan di Korea Selatan untuk melindungi sekutunya dari kemungkinan diserang rudal milik Korea Utara.  

Apakah uang sebesar itu berarti Korea Utara membeli THAAD? Presiden Trump tidak menjelaskan dengan jernih. Namun, seorang mantan pejabat di Kementerian Luar Negeri Amerika mengatakan Amerika tidak akan menjual THAAD kepada Korea Selatan yang harganya berkisar US$1,2 miliar atau setara dengan Rp 15,9 triliun.  

"Kami ingin mempertahankan THAAD sebagai senjata kami, sama seperti semua sistem persenjataan Amerika yang ditempatkan di Semenanjung Korea. Kami pemiliknya. Kami mempertahankannya. Kami berhak untuk memindahkannya," ujar pejabat itu. 

Penasehat urusan luar negeri untuk pelaksana tugas presiden Korea Selatan, Moon Jae menganggap keharusan membayar untuk THAAD sebagai opsi tak masuk akal. 

"Bahkan jika kami membeli THAAD, pengoperasiannya ada di tangan Amerika Serikat. Jadi, pembelian itu opsi yang tak mungkin. Itu topik kami saat mempertimbangkan opsi itu," kata Moon seperti dikutip dari Reuters.

 

Sumber: Tempo

Berita Terkini