Ratusan Pelaku Usaha Terancam Menyusul Larangan Aktivitas Bisnis di Sekitar Taj Mahal

Jumat 30 September 2022, 20:45 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Ratusan pelaku usaha terancam setelah Mahkamah Agung India mengeluarkan perintah yang melarang semua kegiatan komersial dalam jarak 500 meter dari Taj Mahal di Agra.

Mengutip dari Tempo.co, perintah tersebut pun memicu kontroversi karena ketidakpastian membayangi ratusan gerai komersial yang beroperasi di sekitar arsitektur ikonik itu.

Tak heran, sebab banyak toko, emporium, hotel dan restoran di sekitar situs warisan dunia yang selalu menarik wisatawan itu. Perintah itu disahkan Senin, 26 September 2022 di mana Mahkamah Agung telah meminta Otoritas Pengembangan Agra (ADA) untuk segera mengambil tindakan dan menghentikan semua kegiatan komersial.

Baca Juga :

Perintah itu muncul setelah sekelompok pemilik toko mengajukan petisi karena mereka dipindahkan dari lokasi semula ke tempat baru. Kelompok tersebut mengeluh bahwa mereka diminta untuk pindah, sementara beberapa kegiatan komersial masih berlangsung di daerah tersebut.

photoTaj Mahal, Agra Uttar Pradesh , India (19/3). - (TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo)</span

Perintah Mahkamah Agung akan mempengaruhi setidaknya 500 gerai komersial di wilayah Taj Ganj. Sesuai perkiraan kasar, sekitar 50.000 orang bisa menganggur dengan tindakan ini.

Orang-orang sekarang berpikir untuk memindahkan petisi peninjauan di pengadilan puncak. Di sisi lain, ADA telah memulai survei dan pencatatan semua perusahaan komersial.

Rupanya, wilayah dalam jarak 500 meter dari Taj Mahal India juga merupakan zona larangan konstruksi dan tidak ada kendaraan yang diizinkan di area tersebut.

Baca Juga :

SUMBER: TEMPO.CO (TIMES OF INDIA)

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkini
Sukabumi18 Juli 2024, 23:57 WIB

Tangis Histeris Pedagang Tahu di Sukabumi Diduga Jadi Korban Hipnotis, Uang Rp3 Juta Raib

Seorang pria paruh baya pedagang tahu keliling menangis histeris usai diduga jadi korban hipnotis di Nagrak Sukabumi.
Engkos menangis histeris karena uang hasil jualannya raib dibawa pelaku. Dugaan penipuan modus hipnotis ini terjadi di Nagrak Sukabumi. (Sumber Foto: Tangkapan layar video/Istimewa)
Sukabumi18 Juli 2024, 22:25 WIB

Pemkot Sukabumi Terbitkan Buku Data Statistik Sektoral Daerah, Cek Akses Bacanya di Sini

Berikut link buku Data Statistik Sektoral Daerah tahun 2024 yang diterbitkan Diskominfo Kota Sukabumi.
Kepala Diskominfo Kota Sukabumi Rahmat Sukandar saat menyerahkan buku Data Statistik Sektoral Daerah tahun 2024 kepada Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji. (Sumber : @diskominfo_sukabumikota)
Sukabumi18 Juli 2024, 20:59 WIB

Pengacara Terlapor Hargai Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual Putri Nelayan Palabuhanratu

Kuasa Hukum SRP buka suara terkait kasus pelecehan seksual finalis putri Nelayan Palabuhanratu Sukabumi yang kini naik ke tahap penyidikan.
Gedung Satreskrim Polres Sukabumi. (Sumber : SU/Ilyas)
Bola18 Juli 2024, 20:20 WIB

Adam Alis Resmi Jadi Pemain Baru Persib Bandung

Adam Alis didatangkan Persib Bandung dari Borneo FC dengan status pinjaman dengan opsi kontrak permanen.
Persib Bandung umumkan Adam Alis sebagai pemain baru. (Sumber : Medsos Persib)
Jawa Barat18 Juli 2024, 20:20 WIB

Kecam Pelecehan Seksual Putri Nelayan Palabuhanratu, Kohati Badko Jabar Minta Pelaku Dihukum Berat

Korps HMI Wati Badan Koordinasi (Kohati Badko) Jawa Barat memberikan perhatian serius terhadap kasus pelecehan seksual yang diduga melibatkan Ketua Panitia Hari Nelayan Palabuhanratu 2024.
(Foto Ilustrasi) Unit PPA Polres Sukabumi menangani kasus dugaan pemerkosaan salah satu finalis Putri Nelayan Palabuhanratu. | Foto: SU/Ilyas Supendi
Sukabumi18 Juli 2024, 20:01 WIB

Target Rampung 75 Hari, Dinas PU Perbaiki Jalan Caringin-Cidahu Sukabumi

Proyek ini merupakan bagian dari upaya Dinas PU Kabupaten Sukabumi untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di Cidahu.
Dinas PU Kabupaten Sukabumi mulai perbaiki ruas jalan Caringin-Cidahu di Desa Pondokkaso Tengah. (Sumber : Istimewa)
Sehat18 Juli 2024, 20:00 WIB

5 Cara Membantu Mengelola Strategi Perilaku ADHD Pada Anak Anda

Ada Beberapa Strategi Terbaik untuk Mengelola Perilaku ADHD Pada Anak yang Perlu Diperhatikan Orang Tua.
Ilustrasi - Ada Beberapa Strategi Terbaik untuk Mengelola Perilaku ADHD Pada Anak yang Perlu Diperhatikan Orang Tua. (Sumber : Pixabay.com/@SarahRichterArt)
Sukabumi18 Juli 2024, 19:29 WIB

Bocah 10 Tahun di Cidadap Sukabumi Lumpuh Sejak Balita, Butuh Biaya Pengobatan

Ali yang berusia 10 tahun tidak bisa berinteraksi atau bermain dengan anak-anak seusianya. Berat badannya hanya berkisar antara 8 hingga 9 kilogram, setara dengan berat badan anak usia lima tahun.
Muhamad Ali Mursali (10 tahun) dan sang ibu, Solihat, warga di Cidadap Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Arena18 Juli 2024, 19:13 WIB

Peslalom Asal Sukabumi Naik Podium di Autokhana Championship Kejurnas 2024

Bikin bangga, pembalap asal Sukabumi raih juara 2 di event Autokhana Championship Kejurnas 2024.
Bikin bangga, pembalap asal Sukabumi raih juara 2 di event Autokhana Championship Kejurnas 2024. (Sumber : Istimewa).
Sehat18 Juli 2024, 19:00 WIB

3 Gejala ADHD Pada Anak yang Umum Terjadi, Orang Tua Perlu Mengetahuinya

Ada Beberapa Ciri Perilaku ADHD Pada Anak yang Perlu Diperhatikan Orang Tua.
Ilustrasi -  Ada Beberapa Ciri Perilaku ADHD Pada Anak yang Perlu Diperhatikan Orang Tua. (Sumber : pexels.com/@Ketut Subiyanto).