Kick Off UMKM Naik Kelas dan Motekar 2026, Bupati Sukabumi: "UMKM dan Ekonomi Bertumbuh"

Sukabumiupdate.com
Kamis 11 Jun 2026, 14:47 WIB
Kick Off UMKM Naik Kelas dan Motekar 2026, Bupati Sukabumi: "UMKM dan Ekonomi Bertumbuh"

Bupati memulai kegiatan Kick Off Program UMKM Naik Kelas dan Motekar 2026 yang digelar di Aula PKK pada Kamis (11/6/2026). (Sumber : Dokpim).

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi resmi memulai Program UMKM Naik Kelas dan Motekar 2026 melalui kegiatan Kick Off yang digelar di Aula PKK pada Kamis (11/6/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sukabumi, Asep Japar.

Program UMKM Naik Kelas dan Motekar menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mendorong pertumbuhan dan pengembangan pelaku usaha di daerah. Program ini melibatkan puluhan pelaku UMKM yang akan mendapatkan pendampingan, pelatihan, hingga akses pengembangan usaha agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 90 pelaku UMKM terpilih mengikuti Program UMKM Naik Kelas yang merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Para peserta akan mendapatkan pembinaan intensif selama empat bulan guna meningkatkan kapasitas dan daya saing usahanya.

Baca Juga: Pedagang Ikan Keliling di Sukabumi Ditangkap, Kasus Dugaan Pencabulan Anak Dibawah Umur

Sementara itu, Program Motekar diikuti oleh 30 pelaku UMKM yang merupakan lulusan Program UMKM Naik Kelas Tahun 2025. Motekar, yang merupakan akronim dari Mandiri dengan Optimalisasi Teknologi Secara Terarah, menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang berfokus pada pemanfaatan teknologi, digitalisasi usaha, serta fasilitasi pengembangan bisnis.

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi Asep Japar mengatakan bahwa program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong UMKM agar terus tumbuh dan berkembang. Menurutnya, kemajuan UMKM akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

"Dengan pelatihan ini, kami punya goal agar pelaku usaha mikro bertumbuh menjadi usaha kecil, usaha kecil menjadi usaha menengah. Kami inginkan pengusaha di Sukabumi terus bertumbuh," ujarnya.

Baca Juga: PT KAI Jelaskan Kejadian 2 Perempuan Pengendara RX King Tertemper KA Pangrango di Benteng Sukabumi

Karena itu, program ini dirancang untuk mempercepat akselerasi pelaku UMKM dalam memperluas usahanya melalui berbagai akses dan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah.

"Kita terus dorong UMKM sebagai kekuatan perekonomian nasional," ucapnya.

Selain memberikan pendampingan dan pelatihan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga telah menyiapkan akses permodalan bagi pelaku UMKM melalui BPR Sukabumi dengan skema kredit tanpa bunga.

Baca Juga: 5 Jenis Makanan Instan yang Sebaiknya Tidak Jadi Menu Harian

"Kami telah menyiapkan kredit tanpa bunga bagi pelaku UMKM melalui BPR Sukabumi," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, menjelaskan bahwa 90 peserta Program UMKM Naik Kelas merupakan hasil seleksi yang akan mendapatkan pembinaan selama empat bulan.

"Setiap tiga pelaku UMKM akan didampingi oleh satu pendamping. Mereka akan mengikuti program ini dari Mei hingga Agustus. Hal yang sama juga berlaku untuk Program UMKM Motekar. Sebanyak 30 pelaku usaha tersebut akan dibina selama empat bulan," pungkasnya. (adv)

 

Berita Terkait
Berita Terkini