UMKM Naik Kelas 2026 dan Motekar, DKUKM Perkuat Usaha Mikro di Sukabumi
program ini dirancang untuk mempercepat akselerasi pelaku UMKM dalam memperluas usahanya melalui berbagai akses dan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah.
program ini dirancang untuk mempercepat akselerasi pelaku UMKM dalam memperluas usahanya melalui berbagai akses dan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah.
Bupati Sukabumi buka kegiatan Program UMKM Naik Kelas dan Motekar 2026, di Aula PKK, Kamis (11/06/2026).
Virly Virliana, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro, DKUKM Kabupaten Sukabumi, menjelaskan proses kurasi pemilihan peserta berdasarkan indikator yang ditetapkan oleh pemerintah provinsi Jawa Barat.
Pendaftaran dimulai 13 Mei hingga 20 Mei 2025, proses seleksi wawancara akan dilakukan pada 22 dan 23 Mei 2026. Untuk tahap ini, kuota yang disediakan bagi 75 pelaku UMKM di Kabupaten Sukabumi.
DKUKM Kabupaten Sukabumi menggelar pelatihan manajemen keuangan digital bagi UMKM di Gegerbitung untuk meningkatkan profesionalisme dan mempermudah akses pembiayaan.
“Produk berbasis kearifan lokal memiliki kekuatan tersendiri. Ini bukan hanya soal desain, tapi juga tentang cerita dan budaya yang melekat,” ujar Virli dari rilis resmi DKUKM 4 November 2025.
Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) di Sukabumi didukung DKUKM untuk memperkuat UMKM agar naik kelas dan menjadi pilar ekonomi daerah.
Langkah ini menjadi kunci pembuka bagi pelaku usaha dalam mengakses berbagai layanan.
Simbolis penyerahan klaim manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan diberikan kepada empat peserta.
Pemkab Sukabumi memberikan apresiasi kepada para sponsor dan mitra strategis, termasuk Universitas Nusa Putra, atas kontribusi besar mereka dalam mendukung pertumbuhan UMKM.
Program UMKM Naik Kelas 2024 ini diikuti 100 pelaku UMKM se-Kabupaten Sukabumi yang terdiri dari bidang kuliner, kerajinan, sampai fashion.
langkah strategis untuk mengakses perizinan dan kebutuhan pengembangan usaha lainnya yang dibutuhkan UMKM.