SUKABUMIUPDATE.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Lina Ruslinawati, menegaskan komitmennya untuk terus menyerap aspirasi masyarakat, khususnya dari kalangan generasi muda, melalui dialog bersama mahasiswa yang digelar di Kota Sukabumi. Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung bersinergi dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukabumi sebagai wadah bertukar gagasan demi mendorong pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Dalam suasana diskusi yang berlangsung hangat dan produktif, berbagai isu strategis yang menjadi perhatian masyarakat dibahas secara terbuka. Lina menilai keterlibatan mahasiswa sangat penting sebagai mitra kritis dalam mengawal kebijakan pemerintah agar tetap berpihak kepada kepentingan rakyat.
"Generasi muda memiliki peran besar dalam memberikan masukan dan gagasan untuk pembangunan daerah. Aspirasi yang disampaikan menjadi bahan penting bagi kami di DPRD Provinsi Jawa Barat dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan," ujarnya.
Baca Juga: Lina Ruslinawati Serap Aspirasi Warga Ciambar, Jalan Rusak hingga Alsintan Jadi Sorotan
Sejumlah isu yang mengemuka dalam dialog tersebut di antaranya penguatan sektor usaha kecil dan menengah (UKM), evaluasi alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), hingga pengembangan potensi pariwisata di Sukabumi.
Pada sektor ekonomi, peserta dialog mendorong adanya strategi yang lebih konkret agar pelaku UKM lokal mampu naik kelas, memiliki daya saing, serta mendapatkan dukungan akses permodalan, pelatihan, dan pemasaran yang lebih luas.
Selain itu, pembahasan juga menyoroti pentingnya evaluasi terhadap alokasi pendanaan daerah. Menurut Lina, anggaran pembangunan harus benar-benar tepat sasaran sehingga mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan di Kota Sukabumi.
Potensi pariwisata Sukabumi turut menjadi perhatian dalam diskusi tersebut. Berbagai destinasi wisata dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai penggerak ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila didukung oleh infrastruktur, promosi, dan kolaborasi lintas sektor.
Lina berharap forum dialog seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai ruang komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, sehingga setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar lahir dari kebutuhan di lapangan.
"Sinergi antara legislator dan elemen mahasiswa merupakan kunci untuk mengawal kebijakan yang pro-rakyat. Terima kasih kepada HMI Cabang Sukabumi atas ide, gagasan, serta kawalan kritis yang terus diberikan demi kemajuan Sukabumi dan Jawa Barat," pungkasnya. (adv)















