TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Dispar Provinsi Jabar Penasaran dengan Liwet Hanjeli Desa Waluran Mandiri Sukabumi

Andri Somantri
Penulis
Sabtu 13 Apr 2019, 03:11 WIB
Dispar Provinsi Jabar Penasaran dengan Liwet Hanjeli Desa Waluran Mandiri Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat mendatangi Desa Wisata Hanjeli, di Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Jumat (12/4/2019). Dispar Provinsi Jabar juga mengajak serta para utusan geopark yang ada di Jawa Barat. 

Kepala Desa Waluran Mandiri, Heli Sugriwa, mengungkapkan, kedatangan dinas dari Provinsi Jawa Barat ini untuk berbagi informasi dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan geopark. Pasalnya, Desa Waluran merupakan kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu (GNCP).

BACA JUGA: Bubur Hanjeli, Sajian Nikmat dari Desa Wisata Waluran Mandiri Sukabumi

"Ada beberapa potensi wisata alam berupa curug yang memerlukan proses untuk bisa berkembang baik dalam penataan infrastruktur dan sumber daya manusia juga ada destinasi wisata seperti Situ Endah Cekdam dan produk pangan unggulan hanjeli yang merupakan icon desa kami yang akan menjadi prioritas pengembangan," ujar Heli.

Sementara itu, pendiri Desa Wisata Hanjeli Asep Hidayat menjelaskan, hadir pada kegiatan tersebut hadir utusan Unesco Global Geopark (UGG) Ciletuh Palabuhanratu. Kemudian dari Geopark Pongkor (Bogor), Geopark Pangandaran, Geopark Rajamandala Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Geopark Galunggung 10.000 Bukit. 

BACA JUGA: Tanam Hanjeli, Desa Wisata Waluran Mandiri Sukabumi Genjot Produk Pangan Lokal

Asep Hidayat, yang akrab disapa Abah Asep mengungkapkan, rasa bangganya atas kehadiran  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat beserta sejumlah utusan dari penggiat Geopark ke Desa Wisata Hanjeli Waluran Mandiri. Dia berharap dari kunjungan tersebut semua pihak mendapatkan pengalaman dan ilmu.

"Pada intinya kami berbagi pengalaman dan ilmu. Kami pun perkenalkan tari liliuran, olahan dari hanjeli serta liwet hanjeli dan produk-produk dari Pajampangan, peserta hampir 100 orang," pungkasnya.


Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini