Wisata Sejarah ke Bumi Ageung Cikidang, Melihat Rumah Tua Bupati Cianjur

Sukabumiupdate.com
Sabtu 19 Sep 2026, 17:30 WIB
Wisata Sejarah ke Bumi Ageung Cikidang, Melihat Rumah Tua Bupati Cianjur

Bumi Ageung Cikidang, salah satu tempat bersejarah di Cianjur yang bisa dijadikan tujuan menghabiskan waktu libur akhir pekan. (Sumber : Gmaps/Raynardthan Pontoh)

SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Cianjur tak hanya memiliki wisata alam, tetapi juga menyimpan bangunan bersejarah yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya Bumi Ageung Cikidang yang berada di Jalan Moch. Ali, Kelurahan Solokpandan, Kecamatan Cianjur.

Rumah bersejarah yang dibangun pada 1886 ini merupakan bekas kediaman Raden Adipati Aria Prawiradiredja II, Bupati Cianjur ke-10, dan kini menjadi rumah museum yang menyimpan berbagai benda serta dokumentasi masa lalu.

Berada di tengah kawasan perkotaan, Bumi Ageung Cikidang menawarkan suasana berbeda dengan pepohonan rindang, arsitektur rumah tempo dulu, serta koleksi bersejarah yang membawa pengunjung mengenal kembali perjalanan Cianjur pada masa lampau.

Baca Juga: Tersembunyi di Arjasari, Curug Ekong Jadi Pesona Wisata Alam Kabupaten Bandung

Bumi Ageung Cikidang menyimpan berbagai peninggalan keluarga, furnitur, dokumentasi foto, dan benda-benda bersejarah.

Mengutip dari Hayuka Cianjur menyebut rumah tersebut dibangun pada 1886 dan kini diwariskan kepada generasi kelima keluarga Prawiradiredja II.

Bangunannya juga memiliki status penting sebagai cagar budaya. Bumi Ageung ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya melalui Permenbudpar Nomor PM.58/PW.007/MKP/2010.

Lokasi Bumi Ageung Cikidang

Rumah bersejarah ini berada di Jl. Moch. Ali No. 64, Kelurahan Solokpandan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Lokasinya berada di kawasan pusat kota Cianjur.

Baca Juga: Arti Paribasa “Ulah Unggut Kalinduan, Ulah Gedag Kaanginan” yang Jadi Tuntunan Hidup Orang Sunda

Suasana Bumi Ageung Cikidang

Rumah ini memiliki suasana yang tenang meski berada di tengah perkotaan. Bagian depan bangunan memiliki pepohonan rindang, sedangkan pintu dan jendelanya masih memperlihatkan arsitektur Cianjur kuno.

Mengutip dari berbagai sumber, begitu masuk, keberadaan foto-foto hitam putih dan benda-benda antik memberikan kesan membawa pengunjung ke suasana Cianjur pada masa lampau.

Material kayu Rasamala digunakan antara lain pada dinding luar, kusen pintu dan jendela, tiang utama, serta balok struktur.

Di dalamnya terdapat berbagai foto lama, furnitur, benda keluarga, serta koleksi yang berkaitan dengan sejarah keluarga Prawiradiredja dan Cianjur. Sebuah tulisan pengalaman berkunjung bahkan menggambarkan penataan koleksinya sebagai rapi dan terawat.

Itulah sedikit ulasan mengenai Bumi Ageung Cikidang, salah satu tempat bersejarah di Cianjur yang bisa dijadikan tujuan menghabiskan waktu libur akhir pekan.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini