SUKABUMIUPDATE.com - Film horor Indonesia kembali menghadirkan cerita tentang rumah impian yang berubah menjadi sumber ketakutan. Kali ini, Perumahan Laddaland membawa kisah sebuah keluarga yang awalnya berharap menemukan kehidupan lebih nyaman setelah memiliki rumah sendiri, tetapi justru harus menghadapi teror supranatural yang mengancam keselamatan mereka.
Film yang disutradarai Awi Suryadi ini merupakan adaptasi dari film horor Thailand Laddaland yang dirilis pada 2011. Versi Indonesia menghadirkan penyesuaian cerita dan karakter agar lebih dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Perumahan Laddaland mulai tayang di bioskop Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Baca Juga: Sinopsis Ketok Mejik, Film Horor Komedi tentang Perjuangan Menyelamatkan Bengkel Warisan
Sinopsis Perumahan Laddaland
Cerita berpusat pada Tomy, seorang kepala keluarga yang ingin memberikan kehidupan yang lebih layak bagi istri dan anak-anaknya. Demi mewujudkan impian tersebut, Tomy mengambil KPR untuk membeli sebuah rumah di kawasan perumahan yang terlihat nyaman dan menjanjikan.
Tomy berharap rumah baru itu menjadi tempat bagi keluarganya untuk memulai kehidupan yang lebih baik. Namun, kebahagiaan tersebut ternyata tidak berlangsung lama.
Setelah menempati rumah baru, berbagai kejadian aneh mulai muncul. Keluarga Tomy perlahan diganggu oleh kejadian-kejadian yang sulit dijelaskan secara logis. Bisikan misterius, penampakan mengerikan, hingga berbagai gangguan supranatural mulai mengubah suasana rumah yang sebelumnya terasa nyaman menjadi semakin mencekam.
Teror tersebut bukan hanya terjadi di dalam rumah. Lingkungan perumahan Laddaland ternyata menyimpan sesuatu yang jauh lebih kelam. Perlahan, Tomy dan keluarganya mulai berhadapan dengan rahasia yang tersembunyi di balik kawasan tersebut.
Dalam situasi yang semakin berbahaya, Tomy harus berusaha melindungi istri dan anak-anaknya. Rumah yang awalnya dibeli dengan harapan memberikan kehidupan lebih baik justru berubah menjadi tempat yang mengancam keselamatan keluarganya.
Salah satu daya tarik Perumahan Laddaland bukan hanya teror supranatural, tetapi juga konflik keluarga yang menjadi bagian penting dalam cerita.
Film ini menggunakan konsep horor psikologis dengan tekanan yang tidak hanya datang dari sosok menyeramkan atau penampakan. Hubungan antara karakter dan tekanan kehidupan keluarga turut membangun suasana mencekam. Titi Kamal sebelumnya menyebut pendekatan film ini berbeda dari versi Thailand karena lebih menekankan aspek psychological horror.
Perumahan Laddaland diadaptasi dari film Thailand Laddaland yang dirilis pada 2011. Film aslinya dikenal sebagai salah satu film horor keluarga Thailand yang populer.
Dalam versi Indonesia, sutradara Awi Suryadi bersama penulis skenario Lele Laila melakukan sejumlah penyesuaian. Cerita dibuat lebih dekat dengan konteks kehidupan masyarakat Indonesia, termasuk persoalan keluarga dan kehidupan modern.
Pendekatan tersebut membuat film tidak hanya mengandalkan jumpscare, tetapi juga membangun ketegangan melalui suasana, konflik keluarga, dan tekanan psikologis.
Baca Juga: Sinopsis Film The End of Oak Street, Kisah Keluarga yang Terjebak di Tempat Misterius
Daftar Pemain Perumahan Laddaland
Film ini menghadirkan sejumlah aktor dan aktris Indonesia. Berikut beberapa pemeran yang terlibat:
- Andri Mashadi sebagai Tomy
- Titi Kamal sebagai Melisa
- Anantya Kirana sebagai Tania
- Shakeel Fauzi Aisy sebagai Elfyn
- Aufa Assagaf
- Laras Sardi
- Raffan Al Aryan
- Delia Husein
- Adjis Doa Ibu
- Arief Didu
- Sriyatun
- Sarah Tumiwa
- Zidni Hakim
- Kikky Drajat Martha
Andri Mashadi dan Titi Kamal menjadi pemeran utama yang membawa kisah keluarga Tomy dan Melisa di tengah teror yang semakin intens.
Bagi penggemar film horor, Perumahan Laddaland menjadi salah satu film Indonesia yang dapat disaksikan di bioskop mulai 13 Agustus 2026. Film ini memadukan horor supranatural, drama keluarga, misteri, dan tekanan psikologis.
Baca Juga: Baca Kepribadian Lewat Tulisan Tangan, Perhatikan 5 Hal Ini
Sumber: Cinema21














