Sebagai Bentuk Kepedulian Pada Masyarakat, DPRD Sukabumi Godok Raperda Linmas

Sabtu 11 Februari 2023, 00:23 WIB
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi saat gelar FGD bahas Raperda Linmas dengan stakeholder terkait pada tanggal 6 Februari 2023. | Foto: Istimewa

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi saat gelar FGD bahas Raperda Linmas dengan stakeholder terkait pada tanggal 6 Februari 2023. | Foto: Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi tengah gencar menggodok Rancangan Peraturan Daerah Perlindungan Masyarakat atau Raperda Linmas.

Tahap penyusunan Raperda Linmas ini diawali dari agenda Forum Group Discussion (FGD) di Sukabumi bersama dengan OPD Pemkab Sukabumi, Forum Linmas, hingga kepala desa dan BPD pada tanggal 6 Februari 2023. Tahap berikutnya, yakni agenda konsultasi dan koordinasi dengan perwakilan kantor biro hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan pada Kamis 9 Februari 2023 di Bandung.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Andri Hidayana mengatakan bahwa tiap agenda yang dilaksanakan pihaknya ini dalam rangka menjalankan tupoksi DPRD yaitu membuat Perda.

"Raperda tentang perlindungan masyarakat inisiatif DPRD, serta lahir sebagai kepedulian kami di komisi I terhadap masyarakat. Di mana masyarakat harus disiapkan, dibekali tentang aturan-aturan, yang berhubungan dengan keseharian," ujar Andri kepada sukabumiupdate.com, Jumat (10/2/2023).

Baca Juga: Progres Ganti Rugi 10 Bangunan Rusak Terdampak Proyek Tol Bocimi di Sukabumi

Menurut Andri, Raperda Linmas dibuat agar masyarakat bisa terjamin dan terlindungi, termasuk kesiapan dalam berbagai masalah.

“Perlindungan masyarakat adalah suatu keadaan dinamis di mana warga masyarakat disiapkan dan dibekali pengetahuan serta keterampilan. Salah satunya untuk melaksanakan kegiatan penanganan bencana, guna mengurangi dan memperkecil akibat bencana, serta ikut memelihara keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat," ungkapnya.

Lebih lanjut Andri menuturkan, pihaknya menargetkan Raperda Linmas bisa disahkan menjadi Perda pada tahun ini karena sudah masuk Propemperda tahun 2023.

"Raperda ini insyaalah, akan disahkan tahun ini. Dan mudah-mudahan masyarakat Kabupaten Sukabumi, akan lebih terproteksi dan terlindungi," imbuhnya.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi usai konsultasi dan koordinasi dengan perwakilan kantor biro hukum dan HAM Prov Jabar. | Foto: IstimewaAnggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi usai konsultasi dan koordinasi dengan perwakilan kantor biro hukum dan HAM Prov Jabar. | Foto: Istimewa

Sementara itu, Anggota Komisi I lainnya Badri Suhendi mengatakan, dalam kunjungan ke Bandung, rombongan diterima oleh Bagian Analisis Perundangan-Undangan Kantor Biro hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat

“Kita jalin koordinasi dan komunikasi terkait rencana penyusunan Raperda Linmas tersebut,” tutur Badri.

Baca Juga: Mengenal Teknik Doorstop, Keunikan Walikota Sukabumi Saat Berperan Jadi Wartawan

Ketua Fraksi Partai Demokrat itu menuturkan, dalam kesempatan itu pihaknya telah menyerahkan draf naskah akademis Raperda tersebut. Selain itu, Komisi I juga mendapatkan beberapa pesan dan saran dari Biro Hukum Provinsi Jabar.

“Pesannya antara lain klausul dan pasal demi pasal Raperda ini harus penuh kehati-hatian. Karena ini akan menyangkut kehidupan sikap perilaku masyarakat. Kedua, dalam sisi kata dan kalimat. Tata bahasanya harus ada semacam kejelasan, tidak boleh sumir,” bebernya.

Selanjutnya, kata Badri, dalam penerapan sanksi pun perlu hati-hati. Karena akan berimplikasi terhadap sikap masyarakat itu sendiri. Sedangkan yang keempat, terkait dengan penerapan pasal yang menyangkut tentang agama yang tidak boleh disebutkan secara jelas agamanya.

“Stakeholder yang ada perlu terlibat dalam penyusunan Raperda ini. Mereka menyarankan untuk kembali konsultasi dengan Kanwil Hukum dan HAM Jabar nantinya,” jelasnya.

Badri menegaskan, Komisi I selaku inisiator usulan Raperda tersebut berharap, Linmas kedepan dapat memiliki kejelasan status sehingga mendapatkan perhatian dari Pemkab Sukabumi, terutama dalam hal tingkat kesejahteraannya.

“Perhatian pemerintah akan lebih jelas. Walau pun dalam Raperda ini tidak diatur secara spesifik tentang tunjangan atau kesejahteraan, namun itu nantinya akan diatur dalam Peraturan Bupati,” ungkapnya.

“Anggota Linmas ini juga ke depan akan lebih jelas sebagai anggota atau satuan tugas yang akan diperbantukan untuk menunjang tupoksi Satpol PP, dan tentu saja berada di bawah naungan perlindungan Satpol PP,” tandasnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Life24 Februari 2024, 21:00 WIB

11 Ciri Orang yang Mengalami Gangguan Kepribadian, Kamu Termasuk Salah Satunya?

Gangguan kepribadian dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk faktor genetik, lingkungan, dan pengalaman masa lalu yang traumatis.
Ilustrasi - Gangguan kepribadian dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk faktor genetik, lingkungan, dan pengalaman masa lalu yang traumatis. (Sumber : unsplash.com/@Pooja Roy).
Food & Travel24 Februari 2024, 20:02 WIB

Mantap dan Segar Buat Takjil! Resep Lengkap Asinan Bogor Ala Rudy Choirudin

Asinan Bogor ala Rudy Choirudin ini terbuat dari bahan-bahan segar.
Menu Asinan Bogor. | Foto: YouTube/Simple Rudy TV
Gadget24 Februari 2024, 20:00 WIB

Mulai Rp 1 Jutaan! Rekomendasi 4 HP Murah dengan Baterai 6000 mAh

HP murah saat ini menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang memiliki budget terbatas.
Tecno Pova 5 - HP murah saat ini menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang memiliki budget terbatas. (Sumber : tecno-mobile.com).
Life24 Februari 2024, 19:00 WIB

Tes Kepribadian: Pilih Satu dari 4 Bunga Ini dan Akan Ungkap Siapa Anda Sebenarnya

Memilih bunga favorit dapat mencerminkan beberapa aspek kepribadian seseorang.
Ilustrasi - Memilih bunga favorit dapat mencerminkan beberapa aspek kepribadian seseorang. (Sumber : Freepik.com/@Sketchepedia).
Life24 Februari 2024, 18:00 WIB

Doa Malam Nisfu Sya’ban untuk Dibaca Sendirian dan Berjamaah

Malam Nisfu Syaban mempunyai keistimewaan khusus bagi umat Islam.
Ilustrasi.Malam Nisfu Syaban mempunyai keistimewaan khusus bagi umat Islam. (Sumber : pixabay.com/@mohamed_hasan)
Food & Travel24 Februari 2024, 17:59 WIB

Sambut Papajar, Pesona Curug Sodong Sukabumi dengan Air Normal Usai Kemarau

Pemkab Sukabumi sudah menetapkan harga tiket baru masuk ke Curug Sodong.
Pemandangan Curug Sodong di kawasan Geopark Ciletuh Sukabumi setelah musim kemarau. | Foto: Istimewa
Musik24 Februari 2024, 17:00 WIB

Lirik dan Terjemahan Lagu ‘ONE SPARK’ - Twice, Mini album With YOU-th

Lagu ini dengan cepat mendapatkan popularitas, menjadi hit viral dan menduduki puncak berbagai tangga musik.
Lagu ini dengan cepat mendapatkan popularitas, menjadi hit viral dan menduduki puncak berbagai tangga musik. (Sumber : Instagram/@twicetagram)
Food & Travel24 Februari 2024, 16:26 WIB

Menu Sahur Praktis Tanpa Ribet, Resep Nasi Goreng Cabe Hijau Ala Rudy Choirudin

Nasi Goreng Cabe Hijau ala Rudy Choirudin ini pedasnya bisa disesuaikan dengan selera.
Menu Nasi Goreng Cabe Hijau. | Foto: YouTube/Simple Rudy TV
Sukabumi Memilih24 Februari 2024, 16:18 WIB

Budi Azhar Klaim Kantongi 29 Ribu Suara dan Raih Kursi DPRD Kabupaten Sukabumi

Belum diperoleh data berapa suara Budi Azhar menurut penghitungan manual KPU.
Budi Azhar Mutawali mengklaim kembali menduduki kursi DPRD Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Film24 Februari 2024, 16:00 WIB

Sinopsis Film Dealova 2024, Kisahkah Cinta Segitiga Anak SMA

Film Dealova 2024 adalah film yang cukup menghibur dengan cerita cinta segitiga yang klasik.
Film Dealova 2024 adalah film yang cukup menghibur dengan cerita cinta segitiga yang klasik. (Sumber : Instagram/@filmdealova).