Liga Inggris: Hadapi Palace, Manchester City Berharap kepada Jesus

Sukabumiupdate.com
Sabtu 06 Mei 2017, 10:32 WIB
Liga Inggris: Hadapi Palace, Manchester City Berharap kepada Jesus

SUKABUMIUPDATE.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, akan menurunkan Gabriel Jesus sebagai ujung tombak saat pertandingan melawan tamunya, Crystal Palace, dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, malam ini, 6 Mei 2017. Kemungkinan lain adalah Guardiola menduetkan Jesus dengan Sergio Aguero di lini depan untuk memaksimalkan serangan ke daerah pertahanan Palace.

Pasalnya, mereka harus menang dalam empat pertandingan terakhir Liga Primer 2016-2017 untuk bertahan di empat besar.

Dalam latihan City, Kamis lalu, Jesus, yang dibeli City dari klub Palmeiras, Brasil, pada Agustus 2016, mengikuti seluruh program latihan Guardiola. Ia pulih dari cedera pada awal tahun ini. Penyerang berusia 20 tahun ini akan menambah daya gempur City.

Target empat besar penting buat City karena menjadi tiket untuk bermain di Liga Champions Eropa musim depan. Tiga urutan teratas masuk ke babak utama. Adapun urutan keempat ikut babak kualifikasi.

“Kelolosan kami tergantung dari tiga jatah pertandingan kandang di Etihad,” kata Guardiola. Setelah menjamu Palace, City akan menghadapi Leicester dan West Brom di Etihad sebelum bertandang ke markas Watford.

Adapun Jesus baru membela City tiga kali dalam Liga Primer tahun ini dan mencetak tiga gol. Namun ia kemudian mengalami patah tulang kaki kanan sehingga harus istirahat tiga setengah bulan.

Jesus kembali ke bangku cadangan City dalam pertandingan melawan Manchester United, 28 April lalu, yang berakhir 0-0. Ia tampil sebagai pemain pengganti pada menit-menit terakhir.

Mantan pemain tim Brasil U-23 ini kemudian tampil sebagai pemain starter di kandang Middlesbrough, Stadion Riverside, Minggu lalu, dalam pertandingan yang berakhir 2-2.

Di Riverside itu, Guardiola menduetkan Jesus dengan Aguero di lini depan. “Ia pemain muda yang sangat bagus dan itulah sebabnya kenapa ia ada di City,” kata Aguero.

“Akan ada waktunya saya harus bergeser dari lini depan. Penyerang muda lain seperti Gabriel Jesus akan masuk,” kata penyerang dari Argentina berusia 28 tahun tersebut melanjutkan.

Namun klub peringkat ke-16, Palace, bukan lawan mudah, meski kalah dalam dua pertandingan terakhir, yaitu 0-1 ketika melawan peringkat kedua Tottenham Hotspur pada 27 April lalu, dan 0-2 saat menghadapi peringkat ke-14, Burnley, dua hari kemudian.

Tim yang kini dilatih mantan manajer tim nasional Inggris, Sam Allardyce, tersebut pada tahun ini berhasil mengalahkan tim-tim papan atas. Awal bulan ini, mereka menumbangkan pemimpin klasemen, Chelsea, 1-0.

Palace kemudian menghantam Arsenal 3-0 dan mengalahkan Liverpool 2-1. “Kami akan bangkit,” kata Allardyce setelah Palace dikalahkan Burnley, Sabtu lalu.

Allardyce optimistis mereka bisa menghindari ancaman degradasi, yaitu turun divisi, karena menduduki urutan ke-17 sampai ke-20 pada akhir Liga Primer musim ini. Dalam tiga partai tersisa yang dimiliki Palace, mereka berada enam angka di atas zona degradasi.

Itu artinya Palace paling aman harus memenangi semua pertandingan. Sebab, raihan tambahan nilai maksimal, yaitu sembilan angka, bakal menjaga jarak mereka dengan Swansea, Middlesbrough, dan Sunderland di posisi tiga terbawah.

Sumber: Tempo

Berita Terkini