18 Tahun Hidup dengan Hydrochepalus, Ini Kondisi Pemuda Cisarua Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Senin 23 Jan 2017, 12:01 WIB
18 Tahun Hidup dengan Hydrochepalus, Ini Kondisi Pemuda Cisarua Sukaraja Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Sejak masih bayi hidup dengan hydrochepalus tidak membuat Solihin Panji (18) putus asa. Pemuda asal Kampung Cisarua RT 02/04, Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, tetap berusaha menjadi normal.

Namun penyakit tersebut membatasi ruang gerak Solihin. Ia kini selalu muntah bahkan pingsan jika terlalu banyak bergerak. Anak bungsu pasangan Hermanto (50) dan Aas (48) ini butuh bantuan. Hermanto yang bekerja sebagai buruh sudah tak mampu lagi membawa Solihin berobat.

“Usia 9 tahun dia dioperasi. Setahun yang lalu pernah rutin ikut terapi. Sekarang sudah bisa berdiri walaupun harus berpegangan. Alhamdulilah untuk ngomong lancar,” ungkap Kakak Solihin, Nurhandayani (28) kepada sukabumiupdate.com, Senin (23/1).

BACA JUGA:

Gagal Umrah, Sepasang Lansia Babakanjampang Kota Sukabumi Hidup Dalam Kerak Kemiskinan

Kondisi Terkini Balita Gizi Buruk Warga Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi

Sudah Lumpuh, Bocah Jampang Tengah Ini Alami Penyakit Kulit Aneh

Namun dengan kondisi seperti saat ini, kondisi Solihin malah mengundang kesedihan keluarganya. Solihin ingin keluar dan bermain dengan anak-anak serta pemuda lainnya, namun tubuhnya lemah. Solihin belum mampu berjalan jauh, jika dipaksakan ia langsung muntah-muntah bahkan pingsan.

“Sekarang paling dibawa ke Puskesmas, itu pun pemeriksaan jika Solihin batuk atau demam. Kita butuh bantuan agar adik saya minimal bisa kuat beraktivitas normal,” tutur Nurhandayani.

Ia berharap Solihin dapat menjalani lanjutan pengobatan medis dan terapi untuk memperbaiki kesehatan tubuhnya. Solihin selalu melamun dan sering meminta kepada keluarganya agar kembali dioperasi atau dibawa ke rumah sakit.

“Masalahnya kami tidak punya dana untuk membawa adik Solihin ke rumah sakit. Kami butuh bantuan dari pemerintah atau warga yang peduli,” pungkasnya.

Editor :
Berita Terkini