SUKABUMIUPDATE.com - Ternyata tak hanya Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri Kebon Bera, Epi Mulyadi, yang menjadi serangan monyet jantan, di Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (21/1) kemarin. Pada hari yang sama tercatat ada lima orang yang diserang monyet jenis beruk ekor panjang tersebut.
“Pas saya di rumah sakit, itu yang disebelah saya juga ternyata korban monyet, warga Kebon Bera tapi saya lupa lagi namanya. Dia luka dipinggang diserang pas naik motor,†jelas Epi Mulyadi yang ditemui sukabumiupdate.com, Minggu (22/1) di rumah.
Kondisi Epi mulai membaik walaupun kaki kanannya belum bisa digerakkan karena luka gigitan monyet tersebut masih sering terasa sakit. Ia harus mendapatkan dua puluh lima jahitan, karena luka sobekan taring monyet itu cukup panjang dengan kedalaman hingga satu centimeter.
Menurut Epi, selain dirinya, ada tiga warga lainnya yang juga diserang, namun hanya mengalami luka ringan. “Ada tiga warga dekat sekolah karena lukanya nggak parah, jadi hanya diobati sendiri.â€
BACA JUGA:
Batal Ditembak, Monyet Penyerang Kepala SDN Kebonbera Cibadak Kabupaten Sukabumi
Begini Jadinya Nasib Monyet Penyerang Kepala SDN Kebon Bera Cibadak Kabupaten Sukabumi
Babi Hutan Masuk Kamar Mandi, Warga Goalpara Kabupaten Sukabumi Panik
Monyet yang saat ini sudah ditangkap dan dititipkan di kandang milik warga Desa Karang Tengah Cibadak tersebut, memang agresif. Monyet ini akan menyerang jika mengengar suara gas motor yang sengaja dikencangnya.
Sehari sebelumnya, lima warga juga dilaporkan diserang oleh monyet yang diduga turun dari kawasan hutan di bukit Gunung Walat di belakang SD Negeri Kebon Bera.
“Kemarin ada warga diserang, dikejar, bahkan ada tukang rujak yang dagangannya direbut sama monyet itu, makanya saya pengen tangkap juga karena monyet itu mulai mengancam kami, tapi malah saya yang terluka,†tambahnya.
Monyet itu sendiri menurut Epi sudah sejak beberapa pekan terakhir sering terlihat. Tidak hanya satu ekor, warga pernah melihat ada tiga ekor monyet yang sering terlihat di perkebunan belakang pemukiman dan sekolah.