Sebelum Hilang, Lansia Cipaniis Jampang Tengah Enggan Lintasi Jembatan Sungai Cikurutug

Kamis 19 Jan 2017, 13:41 WIB
Sebelum Hilang, Lansia Cipaniis Jampang Tengah Enggan Lintasi Jembatan Sungai Cikurutug

SUKABUMIUPDATE.com - Lansia 65 tahun warga Kampung Cipaniis RT 01/01, Desa Nangerang, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, yang hilang sejak Selasa (17/1) hingga hari ini, Kamis (19/1), belum ditemukan. Aki Ela (sebelumnya ditulis Eli) diduga hanyut di sungai Cikurutug saat sedang mencari kayu bakar.

“Hari itu hujan dari pagi. Siang saya dan korban mencari kayu bakar di kebun seberang sungai, tidak jauh lah dari rumah, sekitar 50 meteran,” ujar Ketua RT setempat, Acep (45) sekaligus saksi dari kejadian ini, kepada sukabumiupdate.com, Kamis.

Siang sekitar pukul 12.00 WIB, keduanya berniat pulang ke rumah masing-masing karena sudah mendapatkan kayu bakar. Saat itu, korban memilih tidak langsung menggunakan jembatan melainkan menyusuri pinggiran sungai.

BACA JUGA:

Cari Lansia 65 Tahun, Tim SAR Susuri Sungai Cikurutug Jampang Tengah Hingga Tiga Kilometer

11 Hari Hilang, Bagaimana Perjalanan Bocah Cipetir Kabupaten Sukabumi Sampai di Jakarta?

Omo, Potret Lansia Kabupetan Sukabumi yang Terpaksa Bekerja Demi Bertahan Hidup

“Sudah saya peringati, jangan lewat situ jauh dan licin, kayaknya nggak denger. Saya lewat jembatan, nyampe rumah langsung simpan kayu dan nyusul ke rumah Aki Ela,” lanjut Acep.

Ternyata Aki Ela belum datang, Acep pun langsung menyusul ke pingiran sungai namun tidak menemukan apa-apa selain kayu-kayu bakar yang tadi dikumpulkan oleh korban, berhamburan dipinggir sungai. “Saya panik, panggil warga, kami cari sampai jauh nggak ketemu,” pungkasnya.

Hingga hari ini, tim SAR gabungan bersama warga masih terus melakukan pencarian dengan menyusuri sungai Cikurutug. “Pencarian hari ini belum berhasil, dihentikan dulu. Besok mulai lagi,” jelas Kepala FKSD Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri, melalui sambungan telepon.

Hari ini pencarian dilakukan dengan bantuan perahu karet. Tim pencarian menyisir setiap jengkal dasar sungai Cikurutug, sementara tim lain menyusuri sungai dari daratan hingga ke bendungan irigasi yang berjarak sekitar tiga kilometer dari lokasi kayu bakar ditemukan berserakan.

Editor :
Berita Terkini