MUI Rapatkan Isu Kriminalisasi Ulama, Markas GMBI Sukabumi Dijaga Ketat

Selasa 17 Jan 2017, 08:20 WIB
MUI Rapatkan Isu Kriminalisasi Ulama, Markas GMBI Sukabumi Dijaga Ketat

SUKABUMIUPDATE.com - Markas LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) cabang Sukabumi di Jalan Cemerlang, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Selasa (17/1) dijaga ketat polisi. Kurang lebih 328 personel gabungan dari Polres Sukabumi Kota dan jajaran Polsek setempat disiagakan di sekitar markas GMBI.

“Kita berjaga untuk antisipasi saja,” jelas Kabagops Polres Sukabumi Kota, Kompol Sulaeman kepada sukabumiupdate.com.

Tidak terlihat aktivitas di markas GMBI Sukabumi hari ini. Tak terlihat juga para anggota GMBI Sukabumi yang biasa berkumpul di bangunan dua tingkat, tepat di pertigaan Cemerlang Lingkar Selatan Kota Sukabumi.

BACA JUGA:

LSM GMBI Sukabumi Tantang Morbag

Ikuti Rapat MUI, Achmad Fahmi Berharap Kota Sukabumi Damai dan Kondusif

Kapolresta Sukabumi: Penyerang Markas LSM Kompak Bukan dari GMBI

Pengamanan ini dilakukan terkait rapat yang dilakukan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi siang ini di Islamic Centre. Dalam rilis yang disebar MUI ke sejumlah tokoh ulama, rapat ini akan membahas isu terkait bentrok GMBI dan FPI di Mapolda Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Materi pembahasan adalah isu kriminalisasi terhadap ulama dan pembiaran dari aparat penegak hukum, khususnya Kapolda Jabar berkaitan bentrokan tersebut. MUI Kota  Sukabumi juga menyatakan sudah mengundang elemen masyarakat untuk membahas aksi besar-besaran di Kota Sukabumi.

Editor :
Berita Terkini