Gregoria Terhenti, Putri KW Tembus Perempat Final World Championships 2025

Sukabumiupdate.com
Jumat 29 Agu 2025, 08:00 WIB
Gregoria Terhenti, Putri KW Tembus Perempat Final World Championships 2025

Putri KW Melaju ke Perempat Final, Gregoria Hentikan Perjalanan di BWF 2025. (Sumber : Instagram/@badminton.ina).

SUKABUMIUPDATE.com - Atlet bulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, harus menghentikan langkahnya di babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF World Championships 2025 yang berlangsung di Paris.

Gregoria, yang menjadi unggulan ketujuh, takluk dari wakil Korea Selatan, Sim Yu Jin, dengan skor 15-21 dan 18-21. Meski telah berjuang maksimal, Gregoria belum mampu menembus perempat final turnamen bergengsi ini.

Kekalahan tersebut menjadi evaluasi penting bagi tunggal putri Indonesia, sekaligus dorongan bagi Gregoria untuk bangkit dan tampil lebih kuat pada turnamen-turnamen berikutnya.

Baca Juga: Usai Thom Haye, Persib Dikabarkan Tertarik untuk Datangkan Eliano Reijnders

Sementara itu pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani (Putri KW), berhasil melangkah ke babak perempat final Kejuaraan Dunia BWF World Championships 2025 usai tampil impresif di babak 16 besar.

Putri KW menundukkan unggulan kedelapan asal Jepang, Tomoka Miyazaki, dengan kemenangan meyakinkan dua gim langsung, 21-12 dan 21-11.

Kemenangan ini menjadikan Putri sebagai wakil tunggal putri Indonesia pertama yang lolos ke perempat final, sekaligus membuka harapan besar bagi skuad Merah Putih di ajang bergengsi dunia tersebut.

Sebelumnya Gregoria Mariska Tunjung sukses mengalahkan wakil dari Denmark, Julie Dawall Jakobsen pada babak R32 World Championships 2025, Rabu 27 Agustus 2025. Gregoria unggul 21-17 dan 21-8 pada gelaran yang dihelat di Paris, Perancis.

Dikutip dari laman resmi PBSI, Gregoria menjelaskan situasi yang dihadapi kala menghadapi tunggal putri Denmark tersebut cenderung terburu-buru.

“Di awal game pertama, saya unggul mudah karena kesalahan lawan, seperti dua sampai tiga pukulan mati, jadi pas Julie lebih nahan, saya jadinya lebih mau menyerang dan buru-buru matiin padahal saya di posisi kalah angin sampai poin 11 tadi. Setelah itu, saya main lebih sabar, mengolah bola dulu untuk mendapatkan serangan,” ucap Gregoria setelah laga usai.

Berbeda dengan game pertama, pada game kedua Gregoria cenderung menikmati permainan dan akan memperbaiki permainan untuk persiapan menuju 16 besar World Championships 2025 ini.

“Kalo game kedua relatif nyaman buat saya karena posisinya juga menang angin, jadi untuk menyerangnya lebih menyulitkan lawan. Kedepannya saya harus banyak mengurangi kesalahan sendiri dan lebih cepat menangkap jika ada lawan ada berubah pola permainan atau kecepatan,” tambahnya.

Selain Gregoria, pada laga lain mempertemukan wakil tunggal Indonesia, Putri Kusuma Wardani yang sukses menumbangkan wakil dari Brazil, Juliana Viana Vieira dengan skor 21-15, 21-11.

Dikutip dari laman resmi PBSI, Putri bermain di bawah tekanan karena permainan lawan cukup merepotkannya, ia menjelaskan bahwa Juliana unggul dalam bola-bola smash yang tajam.

“Untuk permainan hari ini saya sedikit ada tekanan karena permainan lawan cukup baik dan kerap menyulitkan, terutama pada bola-bola atasnya, kayak bola setengah smash atau full smash nya. Saya sempat tertinggal di poin 11, jadi saya sedikit mengganti pola permainan lebih banyak nurunin bola, daripada lob untuk menghindari serangan lawan,” ucap Putri.

Pada babak selanjutnya, Putri bersiap menghadapi wakil Jepang, Tomoko Miyazaki. Meskipun pada pertemuan terakhir di Jepang Open Putri mengalahkannya, tapi ia mewaspadai faktor non teknis di turnamen saat ini.

Sumber : Dikutip dari laman PBSI.id

Penulis: M.Farhan Al Rasyid

 

Berita Terkait
Berita Terkini