Aksi Teror Geng Motor di Sukabumi Menurun 77 Persen YoY 2024-2025, Apa Penyebabnya?
Berdasarkan kaleidoskop kriminal sukabumiupdate.com edisi November 2025, jumlah kasus yang melibatkan geng motor anjlok hingga 77 persen dibanding tahun 2024.
Berdasarkan kaleidoskop kriminal sukabumiupdate.com edisi November 2025, jumlah kasus yang melibatkan geng motor anjlok hingga 77 persen dibanding tahun 2024.
Kelompok geng motor ini terdiri dari sekitar 20 hingga 30 orang.
Sepanjang tahun 2024, di Kabupaten Sukabumi terjadi sejumlah aksi kriminal, khususnya aksi yang dilakukan oleh sekelompok berandal motor atau geng motor.
Warga di sekitar pertigaan Limusnunggal Kecamatan Cibeureum khawatir jadi korban salah sasaran dari kedua kelompok bermotor yang bertikai tersebut.
Polisi mengamankan 6 unit kendaraan roda dua dan satu pelaku dari geng motor yang viral setelah gerombolannya mengamuk dan menyerang warga di pinggir jalan Lingkar Selatan Kota Sukabumi
Warga mengaku tidak mengetahui pasti motif penyerangan geng motor di Lingkar Selatan Sukabumi itu, namun seingatnya di tempat yang sama memang sering terjadi hal serupa.
Kejadian terbaru Senin dini hari, 3 Juni 2024, sekitar pukul 02.30 WIB. Puluhan geng motor bersenjata tajam menyerang warga yang tengah nongkrong.
Pemuda asal Citepus Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, mengalami luka bacok di bagian tangan akibat serangan sekelompok gerombolan bermotor. Peristiwa terjadi pada Senin (8/4/2024) sekitar pukul 23.30 WIB.
Puluhan geng motor di Sukabumi kembali resahkan warga. Kali ini mereka terlibat bentrok dengan sekelompok warga Gedong Panjang saat hendak bangunkan sahur.
Viral di medsos aksi duel ala gladiator dua remaja diduga anggota Geng Motor di Jalan Cipatuguran Palabuhanratu Sukabumi, ini kata Polisi.
Berikut kronologi dan pemicu tiga pemuda asal Bogor disangka Geng Motor dan nyaris dihakimi Massa di Ciutara Sukabumi.
Polisi telusuri video viral teror geng motor bersajam di Tenjoayu Cicurug Sukabumi yang resahkan masyarakat.
Salah satunya, aksi konvoi bermotor sambil mengacungkan senjata tajam membuat warga di sekitar jalan alternatif Tenjoayu Cicurug ketakutan.