Dikunjungi Perusahaan, Keluarga Korban Ledakan Gas Sukabumi Sampaikan Hal Ini
Keluarga Heni Handayani Korban Ledakan Gas di Sukabumi ungkap sudah ada iktikad baik dari pihak perusahaan yang diduga bertanggung jawab dalam insiden itu.
Keluarga Heni Handayani Korban Ledakan Gas di Sukabumi ungkap sudah ada iktikad baik dari pihak perusahaan yang diduga bertanggung jawab dalam insiden itu.
Polisi membuka sayembara, bagi siapa saja yang menemukan tabung gas CNG (Compressed Natural Gas) yang hilang saat ledakan di Jalan Raya Cibadak-Sukabumi, Karang Tengah, Kabupaten Sukabumi akan diberi hadiah Rp 1 juta.
Penyidik Polres Sukabumi masih menunggu hasil labfor dan hasil ekshumasi dalam insiden ledakan tabung gas CNG di Cibadak Sukabumi ini.
Dokter forensik ungkap hasil sementara proses ekshumasi jenazah Heni Handayani korban ledakan tabung gas CNG di Cibadak Sukabumi.
Kejadian tak terduga tersebut terjadi saat para jurnalis mewancarai Kapolsek Cibadak Kompol Ridwan Ishak seputar insiden ledakan gas CNG di Sukabumi.
Polres Sukabumi intens menyelidiki kasus ledakan tabung gas CNG di Cibadak Sukabumi. Jasad korban tewas dari tragedi itu dilakukan ekshumasi untuk autopsi.
Tujuh bangunan yang mengalami kerusakan akibat ledakan tabung gas CNG di Cibadak Sukabumi itu terdiri dari 2 rumah warga dan 5 tempat usaha.
Selidiki insiden di Cibadak Sukabumi, KNKT ungkap kekuatan ledakan tabung gas CNG capai radius 50 meter.
Anak Heni Handayani menceritakan kengerian ledakan tabung gas CNG yang diangkut truk di Cibadak Sukabumi. Saat kejadian, ia lihat ada benda tembus badan ibunya.
Polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab ledakan tabung gas CNG di Cibadak Sukabumi. Sementara sudah ada 7 saksi yang dimintai keterangan.
Keterangan polisi menyatakan, 2 tabung gas CNG (Compressed Natural Gas) meledak sekira pukul 17.35 WIB, ketika lalu lintas padat karena bersamaan dengan jam pulang pabrik di Jalan Nasional Sukabumi-Bogor.